Blak-blakan! PDIP Bongkar Kerugian Pemilu Sistem Proporsional Terbuka, Ngotot Tertutup?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:11 WIB
Blak-blakan! PDIP Bongkar Kerugian Pemilu Sistem Proporsional Terbuka, Ngotot Tertutup?
Ketua Umum PDIP Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat beri sambutan dalam acara Rakernas II PDI Perjuangan di Jakarta, Selasa (21/6/2022). [Dok. PDIP]

Suara.com - PDI Perjuangan (PDIP) rupanya masih terus mempromosikan penyelenggaraan Pemilu sistem proporsional tertutup. Terbukti, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto baru-baru ini mengungkap kerugian pemilu menggunakan sistem proporsional terbuka yang telah disepakati mayoritas partai politik di Tanah Air.

Menurutnya, pemilu sistem proporsional terbuka dapat menyebabkan skor party-id atau identifikasi masyarakat terhadap partai politik (parpol) menjadi menurun. Padahal, partai politik membutuhkan kepercayaan dari masyarakat untuk memenangkan pemilu.

"Ini tolok ukurnya kepuasan masyarakat sangat rendah. Di satu sisi, ini tantangan buat parpol untuk membangun trust," kata Hasto seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (26/1/2023).

"Di sisi lain, ini salah satu sebabnya liberalisasi politik dan sistem proporsional terbuka yang menyebabkan party-id tereduksi oleh elektoral individual-individual yang seringkali tidak membawa platform dan ideologi parpol," sambungnya.

Faktor itu, kata anak buah Megawati ini, menjadi alasan mengapa PDIP terus mendorong agar pemilu digelar dengan menggunakan sistem proporsional tertutup.

Hasto pun turut menjelaskan keuntungan pemilu dengan sistem proporsional tertutup adalah terkait kualitas sosok pemimpin. Sistem proporsional tertutup membuat setiap pemimpin legislatif wajib melakukan persiapan, dan tidak bisa hanya bermodal elektoral ataupun popularitas.

Apabila calon pemimpin merupakan calon yang populer, maka ia harus memahami fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan di DPR dengan baik jika ingin terpilih.

“Partai punya tanggung jawab terhadap kepentingan bangsa dan negara. Kepentingan partai tidak bisa terlepas dari kepentingan rakyat itu," terang Hasto.

"Kita melihat pendidikan kita tertinggal, maka partai memberikan sentuhan bagaimana politik pendidikan yang mencerdaskan anak bangsa. Ini harus dijawab juga oleh partai melalui kebijakan-kebijakan politiknya,” tandasnya.

baca juga

Sebagai informasi, hingga sekarang secara umum skor party-id seluruh parpol di Indonesia masuk dalam kategori rendah, yakni 6,8 persen. Kendati demikian, Hasto tetap menyatakan pihaknya mengapresiasi hasil riset yang menemukan PDIP menjadi parpol yang paling unggul dalam skor party-id.

Adapun pendapat Hasto juga diamini oleh pengamat politik dari Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi. Dalam kesempatan yang sama, ia berpendapat skor party-id yang rendah pada parpol itu memang berkaitan dengan hilangnya sistem proporsional tertutup.

Sebagai contoh, saat Pemilu 1999, Indonesia masih menerapkan sistem proporsional tertutup. Hal itu membuat skor party-id masih di atas 80 persen. Namun ketika proporsional terbuka diperkenalkan pada tahun 2009, tingkat kedekatan partai dengan pemilih itu turun, bahkan mencapai sekitar 20 persen.

“Pertanyaannya kenapa? Karena dalam proporsional tertutup itu yang bertarung adalah partai, karena orang nyoblos partai," jelas Burhanuddin.

"Tapi dalam sistem proporsional terbuka, itu aktor atau pemainnya bukan hanya partai, tapi caleg-calegnya pun bertarung. Ketika para caleg bertarung, tidak ada insentif untuk mempromosikan ideologi partai,” lanjutnya.

Terlepas dari itu, Burhanuddin turut menyampaikan jika pemilu sistem proporsional tertutup memang memiliki kelemahannya. Ia pun turut menawarkan mixed proporsional system, yakni satu formula yang menyatukan kelebihan proporsional tertutup dan terbuka.

Ia mencontohkan sistem seperti itu pernah dilakukan di Jerman yang memiliki 299 daerah pemilihan. Setiap pemilih diberi dua kertas suara, yaitu satu untuk memilih partai dan satu kertas lainnya untuk memilih caleg.

“Kenapa dua? Satu buat kader partai bisa masuk melalui jalur partai. Tetapi untuk kedaulatan pemilih, mereka diberi peluang untuk memperebutkan caleg. Di Jerman, ini cukup sukses mengurangi jumlah partai dan mengurangi jumlah politik uang secara masif,” pungkasnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD Sebut Pemilu 2024 Bakal Menjadi yang Paling Besar dan Rumit di Dunia

Mahfud MD Sebut Pemilu 2024 Bakal Menjadi yang Paling Besar dan Rumit di Dunia

Kotak Suara | Kamis, 26 Januari 2023 | 15:56 WIB

Masa Kerja Pantarlih dan Besaran Gaji Seorang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pada Pemilu 2024

Masa Kerja Pantarlih dan Besaran Gaji Seorang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Pada Pemilu 2024

Bandungbarat | Kamis, 26 Januari 2023 | 15:01 WIB

Wow! Elektabilitas PSI Meningkat ke 5,7 Persen, PDI Perjuangan Tetap Berada di Puncak

Wow! Elektabilitas PSI Meningkat ke 5,7 Persen, PDI Perjuangan Tetap Berada di Puncak

Jawa Tengah | Kamis, 26 Januari 2023 | 14:42 WIB

Resmi! Partai Demokrat Usung Anies Baswedan Pada Pilpres 2024

Resmi! Partai Demokrat Usung Anies Baswedan Pada Pilpres 2024

Cianjur | Kamis, 26 Januari 2023 | 14:36 WIB

Sandiaga Uno Goda Kaesang Masuk Gerindra, Lho Kok?

Sandiaga Uno Goda Kaesang Masuk Gerindra, Lho Kok?

Cianjur | Kamis, 26 Januari 2023 | 14:16 WIB

Catat! Peserta Pemilu Hanya Boleh Punya 10 Akun Medsos di Setiap Aplikasi

Catat! Peserta Pemilu Hanya Boleh Punya 10 Akun Medsos di Setiap Aplikasi

Kotak Suara | Kamis, 26 Januari 2023 | 13:08 WIB

Terkini

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

Terungkap, Uang Ratusan Juta di Kanwil BPN Jatim Berasal dari Pemohon Layanan dan Setoran Kantah

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:11 WIB

×