WHO Laporkan Rumah Sakit di China Mulai Penuh Seiring Lonjakan Kasus

Diana Mariska | BBC | Suara.com

Jum'at, 23 Desember 2022 | 10:35 WIB
WHO Laporkan Rumah Sakit di China Mulai Penuh Seiring Lonjakan Kasus
Covid-19: Rumah sakit di China mulai penuh seiring lonjakan kasus, kata WHO. (BBC)

Suara.com - Banyak rumah sakit di China tampaknya penuh di tengah kekhawatiran tentang gelombang baru Covid-19 yang melanda negara itu, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kepala Kedaruratan WHO dr. Michael Ryan mengatakan unit perawatan intensif (ICU) sibuk meskipun pejabat pemerintah mengatakan angka kasus "relatif rendah".

Data China menunjukkan tidak ada yang meninggal karena Covid pada hari Rabu (21/12) tetapi ada keraguan tentang dampak sebenarnya dari penyakit tersebut.

Dalam beberapa hari terakhir banyak rumah sakit di Beijing dan kota-kota lain mulai penuh seiring gelombang Covid terbaru melanda China.

Sejak 2020, China memberlakukan pembatasan kesehatan yang ketat sebagai bagian dari kebijakan nol Covid.

Namun, pemerintah mengakhiri sebagian besar tindakan tersebut dua minggu lalu setelah muncul aksi protes yang tidak pernah terjadi sebelumnya terhadap kontrol ketat.

Sejak itu angka kasus melonjak, menimbulkan kekhawatiran akan tingginya angka kematian di kalangan orang tua, yang sangat rentan.

Meski ada peningkatan kasus, data resmi menunjukkan hanya ada lima orang yang meninggal akibat Covid pada Selasa dan dua orang pada Senin.

Ini telah menyebabkan kepala kedaruratan WHO Dr Ryan mendesak China untuk memberikan lebih banyak informasi tentang penyebaran virus terbaru.

Dia berkata: "Di China, yang dilaporkan adalah jumlah kasus relatif rendah di ICU, tetapi secara anekdot ICU sedang penuh.

"Kami sudah mengatakan ini berminggu-minggu bahwa virus yang sangat menular ini akan sangat sulit untuk dihentikan sepenuhnya, hanya dengan langkah-langkah kesehatan masyarakat dan sosial."

Berbicara selama konferensi pers mingguan di Jenewa, Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dia "sangat prihatin dengan situasi yang berkembang di China".

Dia meminta data spesifik tentang tingkat keparahan penyakit, penerimaan rumah sakit dan persyaratan perawatan intensif.

Dr Ryan menambahkan bahwa "vaksinasi adalah strategi keluar" untuk wabah virus corona.

China telah mengembangkan dan memproduksi vaksinnya sendiri, yang terbukti kurang efektif dalam melindungi orang-orang dari penyakit Covid yang serius dan kematian, dibandingkan vaksin mRNA yang digunakan di sebagian besar negara di dunia.

Komentar dr. Ryan datang seiring pemerintah Jerman mengumumkan pada hari Rabu bahwa mereka telah mengirimkan gelombang pertama vaksin BioNTech Covid-19 ke China.

Vaksin Jerman awalnya akan diberikan kepada para ekspatriat di China - diperkirakan sekitar 20.000.

Ini adalah vaksin Covid-19 asing pertama yang dikirim ke China, meskipun tidak ada detail yang dirilis tentang waktu atau ukuran pengiriman.

Bulan lalu saat berkunjung ke Beijing, Kanselir Olaf Scholz mendesak agar vaksin tersebut juga tersedia secara cuma-cuma untuk warga China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

China dan Australia Berupaya Kembali Jalin Kerja Sama Pasca Ketegangan Politik

China dan Australia Berupaya Kembali Jalin Kerja Sama Pasca Ketegangan Politik

Bisnis | Kamis, 22 Desember 2022 | 11:58 WIB

Jepang Waspada! Jet Tempur China Mendarat di Kapal Induk Dekat Okinawa

Jepang Waspada! Jet Tempur China Mendarat di Kapal Induk Dekat Okinawa

| Kamis, 22 Desember 2022 | 11:53 WIB

Operasi Kelopak Mata, Penyanyi Zhang Qiang Mengaku Menyesal Lihat Hasilnya

Operasi Kelopak Mata, Penyanyi Zhang Qiang Mengaku Menyesal Lihat Hasilnya

Your Say | Rabu, 21 Desember 2022 | 17:47 WIB

Dihukum PSSI, Eks Pilar CSL China Harap Persib Bandung Lakukan Ini di Pekan 16 Liga 1, Gusur Persija Jakarta di Klasemen?

Dihukum PSSI, Eks Pilar CSL China Harap Persib Bandung Lakukan Ini di Pekan 16 Liga 1, Gusur Persija Jakarta di Klasemen?

| Rabu, 21 Desember 2022 | 14:20 WIB

Pandemi Belum Berakhir, Lorong-lorong RS di China Dipenuhi Pasien Covid-19 hingga Mayat-mayat Bergelimpangan

Pandemi Belum Berakhir, Lorong-lorong RS di China Dipenuhi Pasien Covid-19 hingga Mayat-mayat Bergelimpangan

| Rabu, 21 Desember 2022 | 12:03 WIB

Arab Saudi dan China Makin Mesra, Segera Bikin Mega Proyek Baru

Arab Saudi dan China Makin Mesra, Segera Bikin Mega Proyek Baru

Bisnis | Rabu, 21 Desember 2022 | 10:41 WIB

Terkini

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:23 WIB

Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?

Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:18 WIB

Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah

Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:06 WIB

Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus

Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:55 WIB

Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi

Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:46 WIB

Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat

Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:40 WIB

Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau

Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:36 WIB

Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan

Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:14 WIB

Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas

Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:03 WIB

Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana

Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:36 WIB