- Ormas Gerakan Rakyat jadi partai, usung Anies Baswedan sebagai calon presiden.
- Partai menargetkan terdaftar secara resmi di Kemenkumham pada Februari 2026.
- Anies Baswedan telah menerima kartu tanda anggota (KTA) partai nomor 0001.
Suara.com - Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik dan menyatakan harapan agar mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, dapat menjadi Presiden Republik Indonesia.
“Kami menginginkan bahwa pemimpin nasional nanti, insyaallah, adalah Anies Rasyid Baswedan,” ujar Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Sahrin menegaskan bahwa arah perjuangan partai ke depan adalah Anies Baswedan.
"Sudah jelas arah perjuangan kita ke depan. Anies Baswedan adalah Gerakan Rakyat dan Gerakan Rakyat adalah Anies Baswedan," katanya.
Keterikatan ini diperkuat dengan pemberian kartu tanda anggota (KTA) bernomor 0001 kepada Anies pada 17 Desember 2025 lalu.
Target Terdaftar di Kemenkumham
Sebagai partai politik baru, Gerakan Rakyat menargetkan akan terdaftar secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM pada Februari 2026. Untuk itu, Sahrin mengajak seluruh kadernya untuk berjiwa militan demi memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan negara.
“Insyaallah kita akan mampu mendirikan satu partai politik, Partai Gerakan Rakyat ini, dan memenuhi seluruh syarat-syarat yang diminta oleh negara,” ucapnya. (Antara)
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono Ungkap Alasan Anies Baswedan Tak Dibahas di Mens Rea