Bagaimana Kondisi PSI Saat Ini?
![Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2017/10/10/30909-ketua-umum-partai-solidaritas-indonesia-grace-natalie.jpg)
Meski tak menjelaskan secara rinci apa alasannya mundur sebagai kader PSI. Michael Victor Sianipar sempat menyinggung soal kondisi PSI saat ini hingga ia memutuskan untuk resign.
Michael menyebutkan, bahwa keputusannya tersebut diambil lantaran sudah tidak meyakini bahwa perjuangan politiknya bisa dilanjutkan bersama PSI lagi.
“Saya bergabung di PSI sejak tahun 2015, dan pernah juga menjadi pengurus dari tingkat kota hingga DPP. Banyak hal yang sudah saya lakukan bersama rekan-rekan di PSI. Namun dengan berat hati, sudah saatnya saya mengundurkan dari dari partai yang saya cintai ini,” kata Michael dalam keterangan resminya, Senin (5/12/2022) pekan lalu.
Michael menyebutkan, selama 5 tahun menjabat Ketua PSI DKI Jakarta, dirinya secara konsisten telah mengawal PSI sebagai partai oposisi terhadap pemerintahan Gubernur Anies Baswedan tahun 2017-2022. Salah satunya, ia sebutkan adalah dalam mengkritisi terkait anggaran Jakarta.
“Lima tahun saya pastikan PSI Jakarta telah konsisten sebagai kekuatan penyimbang Gubernur Anies. Kami tetap kritis, bahkan kami yang terdepan mendorong interpelasi pada saat itu. Saya pastikan PSI Jakarta telah berusaha keras untuk kritis namun tetap obyektif dan konstruktif,” jelasnya.
Kemudian, dia menyebutkan selama menjabat telah mendorong cara berorganisasi dan berpartai yang menjunjung prinsip transparansi, meritokrasi, obyektifitas, dan profesionalisme.
Bahkan, kata dia, seleksi calon legislatif (caleg) di Jakarta menganut sistem yang kompetitif dan transparan. Yakni dengan melibatkan panelis dan uji publik. Para anggota dewan dan pengurus juga dievaluasi berkala menggunakan matriks kinerja.
“Selama saya menjadi Ketua Jakarta, saya pastikan partai berjalan secara profesional. Pendanaan partai bisa dipertanggung jawabkan dan ada laporan keuangan dan laporan kinerja tahunan yang bisa dibaca oleh publik,” ujar dia.
“Tidak mungkin PSI Jakarta menyuarakan transparansi dan akuntabilitas di Pemprov DKI kalau prinsip tersebut tidak kami jalankan sendiri di internal kami,” sambungnya.
Lebih lanjut, pria yang diketahui pernah menjadi staf pribadi Gubernur Basuki Tjahja Purnama (Ahok) itu mengucapkan rasa terima kasihnya terhadap PSI. Dimana telah diberikan kesempatan untuk mengembangkan visi dan kompetensi sebagai politisi selama menjabat sebagai anggota partai.
“Saya bersyukur atas kesempatan yang diberikan, untuk persahabatan dan kerjasama dengan banyak rekan di PSI. Namun, seiring berjalannya waktu, partai yang saya bayangkan dan cita-citakan, yang saya ketahui diawal, sudah jauh berubah sekarang. Sudah saatnya saya pamit dan undur diri dari PSI,” tandas dia.
Sebagai informasi, Michael Victor Sianipar merupakan Ketua PSI di Provinsi Jakarta sejak tahun 2017 hingga sekarang. Michael juga pernah menjabat sebagai Ketua PSI Jakarta Pusat pada tahun 2015-2017 dan pengurus DPP PSI tahun 2021-2022.
Apakah Michael Bakal Dukung Anies?
![Ketua DPW PSI DKI Jakarta Michael Victor Sianipar. [Instagram@michaelvsianipar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/18/19652-ketua-dpw-psi-dki-jakarta-michael-victor-sianipar.jpg)
Usai resmi keluar dari PSI, Michael Victor Sianipar belum memberikan kepastian bakal ke mana dirinya melanjutkan petualangan politiknya.
Namun demikian, ia mengaku sudah didekati oleh sejumlah partai politik. Dan ia bakal memutuskan bakal berlabuh ke partai mana dalam waktu dekat ini.
"Partai yang nawarin jujur sudah banyak ya, tapi saya enggak enak nyebut nama partai. Tapi saya masih fokus di pengunduran dari PSI dulu," ujar Michael kepada awak media beberapa waktu lalu.
Meski belum bisa dipastikan, jika merunut jejak politiknya, Michael sempat terekam kamera saat bersama Anies Baswedan. Momen itu terekam saat keduanya menghadiri acara Youth 20 atau Y20 yang diselenggarakan Michael pada Februari 2022. Kala itu, Anies menghadiri kegiatan tersebut selaku Gubernur DKI Jakarta.
Saat disinggung mengenai arah dukungan Michael pada kontestasi Pemilihan Presiden 2024, ia mengaku akan mendukung sosok yang memiliki tiket ke ajang Pilpres.
"Ya saya dukung capres yang punya tiket. Kalau sekarang kan belum pada punya tiket," ucap Michael.
Di sisi lain, Anies Baswedan saat ini adalah bakal calon presiden (bacapres) dari Partai NasDem. Demi mendapatkan perahu untuk beradu di Pilpres 2024, Anies digadang-gadang bakal didukung tiga partai koalisi yakni NasDem, PKS dan Demokrat.
Apakah Michael Victor Sianipar bakal mendukung Anies dan berlabuh ke salah satu partai pendukungnya? Patut ditunggu.