'Gila, Tak Mungkin' Puan Maharani Yakin Megawati Ogah Nyalon Presiden Lagi: Keluarga Enggak Izinin

Rifan Aditya | Fita Nofiana | Suara.com

Jum'at, 13 Januari 2023 | 10:36 WIB
'Gila, Tak Mungkin' Puan Maharani Yakin Megawati Ogah Nyalon Presiden Lagi: Keluarga Enggak Izinin
Fraksi PDI Perjuangan [suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

Suara.com - Ketua Umum PDI Perjungan, Megawati Soekarnoputri kembali disebut-sebut sebagai sosok yang bakal dimajukan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024.

Pengajuan nama Megawati kembali muncul karena partai berlambang banteng itu tak kunjung mencalonkan nama capres bahkan saat HUT PDIP ke-50, Selasa (10/1/2023).

Apalagi, PDIP juga disebut-sebut tampak galau untuk mengusung Puan Maharani atau Ganjar Pranowo. Isu tersebut sontak langsung disangkal oleh Ketua DPP Partai PDIP, Puan Maharani.

Puan Maharani yang juga putri dari Megawati menegaskan bahwa ibunya tak akan mungkin mencalonkan diri sebagai sebagai presiden di 2024 nanti.

Puan Maharani (Tangkapan Layar/Kompas TV)
Puan Maharani (Tangkapan Layar/Kompas TV)

"Gila, enggak lah ya tentu saja enggak mungkin, dan kita sebegai keluarga enggak mengizinkan," ujar Puan Maharani dalam perbincangannya di acara Rosi Kompas TV yang dikutip Suara.com Jumat (13/1/2023).

"Kemarin dalam pidatonya saja beliau mengatakan, kita harus ikut konstitusi, walaupun mengatakan beliau pernah dizolomi, tapi Bu Mega tidak mau melakukan itu lagi tidak ada dendam," tambahnya.

Lebih lanjut, Puan Maharani menyebutkan bahwa lebih baik ibunya menjadi seorang ibu bangsa.

"Saya mengatakan bahwa Ibu Mega kan pernah jadi presiden, wakil presiden, matang secara politik, ya lebih baik menjadi ibu bangsa," ujar Ketua DPR RI tersebut.

Panda Nababan: Megawati Tak Mau Nyalon Lagi

Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan juga sempat menyebutkan bahwa Megawati Soekarnoputri memang tak mau lagi maju capres.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sempat mengungkap banyak "sindiran" saat menghadiri acara HUT PDIP. (YouTube/PDI Perjuangan)
Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri sempat mengungkap banyak "sindiran" saat menghadiri acara HUT PDIP. (YouTube/PDI Perjuangan)

Panda menceritakan bahwa Megawati menyebutkan bahwa dirinya sudah nenek-nenek yang tak perlu maju di Pilpres.

"Kalau saya lihat waktu itu ceritanya ke saya dia bilang, Panda apa kau pikir saya enggak tahu malu, saya udah tiga kali kalah, sekali sama Mas Dur [Gus Dur], dua kali sama SBY," ungkap Panda Nababan menirukan pernyataan Megawati dalam perbincangan di Total Politik.

Panda kala itu mendorong Megawati maju kembali di Pilpres. Pasalnya Megawati menempati posisi ketua umum PDIP yang meraup suara 18 persen.

"Aku mendorong dia, Napoleon aja bisa bangkit kenapa mbak enggak mau," ucap Panda.

"Aduh panda aku udah nenek-nenek dia [Megawati] bilang begitu, aku juga penasaran kenapa dia enggak maju, itu lah cerita ke saya, 2014 sebelum mengumumkan JK [sebagai wapres Jokowi]," imbuhnyanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketika Publik Mulai Bertanya Tentang Sosok Bakal Calon Presiden 2024 yang Diusung Partai PDIP

Ketika Publik Mulai Bertanya Tentang Sosok Bakal Calon Presiden 2024 yang Diusung Partai PDIP

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 09:27 WIB

Sebut Cantik dan Kharismatik, Pendakwah Hilmi Firdausi Sebut Istrinya Tak Pernah Memuji Diri Sendiri, Sindir Megawati?

Sebut Cantik dan Kharismatik, Pendakwah Hilmi Firdausi Sebut Istrinya Tak Pernah Memuji Diri Sendiri, Sindir Megawati?

| Jum'at, 13 Januari 2023 | 09:00 WIB

'Kekecewaan Capres Belum Diumumkan', Penyebab Pidato Megawati di HUT PDIP Diolok-olok

'Kekecewaan Capres Belum Diumumkan', Penyebab Pidato Megawati di HUT PDIP Diolok-olok

News | Jum'at, 13 Januari 2023 | 09:04 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB