Dua Menteri Terancam Didepak Jokowi, 'Dosa' NasDem Gegara Usung Anies jadi Capres 2024?

Ruth Meliana Dwi Indriani | Dita Alvinasari | Suara.com

Minggu, 08 Januari 2023 | 08:15 WIB
Dua Menteri Terancam Didepak Jokowi, 'Dosa' NasDem Gegara Usung Anies jadi Capres 2024?
Anies Baswedan bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh di HUT ke-11 Partai Nasdem di JCC, Jakarta, Jumat (11/11/2022). (ist/ dok IG @aniesbaswedan)

Suara.com - Isu Presiden Joko Widodo akan segera melakukan reshuffle atau perombakan kabinet makin santer berembus. Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat bahkan secara gamblang membeberkan dua nama menteri dari Partai NasDem yang layak dievaluasi.

Menyusul hal tersebut, muncul desas-desus jika perombakan dua menteri dari NasDem ini merupakan akibat dari partai besutan Surya Paloh yang memutuskan mencalonkan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden 2024.

Hal tersebut pun menjadi perbincangan panas politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus saat berada di acara ILC yang dipandu Karni Ilyas.

Pada momen ini, Karni Ilyas melontarkan pertanyaan, mengapa PDI Perjuangan dengan berani gamblang menyebut siapa menteri yang bakal dirombak. Sedangkan, Jokowi bahkan tidak menyebut sama sekali terkait siapa menteri yang bakal di-reshuffle.

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Deddy Sitorus ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDIP Deddy Sitorus ditemui di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (1/7/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

"Kenapa presiden tidak menyebut yang mau di-reshuffle itu siapa dari partai apa, tapi dari PDIP langsung saja yang harus mundur itu 2 orang dari NasDem dua-duanya, dosa apa NasDem?" tanya Karni Ilyas seperti dikutip melalui tayangan Indonesia Lawyers Club pada Minggu (8/1/2023).

Deddy Sitorus pun lantas menerangkan jika pernyataan dari rekan separtainya mengenai 2 menteri NasDem bakal jadi sasaran evaluasi justru merupakan sebuah undangan untuk berdiskusi.

"Mungkin bisa dipandang sebagai dosa apa kalau menurut Bang Karni. Kalau saya justru itu undangan untuk berdiskusi. Ya bisa saja justru untuk kemudian kita bisa duduk bareng diskusi," kata Deddy.

Anak buah Megawati Soekarnoputri ini mengungkapkan jika sudah sejak lama PDI Perjuangan tidak duduk bareng dan berdiskusi dengan partai koalisinya, NasDem.

"Karena praktis sejak itu tidak ada diskusi yang intens lagi antara PDI Perjuangan dengan NasDem sebagai partai koalisi. Hanya terakhir ketika Ibu Puan Maharani datang bersilaturahmi ke kantor NasDem pada saat itu," terang Deddy.

Ia pun menjelaskan bahwa pernyataan PDI Perjuangan tidak bisa hanya dilihat sebagai hal negatif, tapi juga ada sisi positifnya, yakni sebagai undangan untuk berdiskusi bersama.

Pada kesempatan ini, Karni Ilyas lantas blak-blakan bertanya, apakah mencalonkan mantan Gubernur DKI Jakarta merupakan dosa besar yang dilakukan oleh NasDem.

"Apakah dengan NasDem mencalonkan Anies itu, itu adalah dosanya NAsDem?" tanya Karni.

Deddy Sitorus pun menyebut jika hal tersebut merupakan pemikiran dari Karni Ilyas dan bukan dirinya. Ia tegas menerangkan jika soal reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif yang dimiliki presiden.

"Itu kesimpulan Bang Karni, saya tidak menyebut, dari tadi saya mengatakan bahwa reshuffle pertama adalah hak prerogatif presiden, kedua itu haruslah berdasarkan alasan-alasan yang konkret," ujar Deddy.

Ia juga mengungkapkan kemungkinan-kemungkinan lain soal reshuflle yang akan dilakukan oleh Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Milenial Lihat Rekam Jejak Anies Baswedan, Relawan: Selama Pimpin Jakarta Ia Berhasil....

Dorong Milenial Lihat Rekam Jejak Anies Baswedan, Relawan: Selama Pimpin Jakarta Ia Berhasil....

| Sabtu, 07 Januari 2023 | 21:42 WIB

CEK FAKTA: Beredar Video Pelaku Penganiayaan Relawan Anies Ternyata Loyalis Ganjar, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Video Pelaku Penganiayaan Relawan Anies Ternyata Loyalis Ganjar, Benarkah?

News | Sabtu, 07 Januari 2023 | 21:12 WIB

PAN Cerita Kadernya Dulu Mundur dari Menteri karena Beda Haluan dengan Jokowi, Sindir Nasdem?

PAN Cerita Kadernya Dulu Mundur dari Menteri karena Beda Haluan dengan Jokowi, Sindir Nasdem?

News | Sabtu, 07 Januari 2023 | 20:32 WIB

Jelang HUT PDI Perjuangan 2023, Megawati Soekarnoputri Keluarkan Ultimatum

Jelang HUT PDI Perjuangan 2023, Megawati Soekarnoputri Keluarkan Ultimatum

| Sabtu, 07 Januari 2023 | 20:09 WIB

Capres Ganjar Pranowo Atau Puan Maharani di Sumbar? Ini Kata Pengamat Politik Asrinaldi

Capres Ganjar Pranowo Atau Puan Maharani di Sumbar? Ini Kata Pengamat Politik Asrinaldi

| Sabtu, 07 Januari 2023 | 19:36 WIB

Jelang HUT PDIP ke-50, Megawati Sampaikan 7 Perintah untuk Kader, Ini Isinya

Jelang HUT PDIP ke-50, Megawati Sampaikan 7 Perintah untuk Kader, Ini Isinya

Jakarta | Sabtu, 07 Januari 2023 | 18:30 WIB

Terkini

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

News | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

News | Senin, 27 April 2026 | 10:49 WIB

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

News | Senin, 27 April 2026 | 10:47 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB