Kronologi Lengkap Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Lalu Dilindas Pensiunan Polri

Ruth Meliana Dwi Indriani

Minggu, 27 November 2022 | 15:35 WIB
Kronologi Lengkap Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Lalu Dilindas Pensiunan Polri
Seorang mahasiwa Univeristas Indonesia (UI) bernama Muhammad Hasya Atallah tewas kasus tabrak lari yang diduga lakukan eks Kapolsek Cilincing. (tangkapan layar/ist)

Suara.com - Tengah ramai dibahas, seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Muhammad Hasya Attalah Syaputra (18) tewas ditabrak mobil Pajero milik seorang pensiunan Polri, yakni AKBP (purn) Eko Setia Budi Wahono. Pelaku diketahui mantan Kapolsek Cilincing.

Kecelakaan itu terjadi pada 6 Oktober 2022, di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Kasus tersebut mencuat setelah keluarga mahasiswa UI tersebut curhat di media sosial.

Di sisi lain, seperti apa kronologi lengkapnya? Simak informasinya berikut ini.

Mahasiswa UI Ditabrak Mobil Pajero

Adi mengatakan peristiwa itu terjadi pada 6 Oktober 2022 sekitar pukul 21.00 WIB. Anaknya baru saja pulang dari kegiatan kampus menuju indekosnya. Saat dalam perjalanan, korban terjatuh lantaran ada orang yang melintas secara mendadak.

"Tiba-tiba ada yang melintas, otomatis ngerem mendadak. Nah itu terus kayak goyang gitu karena rem mendadak. Nah terus terjatuh ke kanan," ujar Adi saat dihubungi Suara.com, Jumat (25/11/2022).

Lalu, dari arah berlawanan, mobil Pajero yang dibawa Eko langsung menabrak korban hingga terjatuh di jalan. Adi mengatakan anaknya tidak berkendara secara kebut-kebutan karena sepeda motornya tak mengalami kerusakan yang parah.

"Ada mobil dari depan dalam hitungan sepersekian detik. Posisi tidak terlalu lambat dan kencang, ya sedanglah. Kami bisa bilang demikian karena motornya pun saat ini hanya pecah kaca spion, tidak ada lecet dan baret," ungkap Adi.

Usai Ditabrak Langsung Dilindas

baca juga

Tak hanya ditabrak, Adi mengungkapkan anaknya juga dilindas dengan mobil pajero yang dikemudikan oleh Eko. Alhasil, korban terkapar dengan kondisi berdarah di pinggir jalan sekitar 20-30 menit.

"Iya abis ditabrak terus dilindas sama dia. Sempat terkapar anak saya 20-30 menit di pinggir jalan," kata Adi.

Pelaku Enggan Membantu Korban

Setelah menabrak, Eko sempat berhenti namun menolak menolong korban. Permintaan ini diajukan teman korban yang juga ada di lokasi kejadian. Ia meminta Eko membawa korban ke rumah sakit dan ditolak.

"Orangnya ada kok, dimintai tolong bawa ke rumah sakit dia nggak mau," kata Adi.

Korban Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

Seorang teman korban sempat mondar-mandir di sekitar lokasi kejadian untuk mencari pertolongan hingga akhirnya warga membantu untuk mencari ambulans. Di waktu bersamaan, ia juga menelepon Adi.

Adi yang mengetahui kabar itu pun langsung menuju rumah sakit untuk melihat putranya. Ia kemudian mendapati anaknya sudah tak bernyawa sewaktu tiba di rumah sakit. Ia tak mengetahui secara jelas kapan tepatnya korban meninggal dunia.

"Jadi informasinya setelah sampai di rumah sakit sudah meninggal. Jadi kami tidak bisa memastikan apakah dia meninggal di dalam ambulans," ungkap Adi.

Di rumah sakit, Adi juga bertemu langsung dengan Eko. Saat itu, Eko dengan arogan dan penuh percaya diri mengaku telah menabrak korban saat ditanya oleh Adi.

"Jadi sampai disitu saya cek anak saya ternyata benar. Terus saya tanyakan mana yang nabrak, dengan arogan dan gagahnya Si Eko itu bilang 'Saya yang nabrak'," ucap Adi.

Pihak Keluarga Laporkan Eko

Atas dasar sikap arogan Eko, Adi memutuskan membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Ia juga bercerita ketika datang ke rumah sakit, ada seorang anggota Polsek Jagakarsa yang menemaninya.

"Nah jadi malam itu saya ngelihat sikap dia seperti itu saya putuskan ke pihak polsek yang ada di situ Pak Warsito itu bahwa saya minta dibuatkan laporan polisi," ungkap Adi.

Setelah itu, Adi diminta untuk membuat visum. Dirinya pun bergegas ke Rumah Sakit Fatmawati. Pihak kepolisian kemudian membenarkan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk pelaku, Eko.

Disebutkan pula bahwa setelah laporan di tanggal 7 Oktober 2022, ada mediasi antara keluarga korban dan pelaku. Hasilnya, tidak ada titik temu karena belum ada kepastian dari polisi. Namun, kepolisian membantah karena mereka juga mengaku menunggu pihak keluarga korban.

Gelar Perkara

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Joko Sutriono mengatakan akan ada gelar perkara pada Senin (28/11/2022). Nantinya, agenda ini langsung dipimpin oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Jhoni Eka Putra.

"Iya (Senin (28/11/2022) penyelidikan ke penyidikan. Tinggal pihak polda kalau bisa menetukkan tersangka baru keluar SPDP," kata Joko Sutriono saat dihubungi, Sabtu (26/11/2022).

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polda Banten Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Turun 12 Persen

Polda Banten Klaim Kecelakaan Lalu Lintas Turun 12 Persen

Banten | Minggu, 27 November 2022 | 13:19 WIB

Rusak Parah, Jalan Lintas Timur Pematangreba Rengat Perlu Perbaikan

Rusak Parah, Jalan Lintas Timur Pematangreba Rengat Perlu Perbaikan

Riau | Minggu, 27 November 2022 | 11:44 WIB

Tewas Dilindas Mobil Pajero Eks Pejabat Polri, Ini Deretan Fakta Kasus Tabrak Lari Mahasiswa UI Hasya Atallah

Tewas Dilindas Mobil Pajero Eks Pejabat Polri, Ini Deretan Fakta Kasus Tabrak Lari Mahasiswa UI Hasya Atallah

News | Minggu, 27 November 2022 | 07:57 WIB

Malam Minggu Kelabu, Bocah 12 Tahun Tewas Diserempet Bus di Flyover Arengka

Malam Minggu Kelabu, Bocah 12 Tahun Tewas Diserempet Bus di Flyover Arengka

Riau | Minggu, 27 November 2022 | 07:55 WIB

Kronologi Oh Young Soo pemeran Squid Game Didakwa Atas Kasus Kekerasan Seksual

Kronologi Oh Young Soo pemeran Squid Game Didakwa Atas Kasus Kekerasan Seksual

Purwokerto | Sabtu, 26 November 2022 | 18:14 WIB

Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Kronologi Jaksa Kejati Jateng Minta Uang Rp 10 Miliar Penghentian SPDP

Kamaruddin Simanjuntak Ungkap Kronologi Jaksa Kejati Jateng Minta Uang Rp 10 Miliar Penghentian SPDP

Semarang | Sabtu, 26 November 2022 | 14:58 WIB

Terkini

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:59 WIB

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:45 WIB

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:44 WIB

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 11:38 WIB

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:22 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:29 WIB

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB