7 Fakta Ndrangheta: Jaringan Mafia Terkuat di Italia, Anggotanya Tertangkap di Bali

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 20 Februari 2023 | 19:39 WIB
7 Fakta Ndrangheta: Jaringan Mafia Terkuat di Italia, Anggotanya Tertangkap di Bali
Ilustrasi mafia narkoba [Shutterstock]

Suara.com - Antonio Strangio (32), buron interpol Italia yang masuk jaringan kelompok mafia Ndrangheta tertangkap di Bali. Hal ini selaras dengan pernyataan Kepala Urusan Administrasi Bagian Kejahatan Internasional NCB Interpol Indonesia Kompol Anggaito Hadi Prabowo.

Berkaitan dengan itu, berikut fakta-fakta Ndrangheta, jaringan mafia Italia yang anggotanya tertangkap di Bali.

1. Jaringan Mafia Paling Kuat di Italia

Ndrangheta adalah jaringan mafia paling kuat di Italia. Ndrangheta dibentuk di Calabria, Italia. Bahkan Ndrangheta diklaim mengalahkan kelompok besar seperti Cosa nostra dari Sisila yang berada di bagian selatan Italia.

2. Jaringan Sederet Kejahatan

Ndrangheta bukan hanya merupakan jaringan kejahatan biasa, tetapi sederet kejahatan lainnya. Ndrangheta adalah jaringan mafia kartel narkoba yang melibatkan 150 keluarga, penyelundupan senjata, penipuan, penghindaran pajak, prostitusi, dan pemerasan.

“Ndrangheta lebih banyak di Eropa, dan mereka tidak hanya narkotika, tetapi juga penipuan, dan kejahatan-kejahatan lainnya yang sangat meresahkan di sana, tetapi tidak sampai Indonesia,” kata Kepala Urusan Administrasi Bagian Kejahatan Internasional Divisi Hubungan Internasional Polri Kompol Anggaito Hadi Prabowo

3. Kekayaannya Setara 3,5% PDB Italia

Kekayaan kelompok mafia Ndrangheta itu sebanyak 60 miliar USD. Nominal tersebut setara dengan 3,5% Produk Domestik Bruto (PDB) Italia.

4. Cabang dari Kelompok Mafia Besar Lainnya

Fakta berikutnya dari Ndrangheta adalah merupakan cabang dari Cosa Nostra yang merupakan kelompok mafia lainnya. Ndrangheta diduga dipimpin oleh Pasquale Condello.

5. Perkiraan Anggota 6.000

FBI memperkirakan anggota Ndrangheta adalah 6.000 orang.  Jumlah ini lebih banyak dari kelompok mafia dari Napoli bernama Camorra yang juga berbahaya dengan anggota sebanyak 4.500 orang. Bisnis utama Camorra adalah pemerasan bisnis konstruksi pabrik China dan narkoba.

Selain itu, jumlah Ndrangheta juga lebih banyak dari Sacra Corona unita yang merupakan kelompok mafia di Puglia. Anggotanya yakni 2.000 orang. Sacra Corona melakukan penyelundupan senjata, narkoba, dan perdagangan manusia.

6. Bentuk Kebrutalan Kelompok Ndrangheta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Berani Lawan? Erick Thohir dan Kapolri Komit untuk Berantas Mafia Bola

Siapa Berani Lawan? Erick Thohir dan Kapolri Komit untuk Berantas Mafia Bola

| Senin, 20 Februari 2023 | 18:30 WIB

Pengedar Narkoba: Kami Berani Karena Dilindungi Polres

Pengedar Narkoba: Kami Berani Karena Dilindungi Polres

| Senin, 20 Februari 2023 | 18:26 WIB

Pengedar Narkoba Mengaku Dilindungi Polres Toraja Utara, Polda Sulsel Bentuk Tim Khusus

Pengedar Narkoba Mengaku Dilindungi Polres Toraja Utara, Polda Sulsel Bentuk Tim Khusus

Sulsel | Senin, 20 Februari 2023 | 18:20 WIB

Rizky Febian Larang Ketut Mahalini Pakai Rok Pendek

Rizky Febian Larang Ketut Mahalini Pakai Rok Pendek

| Senin, 20 Februari 2023 | 18:20 WIB

PSSI Bakal Seret Mafia Bola ke Penjara dan Masuk Daftar Hitam

PSSI Bakal Seret Mafia Bola ke Penjara dan Masuk Daftar Hitam

| Senin, 20 Februari 2023 | 18:15 WIB

Terkini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

Polisi Sebut WFH ASN Bikin Jalanan Jakarta Lebih Lengang Hari Ini

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:39 WIB

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

Geledah Rumah PNS dan Pihak Swasta, KPK Amankan Bukti Kasus Pemerasan dan Gratifikasi di Madiun

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:33 WIB

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

Ogah Santai Saat WFH Jumat, Pramono Anung Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:31 WIB

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

Ngaku Bisa Atur Kasus Korupsi, 4 Petugas KPK Gadungan Ditangkap

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:28 WIB

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

WFH Jumat Perdana, Sebagian Kursi ASN Jakarta di Balai Kota Tak Terisi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 12:24 WIB

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

Indonesia Lebih Dulu, Kenapa Donald Trump Pilih Pakistan Jadi Mediator Damai?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:44 WIB

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

Iran Endus Rencana Licik AS: Curiga Sabotase Perundingan dan Jadikan Israel Tameng

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:38 WIB

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Mungkinkah Produksi Pupuk Lebih Ramah Lingkungan?

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:35 WIB

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

Gencatan Senjata Terancam Batal, Iran Bersumpah Bakal Hanguskan Seluruh Aset AS di Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:32 WIB

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

Netanyahu Siap Negosiasi Langsung dengan Lebanon Usai Serangan Maut

News | Jum'at, 10 April 2026 | 11:16 WIB