Tak Undang Parpol Lain saat HUT Jadi Strategi? Pengamat Duga Megawati Cs Ingin Koalisi yang Merapat ke PDIP

Rabu, 11 Januari 2023 | 07:36 WIB
Tak Undang Parpol Lain saat HUT Jadi Strategi? Pengamat Duga Megawati Cs Ingin Koalisi yang Merapat ke PDIP
saat berpidato dalam acara puncak HUT ke-50 PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (10/1/2023). (YouTube PDI Perjuangan)

Suara.com - PDIP diketahui tak mengundang partai politik lain dalam perayaan HUT ke-50 mereka hari ini pada Selasa (10/01/2023). Partai berlogo banteng itu beralasan karena kader ingin temu kangen dengan Megawati karena sudah lama tak berjumpa.

Momen tersebut lantas menjadi sorotan, salah satunya dari pengamat politik Dedi Kurnia Syah Putra. Dedi menilai keputusan PDIP tidak mengundang partai politik lain itu menjadi salah satu strategi PDIP untuk menakar bargaining power mereka.

Hal itu terutama mengenai rencana atau strategi meningkatkan daya tawar untuk pemilihan presiden di tahun 2024 mendatang.

Menurut Dedi, saat ini Megawati Cs tak ingin mendekati koalisi, namun koalisi lah yang mendekati mereka.

"Megawati sebagai ketua umum partai politik satu-satunya yang memiliki akses keterusungan di Pilpres 2004 melihat bahwa koalisi yang akan dibangun adalah koalisi yang seharusnya merapat ke PDIP, bukan PDIP yang kemudian membangun koalisi dengan partai-partai yang lain," ujar Dedi, Selasa (10/1/2023).

Dalam hal ini, Megawati dinilai menempatkan dirinya dalam posisi orang terkuat di PDIP. Selain itu, Megawati disebut tengah unjuk gigi bahwa putri Soekarno itu saat ini juga menjadi orang terkuat di koalisi pemerintah.

"PDI Perjuangan ingin melakukan konsolidasi internal yang lebih sulit untuk itu mereka tidak sedang tergesa-gesa membicarakan tentang Pilpres berkaitan dengan pencapresan, tetapi berbicara tentang strategi bagaimana PDI Perjuangan bisa menang," kata Dedi.

Diketahui, perayaan HUT PDIP ke-50 ini dilakukan sebagai bagian konsolidasi partai dalam rangka pemenangan pemilu sehingga sifatnya lebih ke internal guna memperkuat jati diri PDIP sebagai partai ideologi Pancasila dengan ciri kerakyatan, kebangsaan, dan keadilan sosial.

Adapula tema yang diusung adalah: "Genggam Tangan Persatuan dengan Jiwa Gotong Royong dan Semangat Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam"; dengan Sub Tema: “Persatuan Indonesia untuk Indonesia Raya".

Baca Juga: Kader PDIP Teriaki Ganjar Pranowo Presdien! Megawati Masih Simpan Rapat Nama Sosok Capres

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI