Rocky Gerung Sebut Masyarakat Bakal Ingat Proyek Gagal dan Buzzer Berkembang Biak di Era Jokowi

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 30 November 2022 | 16:16 WIB
Rocky Gerung Sebut Masyarakat Bakal Ingat Proyek Gagal dan Buzzer Berkembang Biak di Era Jokowi
Rocky Gerung sebut buzzer berkembang di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. [Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden]

Suara.com - Pengamat politik Rocky Gerung menyebut masyarakat Indonesia bakal mengingat dua hal selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Pertama adalah adanya proyek gagal dan kedua para pendengung alias buzzer.

Hal ini disampaikan Rocky Gerung melalui akun Youtube pribadinya Rocky Gerung Official.

"Itu yang akan diingat orang selain proyek-proyek yang gagal dari pak Jokowi. Orang akan mengingat buzzer itu justru berkembang biak di era Pak Jokowi," ucap Rocky Gerung seperti dikutip dari Suara.com pada Rabu (30/11/2022).

Sebelumnya Rocky Gerung menyebut buzzer sudah melekat dengan pemerintahan di era Jokowi. Ia menuturkan, tidak ada buzzer bayaran dari partai politik.

"PDIP buzzernya ya kadernya sendiri, Demokrat ada buzzer nggak ada, buzzer Demokrat adalah kader sendiri, PKS juga gitu. Semua partai buzzernya adalah kadernya sendiri. Nah pak Jokowi adalah buzzernya itu outsource itu," kata dia

"Saking tebalnya perisai itu, pak Jokowi nggak punya akses lagi dengan rakyat. Jadi pak Jokowi hanya ingin dengar apa yang oleh buzzer dirumuskan sebagai hal yang baik buat Jokowi, Rocky Gerung menambahkan.

Lebih lanjut, ia menegaskan buzzer sudah merusak demokrasi di Indonesia.

Rocky Gerung bahkan mengutip peryataan mantan Wapres Jusuf Kalla.

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Rocky Gerung dalam semua program perbincangan, ditayangkan di kanal Youtube [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla bertemu dengan Rocky Gerung dalam semua program perbincangan, ditayangkan di kanal Youtube [SuaraSulsel.id/Istimewa]

"Jusuf Kalla bahkan pernah sangat kejam mengatakan buzzer ini semacam kebiadaban dalam politik," katanya.

baca juga

Menurutnya para buzzer kerap menyerang bukan mempromosikan seseorang. Hal tersebut kata Rocky yang dapat merusak demokrasi.

Dengan banyaknya serangan tersebut kata dia, bisa dijadikan pundi-pundi pendapatan.

"Setiap kali ada serangan langsung bisa dikonversi jadi uang. Jadi semakin marah semakin galak buzzer itu semakin dompetnya tebal diisi terus oleh majikannya, itu yang merusak demokrasi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Blak-blakan Ungkit Uban dan Kerutan Wajah Langsung Bikin Prabowo Girang, Siap Duet dengan Ganjar?

Jokowi Blak-blakan Ungkit Uban dan Kerutan Wajah Langsung Bikin Prabowo Girang, Siap Duet dengan Ganjar?

Manado | Rabu, 30 November 2022 | 15:59 WIB

Aura Pengantin Disebut Sudah Keluar, Penampilan Kaesang dan Erina Ziarah Makam Pura Mangkunegaran Bikin Pangling

Aura Pengantin Disebut Sudah Keluar, Penampilan Kaesang dan Erina Ziarah Makam Pura Mangkunegaran Bikin Pangling

Your Say | Rabu, 30 November 2022 | 15:43 WIB

JK Cukup Lewat Telepon, Gerindra dan PKS Dukung Anies Baswedan

JK Cukup Lewat Telepon, Gerindra dan PKS Dukung Anies Baswedan

Denpasar | Rabu, 30 November 2022 | 15:26 WIB

Ganjar Tawarkan Investasi Mudah, Murah, Cepat dan Bebas Pungli untuk Tarik Investor

Ganjar Tawarkan Investasi Mudah, Murah, Cepat dan Bebas Pungli untuk Tarik Investor

Bisnis | Rabu, 30 November 2022 | 15:23 WIB

Jokowi Nyengir Saat Disinggung Permintaan PDIP Tinggalkan Relawan

Jokowi Nyengir Saat Disinggung Permintaan PDIP Tinggalkan Relawan

News | Rabu, 30 November 2022 | 15:14 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB