Kronologi Remaja Diduga Dianiaya Anak Irwasda Polda Kaltara, Ibu Korban Lapor Polisi

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 15 November 2022 | 19:44 WIB
Kronologi Remaja Diduga Dianiaya Anak Irwasda Polda Kaltara, Ibu Korban Lapor Polisi
Ilustrasi penganiayaan (Shutterstock).

Baru-baru ini,ramai menjadi perbincangan seorang remaja yang mengaku dianiaya dan diancam oleh anak dari pejabat kepolisian.

Diketahui, seorang remaja berinisial FB (16) mengaku telah dianiaya dan diancam oleh RC (19), seorang anak kandung dari anak kandung Irwasda Polda Kalimantan Utara (Kaltara).

Peristiwa tersebut terjadi pada saat korban telah melakukan bimbingan belajar (bimbel) jasmani di kawasan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.

Kronologi kejadian

Pada hari Sabtu (12/11/2022), ibu dari korban, Yusnawati mengaku telah melaporkan kasus penganiayaan terhadap anaknya ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Laporan tersebut sudah tercatat atau teregistrasi dengan nomor LP/3596/XI/2022/RJS. Dalam laporan yang telah ditulisnya tersebut, Yusnawati juga menyertakan barang bukti, yaitu berupa hasil visum FB.

Diakui oleh Yusnawati, anaknya sudah divisum di bagian mata yang sebelumnya berdarah, anaknya juga dikabarkan memar di bagian pupil, hingga ulu hatinya.

"Udah saya visum di sini (mata) berdarah semua, memar di sini (pupil), terus ulu hatinya. Sekarang yang paling ini anak saya udah ketakutan, karena kan dia udah diancam mau dihabisi. Dia enggak mau keluar rumah," ujar Yusnawati.

Korban dan Terduga Pelaku Ikut Bimbel yang Sama

baca juga

Yusnawati menjelaskan bahwa saat ini anaknya masih merasa takut dan trauma atas kejadian yang dialami olehnya. Hal tersebut ditambah lagi karena FB (korban) diancam oleh RC akan dihabisi.

Berdasarkan penuturan dari Yusnawati, kronologi kejadian yang menyedihkan bagi anaknya tersebut terjadi pada saat FB dan RC sama-sama mengikuti bimbingan belajar atau bimbel jasmani sebagai calon Akpol di PTIK.

Bahkan kabarnya, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi menurutnya juga disaksikan oleh para pelatihnya.

"Yang paling bikin saya miris itu pelatihnya itu tahu kalau anak saya sudah dibuat bonyok sama anak ini dan dia lihat sendiri kalau anak saya sudah dipukul sama anak itu," ungkapnya.

Lebih lanjut, mirisnya FB sempat tidak ingin melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian. Hal tersebut dikarenakan terduga pelaku kerap membawa-bawa nama sang ayah yang berpangkat Komisaris Besar Polisi atau Kombes tersebut.

"Dia (anak saya) bilang dia (RC) anak Kombes bu, pelatih aja takut sama dia. Karena di mana-mana dia bikin masalah selalu bawa bawa nama anak Kombes," ujar Yusnawati.

Namun, Yusnawati akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan kepada pihak kepolisian terkait dengan kasus penganiayaan yang telah dialami oleh anaknya hingga babak belur.

Mulanya, Yusnawati mengaku tidak ingin membawa kasus tersebut ke ranah hukum karena pangkat ayah dari sang pelaku, tapi melihat kondisi sang anak yang masih ketakutan hingga tidak ingin keluar rumah, serta terdapat beberapa luka di tubuh anaknya, Yusnawati memberanikan diri untuk melaporkannya.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Diduga Dipukuli Anak Irwasda Polda Kaltara, Ibu Korban Sebut Putranya Juga Diancam Dihabisi

Selain Diduga Dipukuli Anak Irwasda Polda Kaltara, Ibu Korban Sebut Putranya Juga Diancam Dihabisi

Jakarta | Selasa, 15 November 2022 | 18:14 WIB

Putranya Babak Belur Dianiaya,  Ibu Korban Laporkan Anak Irwasda Polda Kaltara ke Polisi

Putranya Babak Belur Dianiaya, Ibu Korban Laporkan Anak Irwasda Polda Kaltara ke Polisi

Video | Selasa, 15 November 2022 | 17:15 WIB

Putra Irwasda Polda Kaltara Diduga Aniaya Calon Akpol di PTIK, Yusnawati: Sekarang Anak Saya Ketakutan Diancam Mau Dihabisi

Putra Irwasda Polda Kaltara Diduga Aniaya Calon Akpol di PTIK, Yusnawati: Sekarang Anak Saya Ketakutan Diancam Mau Dihabisi

Dexcon | Selasa, 15 November 2022 | 17:57 WIB

Anak Irwasda Polda Kaltara Diduga Gebuki ABG di PTIK, Ibu Korban: Dia Bikin Masalah Selalu Bawa-bawa Anak Kombes

Anak Irwasda Polda Kaltara Diduga Gebuki ABG di PTIK, Ibu Korban: Dia Bikin Masalah Selalu Bawa-bawa Anak Kombes

Jakarta | Selasa, 15 November 2022 | 17:33 WIB

Putranya Babak Belur Dianiaya saat Bimbel di PTIK, Ibu Korban Laporkan Anak Irwasda Polda Kaltara ke Polisi

Putranya Babak Belur Dianiaya saat Bimbel di PTIK, Ibu Korban Laporkan Anak Irwasda Polda Kaltara ke Polisi

News | Selasa, 15 November 2022 | 17:09 WIB

Terkini

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Lewat Sinergi BRI Group, Jutaan Perempuan Indonesia Sukses Mandiri Secara Finansial

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:10 WIB

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

KPK Telusuri Siapa Pemberi Perintah Kasus Suap ATR/BPN

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 22:08 WIB

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

Zulhas Sampai Ucap 'Hoaks' Tiga Kali! Bantah Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol Bahas RUU Pemilu

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:05 WIB

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Sekarang Beli Tiket Pesawat & Whoosh Bisa Langsung dari BRImo dengan Diskon!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:00 WIB

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

×