NasDem Setia Menunggu di Koalisi Perubahan, Tapi Demokrat dan PKS Punya Strategi Masing-masing

Jum'at, 16 Desember 2022 | 14:31 WIB
NasDem Setia Menunggu di Koalisi Perubahan, Tapi Demokrat dan PKS Punya Strategi Masing-masing
Ketua DPP NasDem Sugeng Suparwoto. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Koalisi Perubahan yang direncanakan diawaki tiga partai politik, NasDem, PKS dan Demokrat, tak kunjung mendeklarasikan diri, setelah mundur dari tanggal yang direncanakan pada 10 November 2022 silam. Lalu kapan koalisi yang sedang dijajaki NasDem, PKS, dan Demokrat ini direalisasikan secara resmi?

Ketua DPP NasDem Sugeng Suparwoto mengatakan, deklarasi koalisi yang akan mengusung Anies Baswedan menjadi bakal capres tersebut masih menunggu keputusan masing-masing partai. Ketiga partai di Koalisi Perubahan memiliki strategi sendiri, sebelum menentukan kapan waktu yang tepat.

"Masing-masing, lagi-lagi masing-masing punya strateginya," kata Sugeng, Jumat (16/12/2022).

"Demokrat punya strategi kenapa belum mengumumkan hari ini. PKS juga demikian, yang itu kami bahas di tim kecil," ujar Sugeng.

NasDem yang sudah lebih mendeklarasikan bakal calon presiden Anies Baswedan, mengaku tidak masalah terkait koalisi yang juga belum dideklarasikan.

Sugeng memastikan NasDem menghormati Demorkat dan PKS dalam menentukan waktu deklarasi koalisi.

"Dan itu tidak ada masalah masing masing," kata Sugeng.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu membantah isu molornya deklarasi Koalisi Perubahan karena mekanisme partainya yang harus melalui tahap Majelis Syuro. Ia bahkan menegaskan, koalisi masih saling menunggu, baik Demokrat, Nasdem, maupun PKS.

"Semua saling menunggu kok, bukan menunggu PKS. Jadi saling menajamkan kesepakatan," kata Syaikhu saat ditemui di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) dikutip dari Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Kamis (15/12/2022).

Baca Juga: 'Semua Saling Menunggu', PKS Bocorkan Alasan Koalisi Perubahan Tak Kunjung Deklarasi

Menurutnya, komunikasi tim kecil membahas rencana koalisi masih terus berjalan sampai saat ini. Tim kecil ini masih menajamkan platform kemenangan dengan sejumlah kesepakatan yang ada.

"Masih kita tajamkan di tim-tim kecil. (Komunikasi) masih terus berjalan," tegasnya

PKS dikabarkan Syaikhu tetap mengusulkan nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai kader PKS yang mendampingi Anies Baswedan. Namun, ia mengatakan usulannya akan tetap diuji dalam survei.

"Tetap itu (mengusulkan Ahmad Heryawan), karena itu kan sebagai amanah saya untuk mengusung kader, tapi nanti secara fair, kita akan uji dalam survei," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI