Satu Keluarga di Kalideres Tewas Diduga Kelaparan, Ternyata Terkait Hal Mistis? Begini Kata Psikolog Forensik

Agatha Vidya Nariswari, Elvariza Opita

Selasa, 15 November 2022 | 14:10 WIB
Satu Keluarga di Kalideres Tewas Diduga Kelaparan, Ternyata Terkait Hal Mistis? Begini Kata Psikolog Forensik
Pagar rumah satu keluarga tewas membusuk di Kalideres, Jakarta Barat, dipasang garis polisi, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Meninggalnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat secara misterius terus menjadi sorotan. Keempat anggota keluarga ditemukan dalam keadaan mengering dan diduga sudah tidak makan-minum untuk waktu yang lama.

Pakar Psikologi Forensik Reni Kusumawardhani menekankan pentingnya untuk melakukan prosedur autopsi, baik secara fisik maupun psikologi. Hal ini dimaksudkan untuk melihat lebih dalam mengenai dugaan penyebab kematian para korban.

"Yaitu menarik mundur kehidupan dari keempat orang ini. Apa sebetulnya yang ada di dalam kehidupan mereka, apa yang mereka maknai mengenai kehidupan?" jelas Reni dalam program MNC News Prime, Jumat (11/11/2022).

Tidak hanya tetangga di sekitar rumah, keluarga korban juga bisa menjadi rujukan autopsi psikologi.

Tim Labfor Polri menyambangi lokasi penemuan 4 jasad sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (13/11/2022), (Suara.com/Faqih)
Tim Labfor Polri menyambangi lokasi penemuan 4 jasad sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat, Minggu (13/11/2022), (Suara.com/Faqih)

Reni kemudian menyoroti kondisi jenazah yang lambungnya kosong. Menurutnya bisa jadi satu keluarga ini meninggal dunia akibat kecelakaan, di mana mereka benar-benar tak mampu membeli makanan, atau akibat bunuh diri.

"Ada penyebab lain, seperti ada yang bunuh diri dari salah satu anggota keluarganya yang bisa mempengaruhi keluarga lainnya. Ini tentunya kita harus gali tentang makna hidup yang mereka miliki. Jadi kita tidak bisa (membuat) short cut terhadap satu kesimpulan tanpa penelitian," lanjutnya, dikutip Suara.com dari kanal YouTube Official iNews, Selasa (15/11/2022).

Di poin inilah Reni kemudian membuka dugaan terlibatnya paham mistis di balik kematian satu keluarga di Kalideres tersebut.

Ris Astuti dan suaminya Handoyo, adik dari K. Margaretha Gunawan (58) yang merupakan satu dari empat jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas diduga kelaparan, usai diperiksa Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]
Ris Astuti dan suaminya Handoyo, adik dari K. Margaretha Gunawan (58) yang merupakan satu dari empat jenazah satu keluarga yang ditemukan tewas diduga kelaparan, usai diperiksa Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu (12/11/2022). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

"Kematian yang sifatnya bisa kecelakaan atau bunuh diri itu bisa didasari pada paham-paham seperti misalnya mistis. Nah mereka ada nggak kehidupan yang terkait dengan hal-hal gaib, mistis-mistis tertentu yang mereka yakini, ini perlu kita cari informasinya," ujarnya.

"Agar kita bisa menghubungkan, apakah ini kemungkinan karena memang mistik yang mereka yakini sehingga bersama-sama mengakhiri kehidupannya," sambungnya.

baca juga

Namun Reni mengingatkan pola tak lazim korban yang dilakukan semasa hidup tidak selalu diartikan sebagai bentuk keterlibatan hal-hal mistis.

Karena itulah tetap diperlukan autopsi psikologi, yang merujuk pada pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), kondisi jenazah, serta informasi dari orang-orang signifikan yang mengenal korban dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Terbaru Kasus Tewasnya Sekeluarga Di Kalideres: Keluarga Rudyanto Sempat Ingin Pinjam Rp 50 Juta Ke Tukang Jamu

Fakta Terbaru Kasus Tewasnya Sekeluarga Di Kalideres: Keluarga Rudyanto Sempat Ingin Pinjam Rp 50 Juta Ke Tukang Jamu

News | Selasa, 15 November 2022 | 11:28 WIB

Misteri Kematian Sekeluarga Di Kalideres Dikaitkan Dengan Sekte Apokaliptik, Di AS Sampai 39 Orang Tewas!

Misteri Kematian Sekeluarga Di Kalideres Dikaitkan Dengan Sekte Apokaliptik, Di AS Sampai 39 Orang Tewas!

News | Selasa, 15 November 2022 | 11:08 WIB

Syok Dengar Langganannya Tewas Sekeluarga, Tukang Jamu Ketakutan Hapus Nomor Keluarga Rudyanto: Saya Takut Mesen Jamu

Syok Dengar Langganannya Tewas Sekeluarga, Tukang Jamu Ketakutan Hapus Nomor Keluarga Rudyanto: Saya Takut Mesen Jamu

Jakarta | Selasa, 15 November 2022 | 10:36 WIB

Ahli Psikologi Forensik Ungkap Kematian Keluarga di Kalideres Ada Kemungkinan Pembunuhan Ataupun Bunuh Diri

Ahli Psikologi Forensik Ungkap Kematian Keluarga di Kalideres Ada Kemungkinan Pembunuhan Ataupun Bunuh Diri

Tangsel | Senin, 14 November 2022 | 21:29 WIB

Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Dikenal Tertutup, Ini Faktor Rudyanto Ogah Bertetangga Versi Ahli

Satu Keluarga yang Tewas di Kalideres Dikenal Tertutup, Ini Faktor Rudyanto Ogah Bertetangga Versi Ahli

News | Senin, 14 November 2022 | 15:36 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×