Suara.com - Menjelang hari Valentine, toko-toko mulai dibanjiri permen, boneka, mainan, balon dan cokelat. Hal ini telah menjadi tradisi Valentine di Indonesia.
Apakah pemandangan yang sama juga ada di luar negeri? Biar tidak penasaran, yuk simak tradisi Valentine di seluruh dunia berikut ini.
Prancis
Kartu Hari Valentine diyakini pertama kali berasal dari Prancis ketika Charles, Duke of Orleans, mengirim surat cinta pada istrinya dari penjara pada tahun 1415.
Sebuah desa di Prancis yang bernama "Valentine" akan berubah jadi lokasi yang sangat romantis antara tanggal 12 dan 14 Februari.
Dengan pemandangan halaman, pohon, dan rumah indah yang dihiasi kartu cinta, mawar, dan lamaran pernikahan. Ini mungkin tradisi Hari Valentine terindah di dunia.
Korea Selatan
Pasangan di Korea Selatan merayakan hari kasih sayang pada tanggal 14 nyaris setiap bulannya. Ya, benar! Setiap bulan.
“Hari mawar” dirayakan pada bulan Mei, “hari berciuman” dirayakan pada bulan Juni, “hari berpelukan pada bulan Desember” dan para lajang merayakan “hari hitam” pada bulan April dengan makan mi hitam.
Argentina
Orang Argentina tidak merayakan Hari Valentine di bulan Februari, tapi "minggu manis" di bulan Juli. Ini adalah hari ketika sepasang kekasih berciuman dan menerima coklat dan permen lainnya.
Di negara tersebut, semuanya berawal dari kepentingan komersial namun kemudian menjadi tradisi Valentine.
Ghana
Di Ghana, 14 Februari diperingati sebagai “Hari Cokelat Nasional”. Ini adalah langkah yang diambil pemerintah Ghana pada tahun 2007 untuk meningkatkan pariwisata di negara tersebut.
Ghana adalah salah satu negara penghasil kakao terbesar di dunia dan pada 14 Februari, seseorang dapat menghadiri pertunjukan, acara musik, dan restoran yang memiliki menu bertema hari spesial tersebut.