Warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat Maluku Bentrok, Polisi Terkena Panah Dibawa ke Puskesmas

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Sabtu, 12 November 2022 | 18:28 WIB
Warga Desa Bombai dan Desa Ohoi Elat Maluku Bentrok, Polisi Terkena Panah Dibawa ke Puskesmas
Anggota Brimob terkena panah saat mengamankan konflik di Maluku Tenggara, Maluku, Sabtu. (Foto dok. Polda Maluku)

Suara.com - Polda Maluku langsung menambah dua satuan setingkat peleton (SST) untuk mengatasi konflik antar Desa Elath dan Desa Bombay, Maluku Tenggara. Bentrokan yang menyebabkan anggota polisi terkena panah ini pecah Sabtu (12/11/2022) sekitar pukul 11.00 WIT.

"Bapak Kapolda juga sudah memerintahkan Kapolres Malra untuk penebalan pasukan di sana dan dua satuan setingkat peleton sudah tiba dipimpin langsung oleh Kapolres Malra dan Wakapolres Malra,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi M Roem Ohoirat, di Ambon, Sabtu.

Roem menuturkan, konflik terjadi akibat upaya sebagian warga masyarakat Desa Bombay memasang sasi atau larangan adat di perbatasan dengan Desa Elath dengan mengklaim itu milik mereka.

Upaya pemasangan larangan adat tersebut sempat dibubarkan polisi namun kejadian yang dilakukan secara tiba-tiba ini mengakibatkan tentara dan polisi sempat kewalahan.

“Sehingga bentrok antara dua kelompok tidak terhindarkan. Hal ini karena tidak diterima oleh kelompok yang berasal dari Desa Elath, sehingga terjadi konsentrasi massa dan di antara kedua belah pihak terjadi saling serang menyerang,” katanya.

Roem menuturkan, bentrokan itu mengakibatkan sejumlah orang terluka terkena panah dari kedua belah pihak, juga polisi terluka.

“Anggota saat ini yang satu sudah dievakuasi ke Tual untuk diobati sementara yang satu tadi diobati di Puskesmas Elath. Sementara jumlah korban lainnya belum sempat kami data, tetapi tadi ada beberapa korban luka baik itu akibat dari bacokan, maupun kena panah dari kedua belah pihak,” kata dia.

Bentrokan antar warga pecah di Maluku. Dua polisi dilaporkan kena anak panah. (ist/tangkap layar)
Bentrokan antar warga pecah di Maluku. Dua polisi dilaporkan kena anak panah. (ist/tangkap layar)

Selain bentrokan antar warga, Roem menyebut ada sejumlah rumah yang terbakar, bangunan sekolah SMP dan SMA di Kei Besar dirusak.

Pernah Bentrok

Kedua desa itu juga sudah pernah bentrok pada 6 Oktober 2022 lalu, yang mengakibatkan sebanyak 31 korban, di mana Ohoi Bombay sebanyak 15 korban, dan Ohoi Elath sebanyak 16 korban.

Kejadian pada 6 Oktober itu sudah diantisipasi dan sudah ditempatkan tiga SST gabungan tentara dan polisi yang ada di sana.

“Polda Maluku sangat menyayangkan kembali terjadinya bentrok antara dua desa di Kei Besar yaitu antara Desa Elath dan Desa Bombay yang terjadi pagi tadi,” katanya.

Ia mengaku, sampai dengan saat ini situasi sudah kembali aman dan kondusif, serta lima SST sudah berada di lapangan untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan berulang kembali.

“Namun, sebanyak apa pun pasukan yang ditempatkan di sana, tanpa ada kesadaran dari masyarakat, maka bisa saja bentrokan akan terulang. Oleh karena itu, ini merupakan tanggung jawab kita semua, tanggung jawab dari pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, mari sama-sama kita berperan aktif untuk memberikan rasa aman dan damai di wilayah tersebut,” kata dia.

Ia mengimbau kepada masyarakat setempat agar tetap menahan diri dan kembali hidup rukun seperti semula, tanpa ada konflik atau bentrok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bentrokan Pecah di Maluku, Polisi Bersenjata Terkena Panah: Mundur, Mundur!

Bentrokan Pecah di Maluku, Polisi Bersenjata Terkena Panah: Mundur, Mundur!

News | Sabtu, 12 November 2022 | 18:07 WIB

Fakta Pilu Kronologi Sulastri Irwan Anak Petani Maluku Utara Digugurkan saat Daftar Polwan

Fakta Pilu Kronologi Sulastri Irwan Anak Petani Maluku Utara Digugurkan saat Daftar Polwan

News | Sabtu, 12 November 2022 | 16:43 WIB

Makanan Tradisional Khas Maluku

Makanan Tradisional Khas Maluku

| Rabu, 09 November 2022 | 19:01 WIB

Best 5 Oto: Cara Cetak STNK Setelah Bayar Online, Mobil Listrik Toyota bZ4X, Surat Tilang ETLE dari Polda Maluku

Best 5 Oto: Cara Cetak STNK Setelah Bayar Online, Mobil Listrik Toyota bZ4X, Surat Tilang ETLE dari Polda Maluku

Otomotif | Rabu, 09 November 2022 | 09:00 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Maluku Papua Tertinggi di Indonesia, KSP: Tidak Boleh Lengah

Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Maluku Papua Tertinggi di Indonesia, KSP: Tidak Boleh Lengah

Sulsel | Selasa, 08 November 2022 | 16:29 WIB

Terkini

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

Lokasi SPBE Cimuning Dekat Pemukiman Warga Jadi Sorotan, Wawako Bekasi: Ini Pelajaran Mahal

News | Kamis, 02 April 2026 | 13:05 WIB

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

Dua Pemotor Jadi Korban Ledakan SPBE Cimuning, Motor Tiba-tiba Mogok di Lokasi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:53 WIB

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

Inggris Bergerak, 35 Negara Bahas Pembukaan Selat Hormuz Usai Konflik Iran

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:48 WIB

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

Setelah Karni Ilyas, Kini Giliran Aiman Witjaksono Dipanggil Polisi Soal Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:45 WIB

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

Indonesia WFA, Korea Selatan Pakai Cara Ini Bikin Karyawan Hemat BBM Meski Kerja Full WFO

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:39 WIB

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

Diplomasi Unik Prabowo di Korea: Hadiah Keris hingga Baju Anjing untuk Presiden Lee Jae Myung

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:34 WIB

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Dewan Keamanan PBB Kutuk Keras Insiden yang Menewaskan Tiga Prajurit TNI di Lebanon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:29 WIB

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

Ngaku 'Allah Kedua' dan Ancaman Hamil Gaib, Dukun Cabul di Magetan Diringkus Polisi

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:25 WIB

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

Nuklir Iran Jadi Incaran Trump Lewat Operasi Militer Rahasia Pentagon

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:18 WIB

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

WALHI Temukan 1.351 Titik Api Karhutla Terdeteksi di Konsesi Perusahaan: Mengapa Terjadi?

News | Kamis, 02 April 2026 | 12:15 WIB