Mulai Diterapkan Kembali, Tilang Manual Berlaku untuk Pelanggaran Apa Saja?

Aulia Hafisa

Jum'at, 09 Desember 2022 | 15:47 WIB
Mulai Diterapkan Kembali, Tilang Manual Berlaku untuk Pelanggaran Apa Saja?
Ilustrasi tilang manual - tilang manual untuk pelanggaran apa (Suara.com/Agus H)

Suara.com - Beberapa waktu lalu, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menghapus tilang manual. Sebagai gantinya Polri memberlakukan tilang elektrik atau ETLE. Namun, belum lama ini Polri terlihat kembali menerapkan tilang manual di DKI Jakarta.

Tilang manual kali ini ternyata hanya berlaku bagi jenis pelanggaran tertentu saja. Banyak yang bertanya-tanya, kira-kira tilang manual untuk pelanggaran apa saja? Berikut ini ulasannya.

Mengenai tang manual untuk pelanggaran apa saja, sejumlah sumber menyebutkan bahwa tilang manual ini hanya menyasar beberapa jenis pelanggaran seperti memalsukan atau melepas pelat nomor polisi, balap liar dan knalpot brong.

Tilang  manual kembali dilakukan agar para pengemudi nakal yang bermaksud menyiasati tilang elektronik juga ditindak. Lalu, apa denda bagi pengendara yang melepas pelat nomor polisi, balap liar dan knalpot brong?

Denda atau sanksi bagi pengendara yang melepas pelat nomor polisi, balap liar dan knalpot brong sudah tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang disahkan DPR pada 22 Juni 2009.

Berikut adalah penjabaran denda dari tiap-tiap jenis pelanggaran yang telah disebutkan di atas yang perlu diketahui.

1. Memalsukan Pelat Nomor

Menurut Pasal 280 dan Pasal 288 Ayat 1, setiap pengendara baik kendaraa  bermotor maupun kendaraan mobil yang melakukan pelanggaran dengan memalsukan pelat nomor atau tidak memiliki STNK, maka akan mendapat sanksi pidana kurungan dua bulan atau sanksi denda maksimal Rp500.000.

2. Melepas Pelat Nomor

Menurut pasal 280 setiap pemilik kendaraan bermotor yang melepas pelat Nomor Kendaraan maka akan mendapat sanksi pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000.

3. Menggunakan Knalpot Brong

Berdasarkan Undang-Undang 22 Th 2009 pasal 285 ayat 1 dan Pasal 285 ayat 2, setiap pengendara motor yang melanggar persyaratan teknis dalam berkendara seperti menggunalan kbaplot brong, maka mendapat sanksi pidana kurungan selambatnya 1 bulan atau denda maksimal Rp250.000.

Sedangkan bagi pengendara mobil yang melanggar persyaratan teknis seperti spion, klakson, lampu, bumper, kaca depan, penghapus kaca, maka akan mendapat pidana kurungan selambatnya 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000.

4. Balap Liar

Sanksi maupun denda bagi pelaku balapan liar sesuai Undang-Undang 22 th 2009 pasal 274 ayat 1, maka akan mendapat pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda maksimal Rp24.000.000. Selain itu juga akan mendapat sanksi sesuai pasal 287 ayat 5, yang mana akan mendapat pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp500.000,00.

Demikian ulasan mengenai Tilang Manual untuk Pelanggaran Apa saja yang penting untuk diketahui para pengendara. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Pelanggaran Ini Bisa Langsung Kena Tilang Manual, Cek Sanksinya!

4 Pelanggaran Ini Bisa Langsung Kena Tilang Manual, Cek Sanksinya!

News | Kamis, 08 Desember 2022 | 19:05 WIB

Waspada! Tilang Manual Kembali Diberlakukan, Lengkapi Hal Ini Jika Ingin Selamat

Waspada! Tilang Manual Kembali Diberlakukan, Lengkapi Hal Ini Jika Ingin Selamat

Cianjur | Kamis, 08 Desember 2022 | 15:00 WIB

Kembali Diberlakukan di Jakarta, Ini Pelanggaran yang Disasar Tilang Manual

Kembali Diberlakukan di Jakarta, Ini Pelanggaran yang Disasar Tilang Manual

News | Rabu, 07 Desember 2022 | 19:49 WIB

Terkini

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 22:05 WIB

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:54 WIB

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:15 WIB

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 21:12 WIB

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:46 WIB

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:30 WIB

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:21 WIB

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:30 WIB

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 18:56 WIB