NasDem Sebut Jokowi Harusnya Izin Surya Paloh Sebelum Reshuffle, Jhon Sitorus Malah Bilang Terima Kasih

Dany Garjito | Elvariza Opita | Suara.com

Senin, 09 Januari 2023 | 15:44 WIB
NasDem Sebut Jokowi Harusnya Izin Surya Paloh Sebelum Reshuffle, Jhon Sitorus Malah Bilang Terima Kasih
Ketum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Foto ist/ setkab.go.id)

Suara.com - Pernyataan Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie alias Gus Choi kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya Gus Choi menyebut seharusnya Presiden Joko Widodo meminta izin terlebih dahulu kepada partai-partai pengusungnya sebelum melakukan reshuffle kabinet.

Dalam hal ini, tentu saja Gus Choi merujuk pada wacana reshuffle kabinet Jokowi yang diduga akan menyasar menteri-menteri dari Partai NasDem.

Karena itulah, Gus Choi menyebut seharusnya Jokowi menghormati hak Partai NasDem sebagai pengusung Jokowi. Apalagi karena partainya sudah mendukung Jokowi sejak periode pertama pemerintahan tahun 2014 lalu.

"NasDem itu pendukung setia Pak Jokowi sejak 2014. Reshuffle sekarang itu apa sudah menghormati hak NasDem sebagai pengusung? Misalnya Pak Surya diajak konsultasi, ditanya, diberitahu (soal reshuffle kabinet), itu yang saya tidak tahu," ungkap Gus Choi, Sabtu (7/1/2023).

Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Effendy Choirie di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018). [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem Effendy Choirie di Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018). [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Pernyataan Gus Choi inilah yang kemudian banyak disorot, salah satunya oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus. Lewat akun Twitter-nya @Miduk17, Jhon malah mengucapkan terima kasih saat mengomentari pemberitaan soal pernyataan Gus Choi tersebut.

Usut punya usut, Jhon Sitorus menilai pernyataan Gus Choi itu merupakan wujud sikap Partai NasDem sebagai musuh dalam selimut.

"Terimakasih sebesar-besarnya kepada NASDEM. Kalian semakin menunjukkan bahwa kalian memang MUSUH DALAM SELIMUT," tulis Jhon, dikutip pada Senin (9/1/2023).

Loyalis Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, itu menyatakan bahwa tidak ada regulasi yang mewajibkan presiden untuk berkonsultasi kepada petinggi partai politik jelang reshuffle.

"Tidak pernah ada dalam UUD bahwa Reshuffle kabinet harus melapor ke pimpinan PARPOL," ujar Jhon.

"Haluan kita ada UUD 1945, bukan om BREWOK sang penunggang BAPAK politik IDENTITAS," lanjutnya.

Pernyataan Jhon ini diamini banyak pihak. Warganet menilai sikap Gus Choi adalah wujud kepanikan Partai NasDem menjelang di-reshuffle dari kabinet Jokowi.

Tangkapan layar cuitan Jhon Sitorus soal Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie (Gus Choi) menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya berkonsultasi dan meminta izin terlebih dahulu kepada Surya Paloh sebelum reshuffle kabinet. (Twitter/@Miduk17)
Tangkapan layar cuitan Jhon Sitorus soal Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie (Gus Choi) menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) seharusnya berkonsultasi dan meminta izin terlebih dahulu kepada Surya Paloh sebelum reshuffle kabinet. (Twitter/@Miduk17)

"Makin Pesong aja nie orang," kata warganet.

"#EffendiChoirie politisi yang sedikit setres.. sejak kapan untuk meReshuffle menterinya Presiden harus lapor dulu ke ketua partai si menteri??" komentar warganet yang lain.

Gus Choi sendiri memang cukup reaktif menanggapi wacana reshuffle kabinet Jokowi yang diduga menyasar menteri-menteri partainya. Bahkan belum lama ini Gus Choi mengingatkan bahwa presiden bukan raja yang bisa berkuasa dengan keringat partai pendukungnya.

"Di sinilah membutuhkan pemahaman, pengetahuan, tentang hak yang dimiliki oleh kepala negara. Jadi tidak ada istilah, 'Wah terserah presiden, full, sepenuhnya'. Presiden bukan raja, presiden tidak ujug-ujug menjadi presiden," tutur Gus Choi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Terus 'Tunggu Dulu' Soal Reshuffle, Bukti Penyiksaan dan Balas Dendam ke Surya Paloh?

Jokowi Terus 'Tunggu Dulu' Soal Reshuffle, Bukti Penyiksaan dan Balas Dendam ke Surya Paloh?

News | Senin, 09 Januari 2023 | 14:22 WIB

Menteri NasDem Jadi Sasaran Empuk Reshuffle, Menkominfo Yakin Presiden Tak Akan Termakan Hasutan

Menteri NasDem Jadi Sasaran Empuk Reshuffle, Menkominfo Yakin Presiden Tak Akan Termakan Hasutan

News | Senin, 09 Januari 2023 | 11:43 WIB

Program Kerja Jokowi Terancam Berhenti Jika Anies Menang Pilpres, NasDem: Konteks Boleh Beda, Prinsip Tetap Pancasila

Program Kerja Jokowi Terancam Berhenti Jika Anies Menang Pilpres, NasDem: Konteks Boleh Beda, Prinsip Tetap Pancasila

Video | Senin, 09 Januari 2023 | 11:23 WIB

Anies dan Jokowi Sering Dibandingkan Soal Jadi 'Petugas Partai', Panda Nababan Beri Komentar Nyelekit

Anies dan Jokowi Sering Dibandingkan Soal Jadi 'Petugas Partai', Panda Nababan Beri Komentar Nyelekit

News | Senin, 09 Januari 2023 | 11:38 WIB

Duel Pernyataan PDIP dan Nasdem Terkait Reshuffle Kabinet

Duel Pernyataan PDIP dan Nasdem Terkait Reshuffle Kabinet

| Senin, 09 Januari 2023 | 06:04 WIB

Terkini

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

Saat AS dan Iran Negosiasi, Donald Trump Justru Asyik Nonton UFC di Miami

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:28 WIB

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

Merusak Tanggul dan Ikan Lokal, Pramono Instruksikan Operasi Pembersihan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta!

News | Minggu, 12 April 2026 | 14:06 WIB

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

21 Jam Negosiasi AS - Iran: Persyaratan AS Ditolak, Iran Tak Berharap Deal Sekali Pertemuan

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:46 WIB

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

Tukang Bajaj Dipalak Preman di Tanah Abang, Pramono Anung: Tidak Ada Kompromi, Ambil Tindakan Tegas

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:38 WIB

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

Dua Dekade Tebar Maut di Bawah Radar, 'Ki Bedil' Maestro Senpi Ilegal Akhirnya Diciduk Bareskrim!

News | Minggu, 12 April 2026 | 13:30 WIB

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

Geger Beda Data Sawit RI-Singapura: Indikasi Manipulasi Ekspor hingga 'Penyunatan' Harga Terkuak!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

3 Persoalan Masih Jadi Sengketa Amerika Serikat - Iran di Perundingan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:54 WIB

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:30 WIB

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!

News | Minggu, 12 April 2026 | 12:28 WIB

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 11:55 WIB