4 Prinsip Cara Membangun Rumah Tahan Gempa, Kokoh dan Cegah Ambruk

Aulia Hafisa Suara.Com
Selasa, 06 Desember 2022 | 07:45 WIB
4 Prinsip Cara Membangun Rumah Tahan Gempa, Kokoh dan  Cegah Ambruk
Ilustrasi rumah ambruk karena gempa - cara membangun rumah tahan gempa (Pexels)

Suara.com - Gempa bumi beberapa kali melanda Indonesia. Hal ini pun membuat banyak rumah ambruk akibat besarnya getaran gempa. Bicara tentang gempa, sepertinya kita memang harus membangun rumah yang bisa tahan gempa. Lalu, bagaimana cara membangun rumah tahan gempa?

Mungkin masih ada yang belum mengetahui bahwa hampir semua wilayah yang ada di Indonesia terletak di jalur yang rawan gempa. Maka dari itu, sebaiknya masyarakat di Indonesia perlu memahami cara mengatasi agar rumah tidak mudah ambruk saat gempa. 

Untuk membuat rumah yang tahan gempa, tentunta perlu membuat kontruksi bangunan dengan yang memang bisa tahan gempa. Lantas, bagaimana cara membangun rumah tahan gempa? Simak berikut ini ulasannya yang dilansir dari situs Indonesia Baik.

1. Fondasi Harus Kuat

Fondasi adalah bagian dari struktur bangunan yang letaknya paling bawah. Ini fungsinya untuk memberikan beban ke dalam tanah. Maka dari itu, fondasi diletakkan di tanah yang keras. Adapun kedalaman minimum pembuatan fondasi dan campuran material guna membangun fondasi juga harus sangat diperhatikan.

2. Material Beton

Cara berikutnya yang perlu diperhatikan untuk membangun rumah yang tahan gempa yaitu kerangka bangunan menggunakan material beton bertulang. Adapun beton bisa dibuat dari campuran kerikil, pasir, semen dan air.

Untum proses pengerjaan serta kualitas beton bertulang ini juga perlu benar-benar diperhatikan. Pasalnya, ini berguna untum melindungi dan menjaga besi dari pengaruh luar, korosi misalnya. Penggunaan alat bantu (molen atau vibrator) juga sangat disarankan guna menghasilkan beton berkualitas tinggi.

3. Material Kayu Tahan Rayap

Baca Juga: Target Jokowi Bangun 1600 Rumah Tahan Gempa Untuk Korban Cianjur

Cara membangun rumah selanjutnya agar tahap gempa yaitu perlu menggunakan material kayu yang tahan rayap. Banyak bangunan jadi mudah roboh saat terjadi gempa karena konstruksi bangunan kurang kokoh serta tak memenuhi standar baku. 

Oleh karena itu, agar memiliki bangunan yang tahan gempa, maka perlu membuat struktur bangunan rumah yang lebih simetris. Pasalnya, bangunan yang memiliki struktur simetris telah terbukti lebih kuat jika dibandingkan struktur non simetris. 

4. Kerangka Bangunan Kokoh

Penting juga untuk diketahui bahwa salah satu penunjang untuk mendapatkan bangunan yang kokoh yaitu pastikan terlebih dulu agar memiliki kerangka bangunan yang kokoh dan kuat. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga harus memenuhi syarat sesuai standar bangunan tahan gempa.

Demikian ulasan mengenai cara membangun rumah tahan gempa yang perlu diketahui. Semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI