Koalisi Gerindra dan PKB Kemungkinan Umumkan Capres Akhir 2022 atau Awal 2023

Siswanto

Rabu, 23 November 2022 | 06:27 WIB
Koalisi Gerindra dan PKB Kemungkinan Umumkan Capres Akhir 2022 atau Awal 2023
Prabowo Subianto bertemu Muhaimin Iskandar [Foto: Antara]

Suara.com - Koalisi Partai Gerindra dan PKB kemungkinan akan mengumumkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden mereka pada akhir 2022 atau awal 2023.

"Ya kemarin mungkin ada pembahasan seperti itu. Mungkin saja kalau memang nanti telah terjadi kesepakatan ya kita lihat bulan Desember ataupun Januari seperti apa," kata juru bicara Badan Pemenangan Pemilu Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono di Senayan, baru-baru ini.

Kemungkinan itu sebelum juga disampaikan Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani.

"Saya kira antara akhir atau awal tahun," ujar Muzani.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan deklarasi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari koalisi Partai Gerindra dan PKB akan menunggu dulu tambahan partai baru.

"Kami sedang menunggu perkembangan dialog dengan partai partai tambahan," kata Muhaimin.

Koalisi kedua partai tidak akan terburu-buru mengumumkan pasangan kandidat hingga semua hal yang dibutuhkan disepakati bersama, termasuk sistem koalisi.

Muhaimin tidak menyebutkan partai mana yang sekarang sedang diajak berkomunikasi untuk bergabung dalam koalisi.

"Pokoknya kita kasih tahu pada akhirnya," kata dia.

baca juga

Muhaimin berharap akhir tahun ini, tambahan partai baru sudah bergabung. 

Deklarasi pasangan kandidat nanti akan disampaikan dalam waktu yang tepat setelah tercapai kesepakatan bersama.

"Ya pokoknya kita harus menentukan pilihan di momentum yang tepat dan diskusinya belum tuntas. Kita internal berdua belum sepakat untuk satu nama capres," kata Muhaimin.

Partai Gerindra dan PKB merupakan mitra koalisi yang sampai sekarang masing-masing masih menginginkan ketua umum mereka yang menjadi calon presiden.

Jika kedua pemimpin partai tetap ngotot maju menjadi calon presiden, menurut analis komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, koalisi mereka bisa bubar di tengah jalan.

"Koalisi Gerindra dan PKB berpotensi goyah seiring masih ngototnya Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar untuk menjadi capres," kata Jamiluddin, Selasa (22/11/2022).

Jamiluddin mengatakan sikap Prabowo Subianto dan Muhaimin yang masih ngotot menjadi calon presiden merupakan hal wajar karena mereka diamanahkan oleh partai yang mereka pimpin.

Tetapi sikap seperti itu juga sekaligus menjadi kelemahan koalisi.

Jamiluddin menilai Muhaimin sebenarnya lebih pantas menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo.

Pertimbangannya, kata Jamiluddin, pertama, elektabilitas Muhaimin kalah jauh dengan Prabowo.

"Karena itu, wajar kalau Prabowo yang lebih layak menjadi capres," kata Jamiluddin.

Pertimbangan kedua, perolehan suara PKB di pemilu legislatif 2019 kalah dari Partai Gerindra.

"Karena itu, lebih logis Prabowo yang menjadi capres daripada Cak Imin," katanya.

Jamiluddin mengatakan seharusnya PKB realistis demi jalannya koalisi Partai Gerindra dan PKB.

"Situasi demikian kiranya akan membuka ruang terganggunya upaya untuk memperkuat koalisi kedua partai. Bahkan kalau Cak Imin dan PKB tetap ngotot, koalisi berpeluang besar akan bubar," kata dia. [rangkuman laporan Suara.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!

Capres Wajib Didukung 2 Fraksi DPR, Pakar: Upaya Sistematis Bunuh Peluang Partai Kecil!

News | Senin, 21 September 2026 | 11:15 WIB

Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029

Dedi Mulyadi Unggul Jauh dari Prabowo dalam Survei Capres 2029

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:31 WIB

Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?

Isu Reshuffle Memanas: Antara 'Anak Ideologis' dan 'Keponakan', Siapa yang Bertahan di Kabinet?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:23 WIB

Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet

Istana Buka Suara soal Kans Budisatrio Djiwandono Gabung Kabinet

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 15:17 WIB

Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo

Reshuffle Kabinet: Menkomdigi Meutya Hafid Dikabarkan Diganti Angga Raka Prabowo

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:21 WIB

Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?

Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 14:09 WIB

Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio

Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 16:51 WIB

Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 15:04 WIB

Seloroh di Rapat Komisi I, Utut Sebut Budisatrio Djiwandono Berpeluang Masuk Jajaran Pemerintah

Seloroh di Rapat Komisi I, Utut Sebut Budisatrio Djiwandono Berpeluang Masuk Jajaran Pemerintah

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 10:19 WIB

Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden

Deklarasi Jadi Partai, Gerakan Rakyat Usung Anies Baswedan sebagai Calon Presiden

News | Senin, 19 Januari 2026 | 11:27 WIB

Terkini

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

×