5 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor Meskipun Kapasitasnya Besar

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 15 November 2022 | 11:09 WIB
5 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Jok Motor Meskipun Kapasitasnya Besar
ilustrasi barang yang tak boleh disimpan di jok motor (pixabay.com)

Suara.com - Barang yang tidak boleh disimpan di jok motor antara lain barang-barang yang gampang pecah atau yang berupa cairan.

Anda mungkin belum tahu banyak mengenai hal tersebut. Oleh karenanya, berikut kumpulan informasi singkat tentang barang yang tidak boleh disimpan di jok motor.

1. Bahan Berbahaya atau Beracun

Pada dasarnya, apa pun yang mengandung bensin atau gas (termasuk botol gas kosong) tidak boleh disimpan di jok motor. Selain itu, bahan pembersih apa pun yang mengandung alkohol, pelarut pembersih, korosif dan cat, juga dilarang.

Jika Anda perlu menyimpan wadahnya, sangat penting untuk menguras isinya terlebih dahulu baru disimpan di dalam jok motor. Bahan dan barang berbahaya lainnya yang tidak boleh disimpan di jok motor antara lain:

  • limbah beracun
  • asbes
  • minyak tanah
  • pupuk
  • pengencer cat
  • pelarut
  • persediaan medis
  • cairan asam

2. Bahan mudah meledak dan persenjataan

Barang yang tidak boleh disimpan di jok motor berikutnya adalah bahan peledak dan persenjataan dalam bentuk apapun.  Barang-barang terlarang seperti ini termasuk kembang api, senjata, amunisi hingga korek api,

Pada dasarnya, tanyakan pada diri Anda apakah itu mudah terbakar atau berbahaya. Jika jawaban itu ya, maka jangan sekali-kali dimasukkan ke dalam jok motor.

3. Bahan radioktif

Jangan pernah menyimpan bahan radioaktif di dalam jok motor. Jok motor tidak memiliki kapasitas untuk melindungi Anda dalam jarak dekat dengan barang radioaktif. 

4. Barang yang mudah rusak atau pecah

Perlu dicatat bahwa Anda juga tidak boleh menyimpan barang yang mudah rusak atau pecah di dalam jok. Misalnya Anda membawa makanan dan barang habis pakai lainnya dengan memasukkannya ke dalam jok, lalu pembungkusnya bocor atau pecah karena benturan, itu bisa menyebabkan jamur dan kerusakan pada jok motor Anda.

Kalau cairannya tidak segera dibersihkan, itu bisa mengundang hama seperti tikus dan memakan kabel-kabel motor Anda. Barang-barang yang mudah rusak itu antara lain:

  • makanan segar dan kemasan
  • makanan hewani
  • kemasan bunga. 

5. Makhluk hidup

Hal ini sudah jelas ya, makhluk hidup tidak boleh dibawa dengan memasukkanya ke dalam jok. Sekalipun jok Anda luas dan tampak nyaman untuk membawa kandang peliharaan, tapi itu tindakan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Jadi Tukang Servis Jok Motor, 5 Potret Reiner Manopo Raja Sinetron Laga

Viral Jadi Tukang Servis Jok Motor, 5 Potret Reiner Manopo Raja Sinetron Laga

Banten | Sabtu, 12 November 2022 | 08:15 WIB

Aksi Nekad Pria di SPBU Viral, Bakar Jok Motor Orang hingga Tendang Polisi

Aksi Nekad Pria di SPBU Viral, Bakar Jok Motor Orang hingga Tendang Polisi

Kaltim | Jum'at, 09 September 2022 | 20:15 WIB

Potret Bentuk Jok Yamaha NMAX Sudah Tak Karuan, Hewan Ini Jadi Penyebabnya

Potret Bentuk Jok Yamaha NMAX Sudah Tak Karuan, Hewan Ini Jadi Penyebabnya

Otomotif | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 09:27 WIB

Punya Buku Nota, Pengedar Sabu di Muara Badak Tertangkap Tangan Simpan 21 Poket di Jok Motor

Punya Buku Nota, Pengedar Sabu di Muara Badak Tertangkap Tangan Simpan 21 Poket di Jok Motor

Kaltim | Jum'at, 29 Juli 2022 | 13:45 WIB

Terkini

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:03 WIB

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:56 WIB

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:41 WIB

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas

News | Kamis, 16 April 2026 | 20:00 WIB

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:56 WIB

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:51 WIB

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:42 WIB

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:39 WIB

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba

News | Kamis, 16 April 2026 | 19:33 WIB