Jejak Horor Serial Killer Wowon Dan Duloh: Muncul Tangisan Misterus Tengah Malam, Kampung Babakan Mande Kini Sepi

Bangun Santoso

Senin, 23 Januari 2023 | 08:38 WIB
Jejak Horor Serial Killer Wowon Dan Duloh: Muncul Tangisan Misterus Tengah Malam, Kampung Babakan Mande Kini Sepi
Kondisi rumah kontrakan di Desa Ciketing Udik, Bantar Gebang, Kota Bekasi yang menjadi salah satu TKP pembunuhan berantai Wowon dkk pada malam hari, Jumat (20/1/2023). (Suara.com/Danan Arya)

Suara.com - Kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon cs bikin terhenyak banyak kalangan. Betapa teganya pria bernama lengkap Wowon Erawan alias Aki menghabisi keluarganya yang di dalamnya termasuk tiga orang istri, anak yang masih balita, mertua hingga dua korban yang diketahui sebagai TKI.

Sampai saat ini, polisi masih menyimpulkan total korban dari kebengisan Wowon cs ada 9 orang tewas. Meski demikian, tak menutup kemungkinan korban bisa bertambah, mengingat masih banyak misteri di kasus ini yang masih terus coba diungkap.

Dari total 9 korban tewas itu, 8 di antaranya disebut dieksekusi oleh pelaku lain yakni Solihin atau Duloh. Sementara satu pelaku lain yakni Dede Solehudin disebut berperan sebagai penampung uang yang diduga dari para TKI serta pelaku yang menggali lubang sebagai kuburan bagi para korban.

Total 9 korban itu di antaranya di Bekasi, Ai Maimunah (istri Wowon), Ridwan Abdul Muiz (20); dan Muhammad Riswandi (16) anak Ai Maimunah dari mantan suaminya Didin, ketiga meninggal.

Untuk korban meninggal di Cianjur di antarnya, Noneng (mertua dari Aki), Wiwin (istri pertama Aki), Halimah (Istri Kedua Aki), Bayu (anak Aki dari Ai Maimunah).

Kemudian untuk Farida yang merupakan tenaga kerja wanita (TKW) meninggal di Cianjur. Sementara korban TKW satunya lagi, Siti yang tewas dibunuh di Surabaya.

Sejumlah fakta pun terkuak dari kasus pembunuhan berantai yang terbongkar usai peristiwa lima orang diduga keracunan di Bekasi yang ternyata sengaja diracun oleh Wowon cs.

Salah satu fakta terkini yang diungkap polisi adalah keberadaan Dede Solehudin, salah satu dari tiga tersangka yang ternyata sempat ikut menenggak racun bersama empat korban lain di rumah di Bantargebang, Kota Bekasi. Rupanya, ia sengaja ikut meminum racun demi menghilangkan motif pembunuhan.

"Kalau alasannya kan untuk menghilangkan jejak, seakan-akan dia itu untuk menghilangkan jejak lah supaya nggak ketahuan bahwa dia (Dede Solehudin) ikut meracun," kata Kasubdit Jatanras Ditrekrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga dikutip, Sabtu (21/1/2023).

baca juga

Fakta lain adalah, Wowon dan Duloh menargetkan korban lain yakni tetangga mereka di Cianjur bernama Ujang Zaenal. Beruntung, Ujang masih diberi selamat, meski harus menjalani perawatan di rumah sakit selama empat hari.

Mirisnya, aksi percobaan pembunuhan terhadap Ujang dilakukan Wowon dan Duloh dilakukan tak lama usai aksi mereka meracuni lima orang di Bekasi.

"Pasca kejadian pembunuhan Bekasi. Atas keterangan kedua tersangka dan dikonfirmasi dengan keterangan korban, bahwa tersangka atas nama Solihin melakukan percobaan pembunuhan terhadap tetangga tersangka, Ujang Zaenal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/1/2023).

Trunoyudo menjelaskan, modus percobaan pembunuhan yaitu dengan memasukkan dua bungkus racun ke dalam 1 sachet kopi sisa dari TKP Bekasi.

"Dan diletakkan pagar depan rumah Ujang. Dan ternyata, sachet kopi tersebut memang diseduh dan di minum oleh korban Ujang Zaenal," ujar dia.

Trunoyudo mengungkap alasan Wowon Cs berniat habisi tetangga. Kepada penyidik, mereka mengaku untuk membuang sial.

Halaman berikutnya: Tangisan Misterius di Rumah Wowon

Muncul Tangisan Tengah Malam, Kampung Jadi Sepi

apa itu serial killer supranatural
apa itu serial killer supranatural

Sementara itu, pemberitaan terkait kasus pembunuhan oleh Wowon cs juga menghebohkan masyarakat dan media lokal di Cianjur. Dari sejumlah laporan media setempat, sejumlah cerita horor disampaikan warga di sekitar rumah Wowon dan Duloh yang menjadi TKP pembunuhan itu.

Warga Babakan Mande, Desa Gunungsari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur mengaku sempat mendengar suara tangisan sebelum terkuaknya kasus pembunuhan berantai oleh Wowon cs.

Hal itu sebagaimana diungkap oleh salah satu warga, Ajay Saepudin selaku ketua RT setempat. Ia mengaku sempat mendengar suara tangisan orang di sekitar lokasi pembunuhan. Namun setelah dicek tak ada siapa-siapa.

Sementara usai kasus pembunuhan oleh Wowon cs itu terungkap, kondisi Kampung Babakan Mande kini terasa sepi, beda dari biasanya. Apalagi saat malam telah larut.

"Sekarang sepi sejak kasus itu terungkap," kata Ajay dikutip Jumat (20/1/2023).

Meski belum sepenuhnya terungkap, Wowon, Duloh dan M Dede Solehudin dijerat dengan Pasal 340 KUHP, subsider 338, 339 KUHP. Mereka terancam dengan hukuman paling berat yakni hukuman mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sadisnya Pelaku Serial Killer Bunuh 9 Keluarga Hingga Coba Eksekusi Tetangga, Apa Hukuman Pantas Bagi Wowon Dan Duloh?

Sadisnya Pelaku Serial Killer Bunuh 9 Keluarga Hingga Coba Eksekusi Tetangga, Apa Hukuman Pantas Bagi Wowon Dan Duloh?

News | Senin, 23 Januari 2023 | 07:11 WIB

7 Kasus Serial Killer di Indonesia Paling Sadis, Salah Satunya Bunuh 42 Wanita

7 Kasus Serial Killer di Indonesia Paling Sadis, Salah Satunya Bunuh 42 Wanita

News | Senin, 23 Januari 2023 | 06:25 WIB

Menengok Modus Penggandaan Uang Wowon Cs yang Berakhir Jadi Serial Killer

Menengok Modus Penggandaan Uang Wowon Cs yang Berakhir Jadi Serial Killer

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 21:02 WIB

Pembunuh Berantai Wawan Cs Raup Untung 1 Miliar, Klaim Punya Kekuatan Supranatural untuk Lipat Gandakan Kekayaan

Pembunuh Berantai Wawan Cs Raup Untung 1 Miliar, Klaim Punya Kekuatan Supranatural untuk Lipat Gandakan Kekayaan

Depok | Minggu, 22 Januari 2023 | 19:41 WIB

Fakta Baru Serial Killer di Bekasi hingga Cianjur, Wowon Menyerahkan Istrinya Dibunuh karena Sakit Hati

Fakta Baru Serial Killer di Bekasi hingga Cianjur, Wowon Menyerahkan Istrinya Dibunuh karena Sakit Hati

Depok | Minggu, 22 Januari 2023 | 19:29 WIB

Kisah Wowon Pembunuh Berantai Berdarah Dingin, Punya Deretan Istri hingga Kebiasaan Aneh di Tengah Malam yang Baru Terungkap

Kisah Wowon Pembunuh Berantai Berdarah Dingin, Punya Deretan Istri hingga Kebiasaan Aneh di Tengah Malam yang Baru Terungkap

Bandung | Minggu, 22 Januari 2023 | 19:19 WIB

Jejak Kasus Serial Killer Paling Mengerikan di Indonesia: Dukun AS sampai Wowon

Jejak Kasus Serial Killer Paling Mengerikan di Indonesia: Dukun AS sampai Wowon

News | Minggu, 22 Januari 2023 | 17:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×