Polisi Ajukan Yellow Notice Buat Cari Dosen UII, Apa Bedanya dengan Red Notice?

Ruth Meliana Dwi Indriani

Selasa, 21 Februari 2023 | 15:48 WIB
Polisi Ajukan Yellow Notice Buat Cari Dosen UII, Apa Bedanya dengan Red Notice?
Polri sempat mengajukan yellow notice kepada Interpol dalam misi mencari Dosen UII yang sebelumnya diduga hilang. (interpol.int)

Suara.com - Kasus hilangnya dosen UII bernama Ahmad Munasir Rafie Pratama mulai menemukan titik terang. Polri mengumumkan bahwa Interpol yang bekerjasama dengan imigrasi Amerika Serikat berhasil mendeteksi keberadaan Rafie.

Dosen Universitas Islam Indonesia Yogyakarta itu terdeteksi masuk ke Boston, Amerika Serikat pada 13 Februari 2023 lalu.

Rafie sendiri dilaporkan hilang setelah menghadiri acara mobilitas internasional di University of South-Eastern Norway (USN), Oslo, Norwegia. Ia dijadwalkan berangkat dari Istanbul, Turki menuju Jakarta.

Namun, tiba-tiba sosoknya hilang dan menggegerkan publik. Namanya tidak terdaftar dalam penumpang pesawat tujuan Jakarta. Situasi itu membuat pihak keluarga langsung melaporkan hilangnya Rafie ke pihak berwajib.

Sementara itu, rekannya yang ikut menghadiri acara tersebut mengaku terakhir melihat Rafie pada tanggal 11 Februari 2023, 5 hari sebelum Rafie dinyatakan hilang tanpa jejak.

Hilangnya dosen UII itu membuat Polri mengajukan penerbitan yellow notice kepada Interpol. Lalu, apa bedanya dengan red notice yang juga sering diterbitkan Interpol? Simak inilah penjelasan selengkapnya.

Perbedaan yellow notice dan red notice

Menyandur dari interpol.int, yellow notice adalah salah satu bentuk peringatan yang dikeluarkan oleh Interpol untuk mengumumkan pencarian orang hilang.

Yellow notice biasanya diterbitkan untuk mencari korban penculikan, pencarian orang penting, atau hilangnya seseorang tanpa jejak atau alasan tertentu sehingga sulit untuk dideteksi.

baca juga

Tak hanya itu, yellow notice ini juga dapat dikeluarkan untuk mencari seseorang yang tidak dapat mengetahui siapa dirinya sendiri, yang biasanya terjadi pada lansia dengan memori ingatan yang lemah.

Ciri-ciri orang hilang yang dicari melalui yellow notice ini disiapkan agar Interpol dengan mudah berkoordinasi demi menemukan orang hilang tersebut.

Penerbitan yellow notice oleh Interpol juga menjadi landasan hukum yang kuat dalam pencarian dan terbukti meningkatkan kemungkinan penemuan orang yang hilang, terutama jika orang tersebut bepergian, atau dibawa ke luar negeri.

Agar yellow notice dapat diterbitkan, pihak kepolisian yang negaranya masuk dalam anggota Interpol mengajukan permohonan penerbitan yellow notice melalui Biro atau Divisi Hubungan Internasional. Permohonan ini dilengkapi dengan informasi lengkap tentang kasus kehilangan tersebut, termasuk identitas atau ciri-ciri orang yang hilang tersebut.

Begitu pengajuan tersebut dikabulkan, maka Sekretaris Jenderal Interpol akan segera menerbitkan yellow notice dan memberikan peringatan tersebut kepada seluruh anggota kepolisian di negara anggota Interpol untuk melakukan pencarian.

Jika yellow notice merupakan peringatan untuk orang hilang, berbeda fungsinya dengan red notice.

Red notice sendiri adalah suatu peringatan yang berasal dari permintaan para penegak hukum, termasuk polisi di seluruh dunia. Tujuannya untuk mencari dan menangkap sementara seseorang yang diduga kabur dan sedang menunggu ekstradisi, penyerahan, atau tindakan hukum serupa agar dikembalikan dan diadili di negara asal.

Secara fungsinya, red notice bukanlah surat perintah penangkapan internasional, namun fungsinya untuk menjadi perantara polisi nasional agar dapat mengetahui aktivitas orang yang diduga kabur tersebut.

Orang-orang yang masuk dalan daftar red notice tersebut diinginkan oleh negara anggota pemohon atau pengadilan internasional untuk diadili di negara masing-masing.

Negara-negara anggota Interpol juga menerapkan undang-undang mereka sendiri dalam memutuskan apakah akan menangkap seseorang atau hanya sekadar mendeteksi dan menahan seseorang saja. Red notice ini juga hanya dapat diajukan untuk penggunaan penegakan hukum.

Penerbitan red notice ini sendiri oleh Interpol akan dilakukan jika memang orang atau kelompok tersebut dapat menimbulkan ancaman terhadap keselamatan publik, termasuk terlibat kasus besar seperti narkoba, korupsi, dan sebagainya.

Kini, Interpol terus bekerjasama dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia dan pemerintah AS untuk segera mendeteksi keberadaan Rafie yang diduga sengaja mengubah rute perjalanannya tanpa alasan yang jelas.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengungkap Misi Rahasia Dosen UII yang Menghilangkan Diri, Sudah Sering Bolak-balik Boston

Mengungkap Misi Rahasia Dosen UII yang Menghilangkan Diri, Sudah Sering Bolak-balik Boston

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 15:12 WIB

Dosen UII Yogyakarta AMRP Terdeteksi di Boston, Polri Tidak bisa Hubungi Nomor Teleponnya

Dosen UII Yogyakarta AMRP Terdeteksi di Boston, Polri Tidak bisa Hubungi Nomor Teleponnya

Metro | Selasa, 21 Februari 2023 | 15:04 WIB

Curiga Sengaja Matikan Nomor, Polri Sulit Hubungi Dosen UII di Boston: Hanya Dia sama Tuhan yang Tahu

Curiga Sengaja Matikan Nomor, Polri Sulit Hubungi Dosen UII di Boston: Hanya Dia sama Tuhan yang Tahu

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:40 WIB

Polisi Bongkar Fakta Baru Terkait Dosen UII yang Mengubah Rute ke Boston

Polisi Bongkar Fakta Baru Terkait Dosen UII yang Mengubah Rute ke Boston

Cianjur | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:05 WIB

Lost Contact Lalu Muncul di Boston, Dosen UII Yogyakarta  Tercatat Delapan Kali Terbang ke Amerika Serikat

Lost Contact Lalu Muncul di Boston, Dosen UII Yogyakarta Tercatat Delapan Kali Terbang ke Amerika Serikat

Metro | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:03 WIB

Hilang saat Kunjungi Norwegia, Ini Kronologi Dosen UII yang Sempat Terdeteksi di Turki hingga Boston Amerika Serikat

Hilang saat Kunjungi Norwegia, Ini Kronologi Dosen UII yang Sempat Terdeteksi di Turki hingga Boston Amerika Serikat

Video | Selasa, 21 Februari 2023 | 13:45 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB