Cancel Open BO Berujung Tewas Ditusuk, Ini Fakta-fakta Nasib Polisi Pengaman KTT G20

Ruth Meliana Dwi Indriani | Suara.com

Jum'at, 18 November 2022 | 20:23 WIB
Cancel Open BO Berujung Tewas Ditusuk, Ini Fakta-fakta Nasib Polisi Pengaman KTT G20
Ilustrasi pembunuhan. [Antara]

Suara.com - Seorang anggota polisi, Bripda Fitrah Nur Syamsah (FNS) (22) dari Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) yang bertugas dalam pengamanan KTT G20 di Bali tewas ditusuk usai open BO dengan perempuan yang berprofesi sebagai pekerja seks komersil (PSK).

Kejadian itu terjadi di Hotel Permata Dana, Ubung, Denpasar, Jalan Pidada V pada Rabu (16/11/2022) sekitar pukul 01.00 WITA. Saat ditemukan, FNS dalam kondisi bersimbah darah. Korban tewas akibat ditusuk dua remaja yang berusia 15 dan 16 tahun.

Yuk simak fakta-fakta polisi pengamanan KTT G20 tewas ditusuk remaja berikut ini.

Iseng Booking Cewek BO

Kronologi bermula saat Bripda FNS yang diketahui bertugas di Bali dan Stan By di Hotel Aston iseng-iseng membuka aplikasi dewasa (Michat). Kemudian FNS menemukan cewek dengan jarak terdekat.

FNS lalu terlibat chat dengan wanita open BO bernama Luh Kerti Dana Sari yang berusia 22 tahun. Setelah cocok harga, keduanya sepakat bertemu di Hotel Permata Dana Jalan Pidada Ubung Denpasar sekitar pukul 01.00 WITA.

Cancel Open BO Gegara Tak Sesuai

Ketika tiba di lokasi, Luh Kerti Dana Sari mengarahkan FNS masuk ke kamar nomor 37. Dalam keadaan gelap, FNS memberikan uang lebih kepada Luh Kerti Dana Sari.

Namun saat disuruh nyalakan lampu, ternyata FNS mengurungkan niatnya untuk berhubungan badan karena profil dalam aplikasi dewasa itu beda dengan penampilan asli.

FNS pun meminta uangnya kembali. Tapi Luh Kerti Dana Sari menolaknya karena pembatalan bukan darinya.

Keributan Berujung Penusukan

Singkat cerita, terjadi keributan antara FNS dengan sejumlah orang yang diduga pelaku akibat teriakan Luh Kerti Dana Sari. Keributan berakhir setelah FNS tumbang bersimbah darah akibat tertusuk di bagian lehernya.

FNS kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Wangaya Denpasar tapi nyawanya tidak tertolong setelah beberapa saat mendapat perawatan.

Pelaku Ditangkap

Berdasarkan hasil penyelidikan Polsek Denpasar Utara, FNS tewas akibat ditusuk dua remaja. Kedua pelaku yang berusia 15 dan 16 tahun dikabarkan telah ditahan. Kematian  FNS ini pun masih terus diselidiki. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Warga Demo Polres Pelabuhan Belawan, Desak Oknum Polisi Tembak Mati Pria di Medan Diproses

Puluhan Warga Demo Polres Pelabuhan Belawan, Desak Oknum Polisi Tembak Mati Pria di Medan Diproses

Sumut | Jum'at, 18 November 2022 | 19:40 WIB

5 Momen Menarik Para Pimpinan Negara selama KTT G20 Bali, dari Emmanuel Macron hingga Xi Jinping

5 Momen Menarik Para Pimpinan Negara selama KTT G20 Bali, dari Emmanuel Macron hingga Xi Jinping

Your Say | Jum'at, 18 November 2022 | 19:36 WIB

Erick Thohir Minta Perusahaan BUMN Promosikan UMKM ke Kancah Global

Erick Thohir Minta Perusahaan BUMN Promosikan UMKM ke Kancah Global

Bisnis | Jum'at, 18 November 2022 | 19:34 WIB

Sikap Prabowo Enggan Injak Karpet Merah untuk Pemimpin Dunia di KTT G20 Bali Dipuji

Sikap Prabowo Enggan Injak Karpet Merah untuk Pemimpin Dunia di KTT G20 Bali Dipuji

| Jum'at, 18 November 2022 | 19:07 WIB

Surat Terbuka Kharisma Jati setelah Dituduh Hina Foto Iriana Jokowi bersama Istri Presiden Korsel, Isinya Bikin Kesal Netizen

Surat Terbuka Kharisma Jati setelah Dituduh Hina Foto Iriana Jokowi bersama Istri Presiden Korsel, Isinya Bikin Kesal Netizen

| Jum'at, 18 November 2022 | 18:51 WIB

Kenapa Wapres Tak Hadir di KTT G20 Bali? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa Wapres Tak Hadir di KTT G20 Bali? Ternyata Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 18 November 2022 | 18:40 WIB

Terkini

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 06:05 WIB

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:05 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB