Petugas PLN Ini Tetap Layani Masyarakat Meski Rumahnya pun Hancur Akibat Gempa Cianjur

Fabiola Febrinastri

Selasa, 29 November 2022 | 13:29 WIB
Petugas PLN Ini Tetap Layani Masyarakat Meski Rumahnya pun Hancur Akibat Gempa Cianjur
Petugas PLN di Cianjur tetap membantu warga korban gempa, walau rumahnya sendiri hancur. (Dok: PLN)

Suara.com - Gempa yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat pekan lalu, Senin (21/11/2022) begitu membekas di benak korban. Di tengah ketakutan dan kekhawatiran, ada pula pihak yang harus tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal itu dirasakan oleh beberapa insan PLN yang juga menjadi korban gempa Cianjur dengan magnitudo 5,6 ini, sebut saja Nurul Setyorini.

Saat itu, pegawai di bagian Keuangan dan Umum PLN Cianjur sedang mengikuti rapat, ketika ruang kerjanya di lantai 2 berguncang. Refleks, dia dan pegawai lainnya turun dan berkumpul di halaman.

Dinding kantor rusak dan beberapa kali terasa guncangan. Telepon genggamnya ramai, berbagai pesan dan panggilan masuk, mencari tahu kondisi dirinya dan PLN Cianjur.

Sambil menjawab pesan-pesan itu, ibu satu anak ini segera menghubungi rumah untuk memastikan keadaan si kecil, yang berusia 3 tahun.

“Alhamdulillah, anak saya selamat meski rumah rusak, plafon kamar belakang ambruk. Malam itu saya tidak pulang, tetap di kantor mendukung rekan-rekan teknik yang mulai melakukan pemulihan suplai listrik," ujarnya.

Bersama rekan PLN lain, Nurul menginap di kantor. Ia tidur di pos satpam, salah satu ruang yang dirasa aman dari dampak gempa.

Tantangan mulai terasa saat malam, Nurul dan insan PLN lainnya harus menyediakan makanan bagi ratusan petugas PLN di lapangan. Belum pulihnya kota Cianjur, membuatnya harus memutar otak. Beruntung, dukungan dari unit PLN sekitar datang.

“Saya berkoordinasi dengan PLN sekitar Cianjur. Malam itu, kami mendapat dukungan personel dan suplai makanan dari PLN Cimahi. Selanjutnya, PLN Sukabumi, Gunung Putri, Bogor, Karawang dan Bandung bergantian membantu penyediaan makanan bagi petugas,” jelasnya.

Nurul tidak sendiri. Dampak gempa juga dirasakan Hendi Maulana. Pria yang telah 18 tahun bekerja di PLN ini tengah melakukan peninjauan lapangan di daerah RSUD ketika gempa terjadi.

Hendi menceritakan, ia tim PDKB (Pekerjaan Dalam Kondisi Bertegangan) sedang melakukan pekerjaan pengamanan jumper.

"Alhamdulilah, personel sudah turun dari tiang saat gempa," ungkapnya.

Setelah memastikan pekerjaannya selesai, Hendi pulang dan bertemu anggota keluarga. Dirinya menceritakan bahwa tembok rumahnya bergeser dan atap bangunan rusak.

"Sore itu, saya bersama tetangga langsung membangun pengungsian sementara. Keluarga sementara tinggal di Bandung, hanya saya dan anak pertama yang tetap di Cianjur,” paparnya.

Setelah memastikan keluarga aman, pria 39 tahun ini langsung bergabung kembali dengan tim PLN untuk pemulihan kelistrikan. Hendi tahu betul, kontribusinya sangat dinantikan oleh pelanggan PLN.

“Saya ikut serta dalam penormalan listrik mengingat besarnya dampak gempa terhadap jaringan. Saya jarang melihat keadaan rumah karena fokus melakukan perbaikan tiang rubuh terdampak gempa. Biasanya, saya menelpon anak untuk memastikan kondisinya dan rumah baik. Selama seminggu ini saya siaga di kantor,” tambahnya.

Bencana alam ini memang meninggalkan duka dan kesedihan bagi seluruh korban. Untuk itu, insan PLN tahu betul, keberadaan pasokan listrik akan membantu meringankan beban. Memulihkan infrastruktur kelistrikan yang terdampak tidak mudah, tetapi dengan usaha bersama semua jadi terasa lebih ringan.

Kerja sama dan upaya keras petugas berbuah manis di mana 100 persen sistem kelistrikan yang terdampak gempa, Selasa (22/11/2022) pukul 23.05 WIB berhasil dipulihkan. Pasokan listrik ke 326.028 pelanggan kembali normal dalam waktu kurang dari 36 jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pencarian 9 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur Dilanjutkan, Kecamatan Cugenang Masih Jadi Titik Fokus

Pencarian 9 Orang Hilang Pasca Gempa Cianjur Dilanjutkan, Kecamatan Cugenang Masih Jadi Titik Fokus

| Selasa, 29 November 2022 | 12:00 WIB

Pastikan Makanan Bagi Korban Gempa Cianjur Bebas Racun, 2 Langkah Ini Dilakukan Setiap Hari

Pastikan Makanan Bagi Korban Gempa Cianjur Bebas Racun, 2 Langkah Ini Dilakukan Setiap Hari

| Selasa, 29 November 2022 | 11:27 WIB

Bupati Cianjur Izinkan Warga Untuk Kembali ke Rumah Masing-masing, Asalkan...

Bupati Cianjur Izinkan Warga Untuk Kembali ke Rumah Masing-masing, Asalkan...

| Selasa, 29 November 2022 | 10:55 WIB

Paus Franciscus Doakan Korban Gempa Cianjur: Rasa Kedekatan Pada Orang-Orang Terkasih

Paus Franciscus Doakan Korban Gempa Cianjur: Rasa Kedekatan Pada Orang-Orang Terkasih

Bali | Selasa, 29 November 2022 | 10:52 WIB

Bantu Korban Gempa Cianjur, Rizky Billar Minta Tak Dilihat Nominalnya

Bantu Korban Gempa Cianjur, Rizky Billar Minta Tak Dilihat Nominalnya

Entertainment | Selasa, 29 November 2022 | 10:45 WIB

Berisiko Langgar Hukum, Cara Syahrini Galang Donasi Gempa Cianjur Tuai Kritik

Berisiko Langgar Hukum, Cara Syahrini Galang Donasi Gempa Cianjur Tuai Kritik

| Selasa, 29 November 2022 | 10:24 WIB

Terkini

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

Wamen HAM Soal Vonis 10 Bulan Prajurit TNI dalam Kasus MHS: Publik Berhak Mempertanyakan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:00 WIB

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

Bobby Nasution Puji Kemenangan Timnas U19, Atmosfer Stadion Utama Sumut Jadi Kekuatan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:52 WIB

Jemaah Haji dari Tuban  Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

Jemaah Haji dari Tuban Ini Berbagi: Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah yang Tenang

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:34 WIB

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!

Lawan Tuntutan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi Kasus Chromebook Hari Ini!

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

Molor! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Baru Bisa Dibuka Bertahap, Ini Jadwal Terbarunya

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:25 WIB

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

Kebakaran Kebon Kosong: 3 Warga Terluka, Suparno Dirujuk ke RSCM usai Rumah Ludes

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:13 WIB

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

Rumah Ludes Dalam Sekejap, 620 Warga Korban Kebakaran Kebon Kosong Mengungsi

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

Kebakaran Kebon Kosong Kemayoran: 250 Rumah Hangus, Ratusan Warga Kini Mengungsi di Tenda Darurat

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:32 WIB

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

Trump Umumkan Perdamaian, Netanyahu Justru Ancam Serang Lebanon Lebih Kejam

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB