Sisi Gelap Santa Claus, Mengenal Krampus Iblis Kambing Muncul Jelang Natal

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 22 Desember 2022 | 18:07 WIB
Sisi Gelap Santa Claus, Mengenal Krampus Iblis Kambing Muncul Jelang Natal
Festival Krampus (tangkapan layar YouTube Căpățînă Andrei)

Suara.com - Santa Claus adalah figur yang paling dinanti kehadirannya setiap tahun dalam perayaan Hari Natal. Namun ternyata ada sisi gelap Santa Claus yang perlu kalian ketahui.

Biasanya, Santa Claus di-visual-kan sebagai sosok orang tua dengan jenggot putih yang sangat ramah dan baik kepada anak-anak. Ia juga identik memakai mantel warna merah.

Dibalik itu, ada sisi gelap Santa Claus yang dikenal bernama Krampus. Dalam budaya Eropa, Santa dan Krampus adalah karakter yang menggambarkan kebaikan dan kejahatan.

Apa itu Krampus?

Dikutip dari nationalgeographic.com, Krampus adalah makhluk setengah kambing, setengah iblis yang mengerikan. Sosoknya benar-benar membuat seseorang menjadi baik dan tidak mau berbuat nakal.

Krampus selalu digambarkan dengan tanduk, rambut hitam, taring, kuku tajam dan lidah panjang. Dia disebut-sebut menjadi musuh Santa Claus.

Perlu diketahui, dalam agama Katolik, St. Nicholas adalah santo pelindung anak-anak. Munculnya sosok Santa Claus ini pun berasal dari kisah St. Nicholas.

Sementara Krampus adalah karakter anti-St. Nicholas yang datang membawa rantai serta lonceng yang diikat bersama dengan tongkat birch yang berfungsi untuk memukul anak-anak nakal.

Krampus kemudian mengangkut anak-anak nakal itu ke dunia bawah.

Asal-Usul Krampus

Nama Krampus berasal dari istilah Jerman kuno "krampen", yang berarti cakar, dan dikatakan sebagai putra Hel dalam mitologi Norse. Binatang legendaris itu juga memiliki karakteristik yang sama dengan makhluk iblis menakutkan lainnya dalam mitologi Yunani, termasuk satyr dan faun.

Legenda tersebut merupakan bagian dari tradisi Natal berusia berabad-abad di Jerman, di mana perayaan Natal dimulai pada awal Desember.

Krampus diciptakan sebagai sisi gelap St. Nicholas yang baik hati, yang menghadiahi anak-anak dengan permen. Krampus, sebaliknya, akan memukuli anak-anak yang "jahat", memasukkan mereka ke dalam karung, dan membawa mereka pergi ke sarangnya.

Menurut cerita rakyat, Krampus konon muncul di kota-kota pada malam tanggal 5 Desember, yang dikenal sebagai Krampusnacht, atau Malam Krampus.

Keesokan harinya, 6 Desember, adalah Nikolaustag, atau Hari St. Nicholas, ketika anak-anak melihat ke luar pintu mereka untuk melihat apakah kaus kaki atau sepatu bot yang mereka tinggalkan pada malam sebelumnya berisi hadiah karena telah perilaku baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penasaran Kenapa Santa Pakai Baju Merah? Asal-usulnya Dimulai Abad ke-18

Penasaran Kenapa Santa Pakai Baju Merah? Asal-usulnya Dimulai Abad ke-18

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 12:45 WIB

Sambut Natal, Ada Parade Santa Claus Hingga Aktivitas Seru di Mal Ini

Sambut Natal, Ada Parade Santa Claus Hingga Aktivitas Seru di Mal Ini

Lifestyle | Selasa, 06 Desember 2022 | 14:45 WIB

Cara Main Santa Tracker Game Google untuk Meriahkan Hari Natal 2022

Cara Main Santa Tracker Game Google untuk Meriahkan Hari Natal 2022

News | Kamis, 01 Desember 2022 | 14:57 WIB

Terkini

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:43 WIB

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

Soal Perbedaan 1 Syawal 1447 H, MUI Sebut Penetapan Idulfitri Adalah Kewenangan Pemerintah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:31 WIB

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

Bukan Hanya Pepohonan, Tanah Hutan Tua Ternyata Penyimpan Karbon Terbesar di Bumi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:30 WIB

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

H-1 Lebaran: Arus One Way Tol Cipali Terpantau Lengang, Volume Kendaraan Turun Drastis 68 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:05 WIB

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

Modus Licik Sabu 26,7 Kg di Ban Serep: Polres Jakpus Bongkar Jaringan Medan-Jakarta Senilai Rp25,9 M

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:57 WIB

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

Grebeg Syawal 2026 Jogja Diserbu Ribuan Warga, Gunungan Jadi Rebutan Usai Salat Id

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:46 WIB

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

Pramono Anung ke Istiqlal, Rano Karno Kawal Ma'ruf Amin di Balai Kota Saat Idulfitri Besok

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:44 WIB

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

Ketidakadilan Gender: Mengapa Perempuan Paling Dirugikan Atas Krisis Air?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:29 WIB

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB