Survei Voxpol Sebut Mayoritas Publik Tak Setuju Presiden Harus Suku Jawa, Tanda Kualitas Demokrasi Membaik?

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 24 Desember 2022 | 08:00 WIB
Survei Voxpol Sebut Mayoritas Publik Tak Setuju Presiden Harus Suku Jawa, Tanda Kualitas Demokrasi Membaik?
Ilustrasi Pemilihan umum - Pemilu 2024 (Pexels)

Suara.com - Jelang Pemilu 2024, Voxpol Research & Consulting Center merilis hasil survei terkait pendapat publik terkait presiden yang berasal dari suku Jawa. Apa hasilnya?

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research & Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengungkap mayoritas publik yakni sebanyak 53,5 persen tidak setuju jika presiden harus berasal dari suku Jawa.

Sementara itu, sebanyak 38,3 persen responden lainnya setuju jika presiden harus berasal dari suku Jawa. Adapun 8,2 persen responden sisanya menjawab tidak tahu/tidak jawab.

"Masih besar memang 38 persen menginginkan orang Jawa menjadi presiden," kata Pangi saat acara rilis survei di Jakarta, Jumat.

Anggota Komisi VII DPR RI Adian Napitupulu yang hadir sebagai pembicara mengamini temuan hasil survei tersebut. Menurutnya, hasil survei tersebut menunjukkan kualitas demokrasi di tengah masyarakat yang semakin membaik.

"Berikutnya orang tidak akan bertanya suku mu dari mana etnis mu dari mana, ketika kau mau memperjuangkan masyarakat kau berpotensi untuk menang dari tempat itu walaupun kau bukan tidak berasal dari etnis tempat itu," tuturnya.

Ia menilai masyarakat harus berani membuka peluang sebesar-besarnya bagi kemungkinan presiden yang tidak hanya berasal dari suku Jawa sebagai pendewasaan bangsa Indonesia.

"Kalau menurut saya kalau kita konsisten dengan republik Indonesia itu terjadi," ucapnya.

Survei Voxpol Center Research & Consulting yang dilakukan pada 22 Oktober-7 November dilakukan terhadap 1.220 responden menggunakan multistage random sampling. Survei ini memiliki toleransi atau batas kesalahan (margin of error) sekitar 2,81 persen.

baca juga

Usia responden yang dijadikan sampel adalah 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka secara langsung dengan responden menggunakan kuesioner. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Baswedan Unggul Voting ILC, Bachrum: Makanya Orang Serakah Berwacana 3 Periode

Anies Baswedan Unggul Voting ILC, Bachrum: Makanya Orang Serakah Berwacana 3 Periode

Sumatera | Sabtu, 24 Desember 2022 | 07:06 WIB

Survei LPI: Politik Identitas Akan Meningkat di Tahun 2023, Pemicunya 2 Faktor Ini

Survei LPI: Politik Identitas Akan Meningkat di Tahun 2023, Pemicunya 2 Faktor Ini

Moots | Jum'at, 23 Desember 2022 | 20:36 WIB

Usai Pelecehan Seksual, Wanita Emas Kini Tuding KPU Desain Ganjar Pranowo Jadi Presiden

Usai Pelecehan Seksual, Wanita Emas Kini Tuding KPU Desain Ganjar Pranowo Jadi Presiden

News | Jum'at, 23 Desember 2022 | 19:06 WIB

Terkini

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Dibawa ke Paripurna, Siap Disahkan Jadi UU

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:18 WIB

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Jejak Gugatan Karhutla Sumsel, 8 Perusahaan Pernah Masuk Perkara: Begini Panjang Perjalanan Hukumnya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Langkah Kecil untuk Tumbuh Sehat, Kilang Plaju Dukung Gizi Anak Sungai Rebo

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Free Kick Dean James Robek Gawang Thailand, Iklas Sanron Samakan Kedudukan

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:49 WIB

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Masih Ingat Sepatu Bata? Begini Perjalanan Brand Ini Selama 95 Tahun di Indonesia

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lebih dari Sekadar Visual: Intip Keseruan CHROMA di The Lounge by CASA pada Art Jakarta 2026

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

Merasa Namanya Hancur, Fuad Hasan Klaim Tak Pernah Beri Nusron Wahid Uang Ratusan Miliar

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

Soroti Proyek MBG hingga Militerisasi Sipil, Forum Cik Ditiro Desak Revisi Ulang UU TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:11 WIB

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

Panja Komisi IX Rampungkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Draf Akhir 23 Bab 313 Pasal

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Biar Mata Panda Nggak Bikin Makeup Abu-Abu, Catat Trik Pakai Corrector Orange Ini

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 21:08 WIB

×