Kocak! Momen Ma'ruf Amin Tolak Ditawari Kain Kafan Oleh Pedagang: Nanti Saja, Kecuali Menag Mau Duluan

Farah Nabilla, Evi Nur Afiah

Jum'at, 18 November 2022 | 07:49 WIB
Kocak! Momen Ma'ruf Amin Tolak Ditawari Kain Kafan Oleh Pedagang: Nanti Saja, Kecuali Menag Mau Duluan
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin (BPMI Sekretariat Wakil Presiden)

Suara.com - Seorang pedagang kain mencoba mempromosikan lapaknya kepada Wakil presiden Ma'ruf Amin di acara Halal 20 (H20).

Acara tersebut diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, di Hotel Padma, Candisari, Semarang, Kamis (17/11/2022).

Ketika itu, Ma'ruf Amin beserta sang istri berkunjung ke stand UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dan bertemu dengan pedagang kain tersebut.

Tak ingin kehilangan kesempatan, sang pedagang yang tak disebutkan namanya langsung cekatan menawarkan jualannya.

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. (ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa.)
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. (ANTARA/HO-BPMI Setwapres/aa.)

Dia mengklaim bahwa, produk yang ditawarkan seperti sarung, mukena, gamis dan lainnya terbuat dari biji kapas.

"Sangat halus dan lembut sekali dan sejuk dipakai. Karena dari serat biji kapas itu menyerupai sutra namun sangat halal karena dari kapas," kata dia dikutip Wartaekonomi.co.id--jaringan Suara.com pada Jumat, (18/11/2022).

Menariknya, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang mendampingi sang wapres, juga diakuinya sudah menggunakan produk berupa sarung buatannya.

Dia menambahkan, bahwa dirinya juga membuat kain kafan yang terbuat dari serat biji kapas.

"Jadi dari mukena kami sudah punya brandnya mukena halal, sarung juga halal gamis halal sampai kami membuat kain kafan halal bapak. Jadi semoga Indonesia bisa memikirkan bagaimana kain yang berserat halal," ucapnya.

baca juga

Menanggapi tawaran tersebut, Wapres Amin pun spontan memberikan penolakan.

"Kain kafannya nanti saja," sambil tertawa dan memegang kain kafan tersebut.

"Kecuali menteri agama mau duluan," canda Wapres melanjutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Menteri Agama Yaqut Cholil Sebut Islam Agama Pendatang, Benarkah?

CEK FAKTA: Menteri Agama Yaqut Cholil Sebut Islam Agama Pendatang, Benarkah?

Mamagini | Selasa, 15 November 2022 | 17:16 WIB

Melalui BRILIANPRENEUR, BRI Dorong UMKM Terbaik Indonesia untuk Go Global

Melalui BRILIANPRENEUR, BRI Dorong UMKM Terbaik Indonesia untuk Go Global

Sulsel | Selasa, 15 November 2022 | 18:30 WIB

BRI Hadirkan Produk-produk UMKM Terbaik Indonesia di Gelaran G20

BRI Hadirkan Produk-produk UMKM Terbaik Indonesia di Gelaran G20

Jogja | Selasa, 15 November 2022 | 18:00 WIB

BRI Kenalkan Keunikan Produk UMKM Tanah Air kepada Kepala Negara G20 di Bali

BRI Kenalkan Keunikan Produk UMKM Tanah Air kepada Kepala Negara G20 di Bali

Bogor | Selasa, 15 November 2022 | 17:30 WIB

Dorong UMKM Go Global, BRI Suguhkan BRILIANPRENEUR untuk Kepala Negara G20 di Bali

Dorong UMKM Go Global, BRI Suguhkan BRILIANPRENEUR untuk Kepala Negara G20 di Bali

Riau | Selasa, 15 November 2022 | 17:00 WIB

BRI Suguhkan BRILIANPRENEUR untuk Kepala Negara G20 di Bali

BRI Suguhkan BRILIANPRENEUR untuk Kepala Negara G20 di Bali

Bisnis | Selasa, 15 November 2022 | 16:22 WIB

UMKM Menyumbangkan 2,5 Miliar Dolar AS Buat Pertumbuhan Ekonomi

UMKM Menyumbangkan 2,5 Miliar Dolar AS Buat Pertumbuhan Ekonomi

Tantrum | Selasa, 15 November 2022 | 11:27 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×