5 Fakta Kemacetan Horor di Jambi: 22 Jam Baru Terurai, 1 Orang Meninggal di Jalan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:23 WIB
5 Fakta Kemacetan Horor di Jambi: 22 Jam Baru Terurai, 1 Orang Meninggal di Jalan
Macet Jambi. (@jambikeras24jam_official)

Suara.com - Kemacetan parah terjadi di Provinsi Jambi pada Selasa (28/2/2023) hingga Rabu (1/3/2023) siang, atau sekitar 22 jam.

Kemacetan itu tepatnya terjadi di Jalan Lintas Sarolangun-Batanghari. Jaqlur sepanjang 15 kilometer itu lumpuh total.

Dari sejumlah video yang beradar, kondisi di jalur tersebut terlihat aanya penumpukan ribuan kendaraan, seperti kendaraan pribadi, namun didominasi oleh mobil truk berbada besar.

Seperti apa horornya kemacetan tersebut? Berikut ulasannya.

Macet hingga 22 jam

Salah satu warga Kota Jambi yang terjebak dalam kemacetan itu, Hidayat (28) mengatakan, kemacetan terjadi sejak Selasa siang (28/2/2023). Sekitar 22 jam setelahnya, ia baru bisa terlepas dari himpitan kendaraan dan berhasil memasuki Kota Jambi.

Menurut dia, kemacetan disebabkan karena para pengendara tidak ada yang mau mengalah ketika melintas di jalan tersebut.

Menurut dia, di sepanjang lajur tersebut, kendaraan yang melintas di empat jalur didominasi truk batu bara, mobil pribadi dan mobil pengangkut hasil bumi.

Penyebab kemacetan

baca juga

Kemacetan parah itu disebabkan karena padatnya truk pengangkut batu bara yang melintas di jalan nasional tersebut.

Sejumlah truk tersebut parker di bahu jalan, sehingga arus lalu lintas menjadi terhambat. Mestinya truk tersebut parker di kantong parkir yang telah disediakan.

Namun, para sopir enggan parkir di sana karena kantong parkir tersebut tergenang air akibat curah hujan yang tingga.

Perekonomian masyarakat terganggu

Kemacetan parah yang terjadi di Jambi berdampak pada sector ekonomi. Sebab ada sejumlah pedagang yang ikut terjebak dalam macet.

Di antaranya pedagang sayur mayur dan pedagang ikan yang barang dagangannya rusak karena terlalu lama diperjalanan.

Pendapatan para sopir kendaraan umum juga turun drastis karena tidak bisa bekerja seperti biasanya karena terjebak macet.

Satu orang meninggal dunia

Dalam peristiwa kemacetan parah itu, satu orang dikabarkan meninggal dunia. Korban merupakan seorang pasien yang diangkut menggunakan ambulans dari Sarolangun menuju Jambi.

Di tengah perjalanan, ambulans tersebut terjebak macet, sehingga pasien tersebut terlambat mendapatkan penannganan dan meninggal dunia di tengah kemacetan.

Alhasil, ambulans terpaksa putar arah kembali menuju Sarolangun. Para pengguna jalan membantu membuka jalan, sehingga ambulans bisa mengantarkan jenazah ke rumah duka.

Gubernur Jambi ambil tindakan

Usai peristiwa kemacetan parah hingga jatuh korban jiwa, Gubernur Jambi Al haris langsung menginstruksikan agar altivitas di mulut tambang batu bara disetop untuk sementara waktu.

"Kemacetan panjang pada Selasa sore dan malam hari sampai hari ini sehingga saya selaku Gubernur Jambi mengambil langkah yaitu tidak ada pengangkutan tambang dari mulut tambang sampai ke Jalan Nasional," Al Haris.

Dengan begitu, secara otomatis aktifitas truk pengangkut batu bara juga terhenti. Menurut dia, jalan nasional tersebut akan diperbaiki, setelah itu baru boleh dilintasi Kembali.

Kontributor : Damayanti Kahyangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Jambi Terjebak Macet Selama 22 Jam Akibat Kendaraan Truk Batu Bara

Warga Jambi Terjebak Macet Selama 22 Jam Akibat Kendaraan Truk Batu Bara

Cianjur | Jum'at, 03 Maret 2023 | 10:28 WIB

Kota Solo Dikepung Macet, Makin Parah Saat Turun Hujan, Tak Ada Petugas yang Mengurai

Kota Solo Dikepung Macet, Makin Parah Saat Turun Hujan, Tak Ada Petugas yang Mengurai

Surakarta | Kamis, 02 Maret 2023 | 16:23 WIB

Duh! Macet 22 Jam di Jalan Lintas Jambi, Pasien Meninggal di Ambulans hingga Ikan-Ikan Mati

Duh! Macet 22 Jam di Jalan Lintas Jambi, Pasien Meninggal di Ambulans hingga Ikan-Ikan Mati

Video | Kamis, 02 Maret 2023 | 09:00 WIB

Macet 22 Jam di Jalan Lintas Jambi, Pasien Meninggal di Ambulans, Ikan-Ikan Mati di Jalanan

Macet 22 Jam di Jalan Lintas Jambi, Pasien Meninggal di Ambulans, Ikan-Ikan Mati di Jalanan

Sumatera | Rabu, 01 Maret 2023 | 20:44 WIB

Stok Masih Aman, PLN EPI Jamin Ketersediaan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik

Stok Masih Aman, PLN EPI Jamin Ketersediaan Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik

Bisnis | Rabu, 01 Maret 2023 | 14:19 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×