Suara.com - Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais mendadak berubah sikap pasca partainya lolos verifikasi faktual ulang Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Bak melupakan semua tudingannya soal pihak yang menjegal Partai Ummat jelang Pemilu 2024, Amien terang-terangan mengapresiasi kinerja KPU dan Bawaslu.
"Ternyata, alhamdulilah, keindahan demokrasi di Indonesia ini. Artinya selalu terbuka dengan perbaikan," ujar Amien di Kantor KPU, Jumat (30/12/2022).
"Bayangkan kalau misalnya KPU sudah tutup, mengunci, mau apa pun terserah, tetapi, kan, enggak seperti itu. Jadi, ini apresiasi saya pada KPU, Bawaslu," katanya melanjutkan.

Perubahan sikap Amien Rais ini ternyata mengundang beragam respons, salah satunya dari politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul. Ruhut menilai Amien harus berhenti menuding pihak lain dan belajar introspeksi atas kesalahan sendiri.
"Amien Rais belajarlah menunjuk hidung sendiri sebelum menunjuk hidung orang lain. Alangkah naif dan malunya, kemarin karena kesalahan sendiri, tetapi menyalahkan pemerintah," tutur Ruhut, dikutip pada Minggu (1/1/2023).
Lolosnya Partai Ummat, menurut Ruhut, menunjukkan bahwa KPU selalu memberi peluang untuk melakukan perbaikan. Di sisi lain, hal ini bisa juga membuktikan bahwa tudingan Amien tidak benar.
"Jadi, enggak benar fitnah dan tuduhan yang selama ini dinyatakan sekarang sudah lolos. Jadi, itu baru awal, masih panjang yang harus dijalani Amien Rais," terang Ruhut.
![Ruhut Sitompul. [Foto: Twitter @ruhutsitompul]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/05/14/22138-ruhut-sitompul-foto-twitter-atruhutsitompul.jpg)
Saat ini ada hal lain yang semestinya menjadi fokus Partai Ummat, yakni bersaing dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang notabene dibentuk Amien Rais di masa lalu.
"Ingat tidak mudah persaingan dengan PAN, karena itu dia juga bentuk. Jadi, bersikaplah dia sekarang sebagai negarawan. Jangan bicara sembarangan lagi, agar bisa bersaing dengan PAN," jelas Ruhut.
"Sekarang pemilih juga banyak anak muda, tidak ada lagi yang tau siapa itu Amien Rais. Jadi, dia bukan berhadapan dengan partai lain, tetapi sesama jeruk makan jeruk," tandasnya.
DISCLAIMER
Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.