Menebak Siapa Burung Hantu yang Ingin Koalisi Pengusung Anies Bubar

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Sabtu, 12 November 2022 | 09:15 WIB
Menebak Siapa Burung Hantu yang Ingin Koalisi Pengusung Anies Bubar
Capres Anies Baswedan saat berswafoto di lokasi HUT Partai NasDem. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Batalnya deklarasi ’Koalisi Perubahan’ yang diusung Partai Demokrat,Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasdem menimbulkan sejumlah spekulasi di tengah masyarakat. Salah satunya datang dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief tiba-tiba saja bicara soal 'Burung Hantu' yang mencoba ingin memisahkan NasDem, Demokrat, dan PKS. Siapa burung hantu yang ingin koalisi pengusung Anies bubar? 

Seperti yang diketahui, NasDem, Demokrat, dan PKS pada awalnya menrencanakan deklarasi yang diselenggarakan pada 10 November kemarin. Namun hingga berita ini dimuat tidak ada deklarasi 'Koalisi Perubahan' yang dilakukan oleh ketiga partai tersebut. Padahal deklarasi itu bisa menjadi awal mula ketiga partai bisa menuju Pilpres 2024 dengan calon presiden yang diusungnya, Anies Baswedan

Terkait hal itu Andi Arief lantas angkat bicara terkait adanya upaya untuk memisahkan NasDem, Demokrat, dan PKS. Melalui cuitannya di Twitter, dia menyatakan ada sesuatu yang kemudian disebutnya sebagai ‘burung hantu’ yang bisa memisahkan koalisi ketiga partai tersebut. 

"Hanya 'burung hantu' yang bisa memisahkan koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS," ungkap politikus Demokrat Andi Arief dalam akun Twitternya pada Kamis (10/11/2022). 

Menebak siapa burung hantu yang ingin koalisi pengusung Anies bubar? Sayangnya, Andi Arief tidak menjelaskan secara rinci siapa ‘burung hantu’ yang dimaksud. 

Akan tetapi dalam kesempatan yang berbeda, Andi dihadapan awak media mengungkapkan beberapa petunjuk terkait 'burung hantu' yang ia sebut sebelumnya. 

"Burung hantu, burung yang bekerjanya malam serta buas. Hanya itulah yang bisa memisahkan koalisi perubahan dan perbaikan, 3 partai" ujarnya kepada wartawan, Kamis (10/11/2022). 

Jawaban Andi membuat awak media semakin penasaran. Karena saat ditanya lebih spesifik dia tetap tidak mau mengungkap lebih rinci tentang 'burung hantu' yang dimaksud. Dia menyebut jika sosoknya biasanya spesial di hutan. 

"Biasanya yang mengerti spesial di hutan. Yang biasa bekerja dalam gelap," lanjut Andi Arief. 

Tanggapan PKS dan NasDem 

Menanggapi cuitan Andi Arief terkait ‘burung hantu’ yang disebut sebagai pengganggu koalisi Nasdem, Demokrat dan juga PKS, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengungkapkan, jika selama ini partainya tidak pernah merasa ada gangguan yang datang dari luar koalisi. 

Menurutnya, langgeng atau tidaknya sebuah koalisi yang dibangun tidak hanya bisa ditentukan dari faktor eksternal saja. Karena menurut Ali secara internal, komunikasi yang terbangun antara tiga partai, Nasdem, Demokrat dan PKS sejauh ini masih terpantau lancar dan tak ada masalah. 

Lebih lanjut Ali meminta, baik itu Nasdem, PKS ataupun Demokrat tak perlu menanggapi serius isu-isu liar yang tengah berkembang di masyarakat. Termasuk seputar koalisi yang saat ini sedang mereka bangun. 

Sementara terkait dengan batalnya deklarasi Koalisi Perubahan pada 10 November lalu, PKS yakin tidak ada halangan apapun yang bisa memisahkan terbentuknya Koalisi Perubahan. Jika di dalamnya, sudah ada rasa cinta dan percaya antar semua anggota koalisi. 

"Kalau sudah hadir rasa cinta dan percaya, ada burung hantu pun tidak akan bisa memisahkan semua hati yang ingin bersatu," ungkap Juru Bicara PKS Muhammad Kholid kepada wartawan, Kamis (10/11/2022). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebut Surya Paloh Pilih Jalan Mendaki, Bakal Capres Anies Ungkap Misi Bersama Nasdem

Sebut Surya Paloh Pilih Jalan Mendaki, Bakal Capres Anies Ungkap Misi Bersama Nasdem

News | Sabtu, 12 November 2022 | 08:52 WIB

Beberkan Alasan Calonkan Anies, Surya Paloh: untuk Melanjutkan Keberhasilan yang Sudah Dicapai Jokowi

Beberkan Alasan Calonkan Anies, Surya Paloh: untuk Melanjutkan Keberhasilan yang Sudah Dicapai Jokowi

News | Sabtu, 12 November 2022 | 08:10 WIB

Bahas Soal Jokowi, Surya Paloh: Bukan Berarti karena Nasdem Mencalonkan Bung Anies Hubungan Kita Harus Retak

Bahas Soal Jokowi, Surya Paloh: Bukan Berarti karena Nasdem Mencalonkan Bung Anies Hubungan Kita Harus Retak

News | Sabtu, 12 November 2022 | 07:53 WIB

Jawaban Surya Paloh Terkait Isu Hubungan dengan Jokowi Retak

Jawaban Surya Paloh Terkait Isu Hubungan dengan Jokowi Retak

Jakarta | Sabtu, 12 November 2022 | 07:05 WIB

Respons Pernyataan Fahri Hamzah soal Bandar Gagalkan Deklarasi Koalisi, Surya Paloh Seloroh Bawa-Bawa Nama Sambo

Respons Pernyataan Fahri Hamzah soal Bandar Gagalkan Deklarasi Koalisi, Surya Paloh Seloroh Bawa-Bawa Nama Sambo

News | Jum'at, 11 November 2022 | 21:20 WIB

Surya Paloh: Baca Sosmed, Isinya Framing Benturkan Jokowi dengan NasDem

Surya Paloh: Baca Sosmed, Isinya Framing Benturkan Jokowi dengan NasDem

News | Jum'at, 11 November 2022 | 21:04 WIB

Terkini

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:36 WIB

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:36 WIB