Aturan Kontroversial MbS di Bulan Ramadhan: Dilarang Bawa Anak ke Masjid, Adzan Dibatasi

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 10 Maret 2023 | 11:14 WIB
Aturan Kontroversial MbS di Bulan Ramadhan: Dilarang Bawa Anak ke Masjid, Adzan Dibatasi
Pangeran Mohammed bin Salman (MbS). [Reuters/Handout]

Suara.com - Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) mengeluarkan aturan terbaru untuk Ramadhan 2023. Kebijakan ini diumumkan pekan lalu melalui surat edaran dari Kementerian Urusan Agama Islam. Namun, poin-poin di dalamnya malah memicu kontroversi.

Adapun dalam surat edaran itu, ada poin-poin aturan yang perlu dipatuhi selama bulan Ramadhan. Diantaranya, buka puasa harus dilakukan di tempat yang sudah ditetapkan, yakni di halaman masjid, bukan di dalamnya. Lalu, tidak diizinkan pula didirikannya tenda sementara untuk buka puasa.

Aturan lainnya adalah adzan yang dibatasi. Pengurus masjid diminta mematuhi waktunya yang sudah disesuaikan dengan kalender hijriah. Jumlah pengeras suara serta volumenya saat mengumandangkan adzan pun menjadi terbatas.

Belum lagi, pemerintah setempat menegaskan untuk tidak memasang kamera di masjid. Di mana seringkali dipakai untuk mengambil gambar imam serta jemaah saat menjalankan salat. MbS tak ingin kegiatan tersebut disiarkan langsung oleh media manapun, termasuk televisi.

MbS juga mengimbau agar orang tua tidak membawa anak-anaknya ke masjid saat salat. Sebab, keberadaan mereka dianggap dapat mengganggu ibadah jemaah. Aturan-aturan itu dinilai para kritikus sebagai upaya pemerintah Saudi untuk membatasi pengaruh Islam pada publik. 

Padahal diketahui, Arab Saudi kekinian tengah gencar membuka diri dengan menggelar sejumlah konser musik dari para musisi asing. Menanggapi adanya kontroversi itu, juru bicara Kementerian, Abdullah Al-Enezi, angkat bicara. Menurutnya, publik tidak perlu khawatir. 

"Larangan merekam dan menyebarkan salat bertujuan untuk melindungi platform dari eksploitasi. Bukan karena ketidakpercayaan terhadap imam, pengkhotbah, melainkan untuk menghindari kesalahan, terutama jika itu tidak disengaja," katanya saat diwawancarai Al-Saudiya, beberapa waktu lalu.

Beralih ke aturan lainnya, orang yang bertanggung jawab mengatur buka puasa wajib memastikan area tersebut bersih pasca acara. Lalu, imam diminta mengontrol warga yang ingin beritikaf agar tidak ada pelanggaran.

Pemerintah Arab Saudi juga melarang adanya penerimaan sumbangan berupa uang untuk acara buka puasa atau yang lainnya selama bulan Ramadhan. Para pelayan masjid pun diminta rutin melakukan bersih-bersih khususnya di ruang salat wanita.

MbS menganjurkan para imam dan muadzin tidak meninggalkan tugasnya kecuali ada hal mendesak. Lalu, salat tarawih diminta tidak diperpanjang dan salat tahajud diselesaikan pada 10 hari terakhir Ramadhan sebelum adzan subuh dikumandangkan.

Alasan MbS 

Dalam surat edaran yang dirilis Kementerian Islam, MbS juga menyertakan alasan dibentuknya aturan baru itu. Imbauan tersebut dikatakannya, bertujuan agar para jemaah merasa nyaman saat beribadah di bulan Ramadhan.

"Dalam rangka kesungguhan Kementerian untuk menyiapkan masjid dan musala menyambut Ramadhan, untuk mencapai misinya di sesuai dengan visi dan cita-cita kepemimpinan yang bijaksana," demikian sebagian isi dari surat yang resmi diedarkan oleh kementerian itu.

Lalu, alasan dibuatnya aturan baru itu juga disampaikan oleh Abdullah Al-Enezi. Ia mengatakan bahwa tujuan kementerian membentuk kebijakan tersebut, yaitu agar pelaksanaan ibadah khususnya selama Ramadhan lebih khusyuk dan teratur.

Kontributor : Xandra Junia Indriasti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Materi Kutbah Jumat Tentang: Menyambut Bulan Ramadhan, Jangan Sia-siakan Anugrah dan Karunia Allah

Materi Kutbah Jumat Tentang: Menyambut Bulan Ramadhan, Jangan Sia-siakan Anugrah dan Karunia Allah

Bandungbarat | Jum'at, 10 Maret 2023 | 10:46 WIB

Al Nassr Tumbang, Cristiano Ronaldo Diketawain Wasit, Ini Sebabnya

Al Nassr Tumbang, Cristiano Ronaldo Diketawain Wasit, Ini Sebabnya

Bola | Jum'at, 10 Maret 2023 | 10:31 WIB

Sebentar Lagi Bulan Ramadhan 2023! Ini 7 Keutamaan Berpuasa di Bulan Yang Penuh Berkah

Sebentar Lagi Bulan Ramadhan 2023! Ini 7 Keutamaan Berpuasa di Bulan Yang Penuh Berkah

Bandungbarat | Jum'at, 10 Maret 2023 | 10:21 WIB

Fast Track dan 'Saudi Visa Bio' App: Kemudahan Terbaru untuk Jamaah Haji Indonesia

Fast Track dan 'Saudi Visa Bio' App: Kemudahan Terbaru untuk Jamaah Haji Indonesia

Cianjur | Jum'at, 10 Maret 2023 | 09:45 WIB

Piala Asia U-20 2023: Turnamen yang Tak Ramah bagi Wakil Timur Tengah

Piala Asia U-20 2023: Turnamen yang Tak Ramah bagi Wakil Timur Tengah

Your Say | Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:53 WIB

Jarang Diketahui Orang, Ternyata Kakek Arie Kriting Imam Masjid, Ayahnya Seorang Penghulu

Jarang Diketahui Orang, Ternyata Kakek Arie Kriting Imam Masjid, Ayahnya Seorang Penghulu

Ntb | Jum'at, 10 Maret 2023 | 08:49 WIB

Terkini

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:37 WIB

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 22:07 WIB

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:37 WIB

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:18 WIB

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:17 WIB

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:08 WIB

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 21:02 WIB

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:49 WIB

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:37 WIB

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:13 WIB