Survei SMRC: Hanya 20 Persen Warga Merasa Dekat dengan Partai Politik, Paling Banyak Merasa Lengket dengan PDIP

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 01 Desember 2022 | 14:34 WIB
Survei SMRC: Hanya 20 Persen Warga Merasa Dekat dengan Partai Politik, Paling Banyak Merasa Lengket dengan PDIP
Hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait kedekatan masyarakat dengan partai politik, Kamis (1/12/2022). (YouTube SMRC TV)

Suara.com - Saiful Mujani Research and Consulting atau SMRC)mencoba mencari tahu seberapa dekat masyarakat dengan partai politik. Melalui hasil surveinya terungkap kalau hanya sedikit masyarakat yang merasa memiliki kedekatan dengan partai politik.

Dalam survei, para responden diberikan pertanyaan 'Apakah ada partai partai politik yang Ibu/Bapak merasa lebih dekat dengannya?'. Hasilnya, hanya sebanyak 20 persen responden yang merasa dekat dengan partai politik.

Kemudian, sebanyak 73 persen responden mengaku tidak merasa dekat. Sedangkan 7 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Pendiri SMRC, Saiful Mujani mengungkapkan perbedaan identitas partai politik di Indonesia dengan Amerika Serikat. Di Amerika Serikat justru mayoritas masyarakatnya merasa menjadi bagian dari partai politik.

"Di Amerika yang mengaku dirinya sebagai orang partai apakah itu demokrat atau republik itu mayoritas, 60-70 persen kira-kira begitu, yang tidak mengakui itu justru minoritas yang disebut independen," ungkap Saiful Mujani saat pemaparan melalui siaran YouTube SMRC TV pada Kamis (1/12/2022).

Kondisi itu, dikatakan Saiful Mujani sebagai transformasi yang terjadi dari identitas sosial ke identitas politik. Sama halnya dengan eks Presiden Amerika Serikat Barack Obama yang sudah tidak dilihat sebagai orang hitam, tetapi dipandang sebagai orang dari partai demokrat.

"Dari identitas dia orang hitam, itu kan identitas sosial, dia tidak lagi Obama itu dilihat sebagai orang hitam, dia dilihat sebagai orang demokrat," ucapnya.

Kembali ke hasil survei, dari sebanyak 20 persen responden yang mengaku dekat dengan partai politik itu, hanya 18 persen yang mengaku sangat dekat, 49 persen cukup dekat dan 30 persen sedikit dekat.

Sementara 3 persen lainnya memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Lalu, sebanyak 20 persen responden yang mengaku memiliki kedekatan itu merasa dekat dengan PDIP. Setidaknya ada 37 persen responden yang menjawab itu.

Sebanyak 14 persen responden mengaku merasa lebih dekat dengan Partai Golkar, 12 persen dengan PKB, 10 persen dengan Partai Gerindra dan 6 persen dengan Partai Nasional Demokrat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kekuatan Relawan, Jokowi disebut Mulai Merasa Miliki Kuasa Sejajar dengan PDIP

Punya Kekuatan Relawan, Jokowi disebut Mulai Merasa Miliki Kuasa Sejajar dengan PDIP

| Kamis, 01 Desember 2022 | 13:55 WIB

Pertemuan Ketum Parpol KIB: Singgung Ciri-ciri Capres, Siapa yang Bakal Diusung?

Pertemuan Ketum Parpol KIB: Singgung Ciri-ciri Capres, Siapa yang Bakal Diusung?

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 13:01 WIB

Jokowi Tak Kunjung Ditegur Meski Suka Bahas Copras-capres, PDIP: Dia Sering Menghibur

Jokowi Tak Kunjung Ditegur Meski Suka Bahas Copras-capres, PDIP: Dia Sering Menghibur

| Kamis, 01 Desember 2022 | 11:53 WIB

Baper usai Jokowi Sebut Pemimpin Berambut Putih, Ganjar Pranowo Ngadu ke Emak-emak: Bu Kacau Ini, Saya Tertuduh

Baper usai Jokowi Sebut Pemimpin Berambut Putih, Ganjar Pranowo Ngadu ke Emak-emak: Bu Kacau Ini, Saya Tertuduh

| Kamis, 01 Desember 2022 | 11:10 WIB

CEK FAKTA: Ruhut Sitompul Akhirnya Dipecat PDIP dengan Tidak Hormat, Benarkah?

CEK FAKTA: Ruhut Sitompul Akhirnya Dipecat PDIP dengan Tidak Hormat, Benarkah?

| Kamis, 01 Desember 2022 | 10:33 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB