Pendapatan para sopir kendaraan umum juga turun drastis karena tidak bisa bekerja seperti biasanya karena terjebak macet.
Satu orang meninggal dunia
Dalam peristiwa kemacetan parah itu, satu orang dikabarkan meninggal dunia. Korban merupakan seorang pasien yang diangkut menggunakan ambulans dari Sarolangun menuju Jambi.
Di tengah perjalanan, ambulans tersebut terjebak macet, sehingga pasien tersebut terlambat mendapatkan penannganan dan meninggal dunia di tengah kemacetan.
Alhasil, ambulans terpaksa putar arah kembali menuju Sarolangun. Para pengguna jalan membantu membuka jalan, sehingga ambulans bisa mengantarkan jenazah ke rumah duka.
Gubernur Jambi ambil tindakan
Usai peristiwa kemacetan parah hingga jatuh korban jiwa, Gubernur Jambi Al haris langsung menginstruksikan agar altivitas di mulut tambang batu bara disetop untuk sementara waktu.
"Kemacetan panjang pada Selasa sore dan malam hari sampai hari ini sehingga saya selaku Gubernur Jambi mengambil langkah yaitu tidak ada pengangkutan tambang dari mulut tambang sampai ke Jalan Nasional," Al Haris.
Dengan begitu, secara otomatis aktifitas truk pengangkut batu bara juga terhenti. Menurut dia, jalan nasional tersebut akan diperbaiki, setelah itu baru boleh dilintasi Kembali.
Kontributor : Damayanti Kahyangan