Simpatisan Serang Balik Polisi hingga Drama Sakit, PSI: Penangkapan Lukas Enembe Bak Film Hollywood

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 11 Januari 2023 | 10:52 WIB
Simpatisan Serang Balik Polisi hingga Drama Sakit, PSI: Penangkapan Lukas Enembe Bak Film Hollywood
Gubernur Papua Lukas Enembe sesaat sebelum diterbangkan ke Jakarta setelah ditangkap penyidik KPK, Selasa (10/1/2023). [Foto dok. Polri]

Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai penangkapan Gubernur Papua yang merupakan tersangka kasus suap dan gratifikasi, Lukas Enembe dianggap layaknya film laga Hollywood. PSI menyayangkan adanya perlawanan dari tersangka korupsi suap sejumlah proyek pembangunan di Papua tersebut.

"Penangkapan Lukas Enembe sudah seperti layaknya film laga Hollywood. Ada drama sakit hingga aksi anarkis pendukung Lukas. Beruntung, kepolisian sigap sehingga proses penangkapan berjalan mulus dan keadaan kembali kondusif," kata Juru Bicara PSI, Ariyo Bimmo kepada wartawan, Rabu (11/1/2023).

Bimmo menilai berbagai upaya melawan hukum yang dilakukan Gubernur Papua tersebut menorehkan noktah hitam dalam penegakan hukum.

"Proses penyidikan dan penangkapan seorang tersangka kasus korupsi semestinya biasa-biasa saja. Tanpa drama, apalagi bentrokan fisik. Drama terakhir yang masih kita ingat adalah tersangka menabrak tiang listrik. Kini, perlawanan terhadap tindakan penegak hukum naik tingkat: kontak fisik," tuturnya.

Ia menyayangkan juga pihak Enembe yang tidak koperatif dalam menghadapi pemeriksaan KPK. Padahal, kata dia, Indonesia bukanlah negara barbar yang menangkap seseorang tanpa alasan, tanpa prosedur dan hukum acara.

"Aparat kita menerapkan HAM secara ketat sesuai prosedur tetap," tuturnya.

Lebih lanjut, Bimmo mengatakan, bahwa kasus Enembe pun tidak istimewa, dapat dikatakan tipikal dengan kasus korupsi kepala daerah lainnya. Untuk itu, PSI mengherankan adanya perlawanan berlapis Enembe, mulai dari mangkir panggilan, pura-pura sakit sampai pengerahan massa.

"Salut untuk KPK dan Polri yang sigap dan kolaboratif. Semoga kasus ini tuntas dan bisa menguak ketidak adilan kasat mata di Papua. Gubernur Lukas Enembe keterlaluan hidup bermewah-mewah, sementara masih banyak rakyatnya yang bahkan tidak punya toilet," katanya.

Ditangkap

baca juga

Sebelumnya, Gubernur Papua yang merupakan tersangka kasus suap dan gratifikasi, Lukas Enembe, harus menjalani perawatan sementara di Rumah Sakit Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, tadi malam.

Lalu, kapan Lukas Enembe akan ditahan oleh KPK?

Terkait itu Ketua KPK Firili Bahuri menerangkan pihaknya bakal memeriksa Enembe ketika kondisinya sudah membaik.

Meski begitu, Firli tidak menjabarkan perkiraan kapan kondisi Enembe bakal membaik.

"Tapi yang pasti begitu perawatannya sudah memungkinkan selesai pasti kita akan lakukan pemeriksaan di KPK," kata Firli di RSPAD, Selasa (10/1/2023) malam.

Dia hanya menyebut jika kondisi Enembe sudah membaik pada Rabu (11/1/2023), pihaknya bakal langsung memeriksa sekaligus menahan Enembe.

"Kalau seandainya besok sudah memungkinkan ya besok (hari ini) segera kita laksanakan (penahanan)," jelas Firli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Penangkapan Lukas Enembe: Ricuh sampai Satu Orang Tewas Tertembak

Kronologi Penangkapan Lukas Enembe: Ricuh sampai Satu Orang Tewas Tertembak

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 10:38 WIB

Jokowi Soal Penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe: Semua Sama di Mata Hukum!

Jokowi Soal Penangkapan Gubernur Papua Lukas Enembe: Semua Sama di Mata Hukum!

Sumatera | Rabu, 11 Januari 2023 | 05:05 WIB

Lukas Enembe Bakal Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD Sebelum dibawa ke KPK

Lukas Enembe Bakal Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD Sebelum dibawa ke KPK

Video | Rabu, 11 Januari 2023 | 04:05 WIB

Grace Natalie Anggap PSI Adik PDIP hingga Doakan Megawati Sehat Selalu

Grace Natalie Anggap PSI Adik PDIP hingga Doakan Megawati Sehat Selalu

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 07:05 WIB

Kena Sindir Megawati Gegara Dukung Ganjar Capres, Grace Natalie PSI Minta Maaf ke Megawati

Kena Sindir Megawati Gegara Dukung Ganjar Capres, Grace Natalie PSI Minta Maaf ke Megawati

News | Rabu, 11 Januari 2023 | 05:45 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×