Pesawat Jetstar dari Melbourne Ditolak Mendarat di Bali karena Miskomunikasi

Diana Mariska | ABC | Suara.com

Kamis, 29 Desember 2022 | 13:27 WIB
Pesawat Jetstar dari Melbourne Ditolak Mendarat di Bali karena Miskomunikasi
Ilustrasi pesawat Jetstar. (Pixabay/FranckinJapan)

Suara.com - Maskapai penerbangan Jetstar menyelidiki adanya "miskomunikasi" yang menyebabkan salah satu pesawat yang membawa turis ke Bali terpaksa berbalik arah dan dipulangkan kembali ke Melbourne.

Penerbangan JQ35 dari Melbourne ke Bali yang dijadwalkan berangkat sekitar pukul 18.00 Selasa lalu, sebelumnya telah mengalami penundaan hingga Pukul 23.00.

Seorang penumpang, Rafe Berding, menjelaskan ketika bersiap-siap mendarat di Bali, pesawat ini ditolak untuk mendarat.

"Para awak kabin dan penumpang kebingungan mengapa kami ditolak mendarat," ujarnya kepada ABC News.

"Menurut pilot, pihaknya tidak mendapatkan jawaban atas penolakan ini dan memberi tahu para penumpang pada saat itu," tambahnya.

Rafe mengatakan para penumpang kemudian diberitahu jika landasan pacu yang bisa dengan aman mendaratkan pesawat besar ditutup saat pesawat ini mendekati wilayah Bali.

Menurut dia, permasalahan ini tampaknya merupakan "masalah di pihak Jetstar".

"Tentu saja para penumpang kecewa dengan kejadian itu tapi kami lebih khawatir lagi mengapa maskapai dan juga otoritas lokal tidak melakukan percakapan dan korespondensi sebelumnya," katanya.

Seorang penumpang perempuan mengatakan liburan keluarganya selama 12 hari kini berkurang menjadi 10 hari.

"Kita tidak bisa mendapatkan kompensasi untuk itu," katanya.

"Semua orang sangat terpukul dan marah, ada yang harus mengejar lanjutan perjalanan dengan kapal feri. Sepertinya kacau dan salah urus," ujarnya.

Jetstar meminta maaf

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Jetstar mengatakan penerbangan Melbourne ke Bali hari Selasa telah ditukar dengan pesawat Boeing 787 yang lebih besar untuk membawa lebih banyak penumpang.

Menurut juru bicara tersebut, pertukaran pesawat itu tidak disetujui oleh regulator bandara di Indonesia karena adanya kesalahan komunikasi.

"Segera setelah kami mengetahui hal itu, penerbangan kembali ke Melbourne dan kami menjadwalkan ulang penumpang untuk penerbangan hari Rabu," jelasnya.

"Kami menyadari hal ini merupakan pengalaman yang sangat membuat frustrasi dan kami dengan tulus meminta maaf atas apa yang terjadi," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Lokasi Wisata Untuk Menyambut Tahun Baru di Bali

7 Lokasi Wisata Untuk Menyambut Tahun Baru di Bali

| Kamis, 29 Desember 2022 | 11:32 WIB

WNA Malaysia Ditemukan Terapung di Bibir Pantai Nusa Penida Tanpa Nyawa

WNA Malaysia Ditemukan Terapung di Bibir Pantai Nusa Penida Tanpa Nyawa

Bali | Kamis, 29 Desember 2022 | 09:55 WIB

Berkas Kelar, Pembunuh Gung Mirah segera Disidang

Berkas Kelar, Pembunuh Gung Mirah segera Disidang

| Kamis, 29 Desember 2022 | 09:43 WIB

Tiga Catatan Penting untuk Bali United yang Jadi Perhatian Tim Risk Assessment

Tiga Catatan Penting untuk Bali United yang Jadi Perhatian Tim Risk Assessment

| Kamis, 29 Desember 2022 | 08:45 WIB

Ini Peta Rawan Macet di Kota Denpasar dan Kuta Bali Saat Tahun Baru

Ini Peta Rawan Macet di Kota Denpasar dan Kuta Bali Saat Tahun Baru

| Rabu, 28 Desember 2022 | 23:01 WIB

Ini Rencana Pengalihan Arus Lalulintas Malam Tahun Baru 2023 di Kuta Bali

Ini Rencana Pengalihan Arus Lalulintas Malam Tahun Baru 2023 di Kuta Bali

| Rabu, 28 Desember 2022 | 21:53 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB