Huru-hara Pemilu Malaysia: Berujung Parlemen Gantung, Raja sampai Turun Tangan

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 22 November 2022 | 15:46 WIB
Huru-hara Pemilu Malaysia: Berujung Parlemen Gantung, Raja sampai Turun Tangan
Raja Malaysia atau Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah melakukan panggilan telepon pribadi ke Presiden Indonesia, Joko Widodo di Istana Negara, Selasa, untuk menyampaikan Selamat Idul Fitri. ANTARA Foto/Ho-Istana Negara (1)

Suara.com - Pemilihan Umum (Pemilu) di Malaysia telah digelar pada Sabtu (19/11/2022) lalu. Namun hingga kini pemerintahan baru belum juga terbentuk.

Pemenang pemilu pun juga belum diumumkan karena belum ada pemenang mutlak dalam gelaran pesta demokrasi di negeri jiran itu.

Momen ini merupakan pertama kalinya Malaysia tak langsung memperoleh pemenang setelah pemilu selesai digelar.

Alhasil, sang Raja Malaysia pun harus turun tangan untuk mengatasi kondisi yang demikian. Apa saja yang membuat pemilu Malaysia kali ini terkesan rumit? Berikut ulasannya.

Hasil pemilu ketat

Berdasarkan hasil pemilu yang keluar pada Sabtu (19/11/2022) lalu, tercatat ada persaingan yangketat antara dua kubu, yakni koalisi Pakatan Harapan (PH) yang dipimpin oleh Anwar Ibrahim dan Perikatan Nasional (PN) pimpinan Muhyiddin Yasin.

Hasil perhitungan suara pada Minggu (20/11/2022) memperlihatkan bahwa belum adanya satu pun partai politik di negara tersebut yang memperoleh suara di atas ambang batas, yakni 112 kursi di parlemen.

PH mendapatkan 82 kursi, sementara PN berhasil memperoleh 73 kursi. PN sendiri mengaku sudah sepakat untuk membentuk koalisi dengan partai Sabah dan Sarawak, namun belumada bukti yang jelas.

Sekadar informasi, pemilu di Malaysia menggunakan sistem first past the post. Ini artinya, partai koalisi pertama yang berhasil mengantongi 112suara dari total 222 kurs idi parlemen keluar sebagai pemenang dan bisa langsung membentuk pemerintahan.

baca juga

Pemilu buntu cetak sejarah baru

Terjadi kebuntuan dalam pemilu, untuk pertama kalinya dalam sejarah Malaysia, negara tetangga Indonesia tersebut memiliki parlemen gantung, karena tak ada kubu mayoritas yang terbentuk.

Selama ini di Malaysia, pemerintahan baru dapat langsung terbentuk setelah hasil pemilu keluar.

Dua kubu saling klaim kemenangan

Meski hasil pemilu Malaysia belum ada yang melewati ambang batas parlemen, kubu Anwar Ibrahim dan Muhyiddin saling mengklaim sebagai pemenang.

Muhyiddin mengklaim partainya sangat siap membentuk pemerintahan federal setelah berkoalisi dengan partai-partai di Sabah dan Sarawak.

Ia juga mengklaim juga telah menerima surat dari Raja Malaysia, namun ia menolak membocorkan isinya.

Sementara itu Anwar Ibrahim mengatakan pernyataan Muhyiddin tersebut dulit untuk diterima. Serupa dengan Muhyiddin, Anwar Ibrahim mengklaim kubunya sudah berkomunikasidengan iastana untuk pembentukan kabinet.

Raja Malaysia sampai turun tangan

Kisruh pemilu Malaysia yang berujung pada saling klaim antara dua kubu ternyata membuat Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah resah. Ia lantas turun tangan dan meminta agar nama calon perdana menteri segera diserahkan.

Pengawas Keuangan Rumah Tangga Kerajaan, Datuk Seri Ahmad Fadil Syamsuddin menegaskan raja memberikan waktu hingga pukul 14.00 waktu setempat bagi koalisi pemenang untuk memberikan nama calon perdana menteri.

Pada Minggu (20/11/2022) pada 13.15 disebutkan bahawa Istana telah menerima hasil resmi pemilu dari Ketua Pemilihan,Tan Si Abdul Ghani Salleh

Terkait hal itu, istana juga telah menugaskan Ketua Dewan Rakyat, Azhar Azizah Haru untuk meminta para pemimpin koalisi parpol dengah jumlah perolehan kursi terbanyak untuk segera membentuk pemerintahan baru, termasuk diantaranya untuk mengajukan satu nama calon Perdana Menteri.

Kekalahan Mahathir Mohammad

Di balik saling kliam antara dua kubu dalam pemilu Malaysia terdapat kekalahan dari Mahathir Mohammad.

Ini adalah pertama kalinya mantan PM tersebut mengalami kekalahan dalam pemilu, sepanjang karier politiknya.

Ia kalah telak dalam memperebutkan kursi parlemen Langkawi. Adapun pesaingnya adalah Mohd Suhaimi Abdullah dari Perikatan Nasional.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Mahatir, padahal sebelumnya ia sempat dielu-elukan karena berhasil mendepak barisan nasional pada pemilu 2018 lalu.

Adapun Barisan Nasional adalah koalisi terbesar di Malaysia sepanjang sejarah perpolitikan negara tersebut.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibayangi Ancaman 12 Tahun Penjara, Nikita Mirzani Disebut Kirim Anaknya ke Malaysia

Dibayangi Ancaman 12 Tahun Penjara, Nikita Mirzani Disebut Kirim Anaknya ke Malaysia

Jogja | Selasa, 22 November 2022 | 15:20 WIB

Malaysia Hadapi Parlemen Gantung untuk Pertama Kali usai Tak Ada Partai yang Amankan Kursi Mayoritas

Malaysia Hadapi Parlemen Gantung untuk Pertama Kali usai Tak Ada Partai yang Amankan Kursi Mayoritas

News | Senin, 21 November 2022 | 09:54 WIB

Pemilu Malaysia 2022, Soal Stigmasisasi Lapangan Kerja 'Tiga D'

Pemilu Malaysia 2022, Soal Stigmasisasi Lapangan Kerja 'Tiga D'

Video | Minggu, 20 November 2022 | 17:21 WIB

Malaysia Diduga Lakukan Pengaturan Skor Fiktif Buat Pasar Gelap Taruhan saat Lawan LA Galaxy

Malaysia Diduga Lakukan Pengaturan Skor Fiktif Buat Pasar Gelap Taruhan saat Lawan LA Galaxy

Cianjur | Minggu, 20 November 2022 | 15:40 WIB

Malaysia Jalani Pemilu yang ke-15

Malaysia Jalani Pemilu yang ke-15

Foto | Minggu, 20 November 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Rupiah Makin Ambruk, Dolar AS Dekati ke Level Rp17.917

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Percaya Diri John Herdman: Sudah Tahu Cara Main Anthony Hudson, Thailand Wajib Waspada di Final

Percaya Diri John Herdman: Sudah Tahu Cara Main Anthony Hudson, Thailand Wajib Waspada di Final

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Urusan Energi Hijau dan Panasnya Bumi yang Bikin Cemas

Urusan Energi Hijau dan Panasnya Bumi yang Bikin Cemas

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya

Pegawai Rutan Depok Sediakan Narkoba untuk Narapidana Berpesta, Lengkap dengan Alatnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Didukung Kabinet Bayangan, Partai Hijau Indonesia Gugat Syarat Pendirian Parpol ke MK

Didukung Kabinet Bayangan, Partai Hijau Indonesia Gugat Syarat Pendirian Parpol ke MK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Pemuda Makassar Tewas Diduga Dikeroyok 20 Pelajar SMP

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:57 WIB

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

PM Anwar Ibrahim Cibir Timnas Indonesia Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

Miras di Fasilitas Mewah Lapas Cibinong Milik Napi Koruptor Jimmy Masrin!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:54 WIB

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

AC Makin Pintar, Pendingin Ruangan Ini Bisa Kenali Penghuni

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Jadwal GP Indonesia 2026: Tantangan bagi Marc Marquez Usai Menang di Jepang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:50 WIB

×