Kronologi Pria di Riau Tewas Ditembak Gegara Dikira Babi Hutan, Pelaku Kalang-kabut

Ruth Meliana Dwi Indriani

Rabu, 22 Februari 2023 | 13:46 WIB
Kronologi Pria di Riau Tewas Ditembak Gegara Dikira Babi Hutan, Pelaku Kalang-kabut
Ilustrasi senapan.

Suara.com - Seorang pria di Kampar, Riau bernama Hendra (44) tewas tertembak di kebun sawit karena dikira babi hutan. Pelaku penembakan adalah KC (41) yang saat sudah diamankan kepolisian.

Korban ditembak di Desa Tanjung Mas, Kabupaten Kampar Kiri, Riau pada Sabtu (4/2/2023). Bukannya memberi pertolongan, KC panik kalang kabut lalu kabur usai menembak Hendra.

Simak kronologi pria di Riau tewas ditembak gegara dikira babi hutan berikut ini.

Kronologi penembakan KC pada Hendra

Hendra, warga Kampar, Riau tewas tertembak di kebun sawit Desa Tanjung Mas, Kampar Kiri pada Sabtu (4/2/2023). Alasan penembakan yang dilakukan KC adalah karena Hendra dikira babi hutan. 

KC mengira ada babi hutan yang mengendap-ngendap dalam kebun sawit. Padahal Hendra ketika itu sedang mencari brondolan kelapa sawit. KC dibuat kaget ketika mendatangi sasaran tembak yang ternyata Hendra

"Pelaku awalnya mengaku sedang memburu babi. Dia menembak babi yang dibidiknya pakai teleskop senapan angin jarak jauh," kata Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Aris Gunadi pada Selasa (21/2/2023).

"Korban ini pergi dari rumah pukul 14.00 WIB, kesehariannya cari-cari brondolan, ditembak di kepala," lanjut Aris.

Tak memberi pertolongan pada Hendra, KC malah pulang ke rumah memberitahu istrinya. Dalam kondisi kalang kabut, KC kabur ke rumah orangtuanya di Solok Selatan, Sumatera Barat. 

baca juga

Hingga kemudian polisi menangkap KC pada Kamis (16/2/2023). KC pun langsung digiring ke Mapolres Kampar.

Menurut hasil pemeriksaan, KC merupakan pemburu babi untuk dijual demi kebutuhan hidup. Sementara Hendra kesehariannya adalah mencari brondolan di kebun warga. Sedangkan kebun yang jadi TKP itu adalah milik orang lain, bukan punya KC atau Hendra.

Penyesalan KC tembak Hendra yang dikira babi hutan

Dalam pengakuannya, KC mengatakan dia menembak karena mengira korban adalah babi hutan.

"Di lokasi itu ada semak-semak. Jadi saya kira (korban adalah) babi hutan makanya saya tembak. Saya tidak lihat kalau itu orang," ungkapnya dalam konferensi pers di Polres Kampar pada Selasa (21/2/2023).

KC menembak Hendra dengan senapan angin kaliber 8 mm yang memiliki teleskop. Dia mengaku menembak korban sekitar jam 16.00 WIB dengan jarak sekitar 8 meter. Korban ditembak satu kali mengenai bagian kepala yang mengakibatkan  tewas. 

Sementara itu KC mengaku menyesali perbuatannya. Ia menyampaikan maaf kepada keluarga korban.

"Saya menyesal (telah menembak telah tewas) dan saya minta maaf," ucap KC dengan wajah sedih.

KC mengaku tidak kenal dengan Hendra, hanya tahu namanya karena tinggal satu kampung di Desa Tanjung Mas. Ia juga mengungkap alasan kabur ke rumah orang tuanya usai menembak Hendra.

"Saya sudah 18 tahun tak bertemu orang tua," ucapnya ayah 5 anak itu.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Dugaan Penganiayaan David, Rubicon Kok Ikut Trending di Twitter?

Kronologi Dugaan Penganiayaan David, Rubicon Kok Ikut Trending di Twitter?

Bandungbarat | Rabu, 22 Februari 2023 | 10:08 WIB

Pasar Cik Puan Pekanbaru Terbakar, Tim Labfor Polda Riau Telusuri Penyebabnya

Pasar Cik Puan Pekanbaru Terbakar, Tim Labfor Polda Riau Telusuri Penyebabnya

Riau | Selasa, 21 Februari 2023 | 12:10 WIB

Syamsuar Tanggapi Wacana Bandara SSK II Pekanbaru Bukan Bandara Internasional

Syamsuar Tanggapi Wacana Bandara SSK II Pekanbaru Bukan Bandara Internasional

Riau | Selasa, 21 Februari 2023 | 19:53 WIB

Kronologi Pembubaran Jemaat Gereja di Lampung oleh Ketua RT Berakhir Damai

Kronologi Pembubaran Jemaat Gereja di Lampung oleh Ketua RT Berakhir Damai

News | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:06 WIB

Begini Kronologi Kening Sopir Fortuner Tertembak Senpi Milik Majikannya di Senopati

Begini Kronologi Kening Sopir Fortuner Tertembak Senpi Milik Majikannya di Senopati

News | Senin, 20 Februari 2023 | 16:59 WIB

Resmi Tersangka usai Sopirnya Tertembak Senpi saat Nyetir, Ini Identitas Majikan Sekaligus Pemilik Fortuner!

Resmi Tersangka usai Sopirnya Tertembak Senpi saat Nyetir, Ini Identitas Majikan Sekaligus Pemilik Fortuner!

News | Senin, 20 Februari 2023 | 16:22 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×