BREAKING NEWS! Rudal Rusia Dilaporkan Hantam Negara NATO Polandia, 2 Orang Tewas

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 16 November 2022 | 06:01 WIB
BREAKING NEWS! Rudal Rusia Dilaporkan Hantam Negara NATO Polandia, 2 Orang Tewas
ILUSTRASI: Asap mengepul setelah serangan rudal Rusia di Ukraina berlanjut, di Lviv, Ukraina, Senin (18/4/2022). ANTARA FOTO/REUTERS/Vladyslav Model/foc/sad.

Suara.com - Media internasional ramai mengabarkan rudal Rusia menghantan salah satu negara anggota NATO yakni Polandia. Akibat peristiwa itu disebutkan dua orang tewas.

Kantor berita Associated Press (AP) pada Rabu (16/11/2022) pagi melaporkan, seorang pejabat senior Intelijen Amerika Serikat mengatakan, rudal Rusia melintasi Polandia dan menewaskan dua orang.

Hal itu terjadi saat Rusia membombardir Ukraina dengan puluhan roket.

Sementara sumber kedua mengkonfirmasi bahwa rudal Rusia menghantam sebuah situs di Polandia sekitar 15 mil dari perbatasan dengan Ukraina.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Adrienne Watson mengatakan di Twitter, pihaknya telah melihat laporan dari Polandia dan bekerja sama dengan pemerintah Polandia untuk mengumpulkan lebih banyak informasi.

Sementara itu, Wakil juru bicara utama Departemen Luar Negeri Vedant Patel menegaskan bahwa AS tidak dapat mengkonfirmasi laporan rudal yang menghantam wilayah Polandia dan menewaskan dua orang.

“Kami telah melihat laporan ini dari Polandia dan sedang bekerja dengan pemerintah Polandia dan mitra NATO kami untuk mengumpulkan lebih banyak informasi,” kata Patel pada konferensi pers.

Masih menurut laporan AP, seorang pejabat intelijen mengatakan ledakan terjadi di Desa Przewodow, Polandia timur.

Namun pejabat Pentagon dan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dalam pernyataan ke wartawan mengaku masih belum mengetahui titik pasti kejadian. Namun ada dua rudal yang jatuh.

Diketahui, dalam perang antara Rusia dengan Ukraina, NATO sendiri menegaskan tak akan terlibat di dalamnya. AS, pemimpinnya, juga menegaskan tak akan mengirim pasukan meski membantu persenjataan Ukraina.

Namun dalam Pasal 5 NATO, negara-negara NATO bisa turun menyerang suatu negara bila salah satu anggotanya diserang. NATO sendiri terdiri dari 30 negara.

Rusia Bantah Serang Polandia

Peta dan Bendera Rusia (Unsplash.com/MarkRubens)
Peta dan Bendera Rusia (Unsplash.com/MarkRubens)

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia tegas membantah apabila negaranya telah menembakkan rudal ke Polandia yang berbatasan dengan Rusia. Tudingan itu disebut sebagai provokasi untuk meningkatkan ketegangan Rusia dengan negara-negara NATO.

"Media massa dan pejabat Polandia melakukan provokasi yang disengaja untuk meningkatkan situasi dengan pernyataan mereka tentang dugaan dampak roket Rusia di Przewodow (dekat perbatasan Ukraina)," kata kementerian pertahanan Rusia dalam pernyataan yang diunggah online sebagaimana dilansir CNN.

"Tenaga senjata Rusia tidak melancarkan serangan di daerah antara perbatasan Ukraina dan Polandia," tegasnya.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebelumnya ikut menuding Rusia telah menyerang Polandia yang merupakan member NATO dengan rudal.

"Hari ini (14/11), rudal Rusia menghantam Polandia, wilayah negara sekutu. Orang-orang tewas. Mohon terima belasungkawa kami," kata Zelensky dalam pidato kenegaraan.

"Semakin lama Rusia mendapatkan kekebalan ini, semakin banyak ancaman terhadap siapa pun yang berada dalam jangkauan rudal Rusia."

"Menembakkan rudal ke wilayah NATO adalah serangan Rusia terhadap keamanan kolektif. Ini adalah eskalasi yang sangat signifikan. Kita harus bertindak," kata Zelensky.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5,5 Miliar Orang Bakal Tonton Piala Dunia, Rusia dan Ukraina Diminta Kooperatif Hentikan Perang Sementara

5,5 Miliar Orang Bakal Tonton Piala Dunia, Rusia dan Ukraina Diminta Kooperatif Hentikan Perang Sementara

| Selasa, 15 November 2022 | 20:27 WIB

Menlu Rusia Tampil Santai Pakai Kaos di Bali, Ternyata Karya Seniman Legend

Menlu Rusia Tampil Santai Pakai Kaos di Bali, Ternyata Karya Seniman Legend

| Selasa, 15 November 2022 | 19:53 WIB

Di Bali, Presiden FIFA Minta Rusia dan Ukraina Gencatan Senjata selama Piala Dunia

Di Bali, Presiden FIFA Minta Rusia dan Ukraina Gencatan Senjata selama Piala Dunia

| Selasa, 15 November 2022 | 19:38 WIB

Muka Dua FIFA: Minta Rusia Setop Invasi Ukraina tapi Larang Pesan Politik di Piala Dunia 2022

Muka Dua FIFA: Minta Rusia Setop Invasi Ukraina tapi Larang Pesan Politik di Piala Dunia 2022

Bekaci | Selasa, 15 November 2022 | 19:29 WIB

Bicara di Bali, Presiden FIFA Resmi Minta Gencatan Senjata Perang Rusia - Ukraina Selama Piala Dunia 2022 Qatar

Bicara di Bali, Presiden FIFA Resmi Minta Gencatan Senjata Perang Rusia - Ukraina Selama Piala Dunia 2022 Qatar

Bola | Selasa, 15 November 2022 | 18:49 WIB

CEK FAKTA: Putin Absen dari KTT G20 Gegara Parade Angkatan Laut, Benarkah?

CEK FAKTA: Putin Absen dari KTT G20 Gegara Parade Angkatan Laut, Benarkah?

News | Selasa, 15 November 2022 | 17:36 WIB

Presiden Ukraina Sindir Rusia di KTT G20: Para Pemimpin G19 yang Terhormat

Presiden Ukraina Sindir Rusia di KTT G20: Para Pemimpin G19 yang Terhormat

Sulsel | Selasa, 15 November 2022 | 16:38 WIB

Terkini

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB