Mengenal Fenomena Pareidolia, Saat Awan Panas Gunung Merapi Disebut Mirip Tokoh Petruk

Senin, 13 Maret 2023 | 14:58 WIB
Mengenal Fenomena Pareidolia, Saat Awan Panas Gunung Merapi Disebut Mirip Tokoh Petruk
Mengenal Fenomena Pareidolia, Kerap Muncul Bak Ilusi Mata (instagram @merapi_uncover)

Suara.com - Erupsi Gunung Merapi kembali terjadi pada Sabtu siang, (11/03/2023) lalu. Tak hanya satu kali, erupsi kembali terjadi pada Minggu, (12/03/2023) kemarin. Awan panas abu-abu yang menyeruak di sekitar Gunung Merapi pun mengarah ke Magelang dan pemerintah Jawa Tengah akhirnya membuat jalur evakuasi khusus bagi warga yang tinggal di sekitar lereng gunung sewaktu-waktu situasi erupsi memburuk. 

Di tengah-tengah kondisi erupsi yang sempat membuat warga panik, seorang warganet pun mengambil foto fenomena asap abu-abu yang berasal dari erupsi Gunung Merapi yang disebut mirip karakter pewayangan Semar atau Petruk. Foto fenomena ini pun diunggah di instagram @merapi_uncover. Sontak, foto ini pun dikomentari oleh banyak warganet yang mengaitkan fenomena ini dengan kejadian mistis.

Fenomena ini pun sering disebut sebagai fenomena pareidolia. Lalu, apa sebenarnya fenomena ini? 

Simak inilah penjelasan selengkapnya.

Fenomena pareidolia ini cukup akrab di dunia psikologi, dimana hal ini terjadi saat manusia memperhatikan benda mati di sekitar mereka dan menyadari adanya kemiripan bentuk dari benda mati dengan makhluk hidup atau benda tertentu lainnya. Dengan kata lain fenomena ini tercipta karena ilusi mata.

Biasanya, hal ini terjadi ketika ada suatu peristiwa khusus yang terjadi atau biasa disebut fenomena. Sebut saja seperti bentuk Gunung Tuan di Aceh yang dapat dilihat dari jarak tertentu, dimana bentuk gunung ini menyerupai seorang putri kerajaan yang sedang tertidur. 

Fenomena pareidolia ini ternyata dapat disadari oleh manusia yang mempunyai pola acak dan tidak berhubungan. 

Sama halnya dengan gumpalan asap abu-abu yang berbentuk seolah menyerupai petruk ini menjadi salah satu fenomena yang kerap kali terjadi dan baru disadari beberapa saat setelah melihat secara rinci benda mati tersebut.

Kita mungkin sering kali melihat jatuhan air embun yang mirip sesuatu. Hal ini juga disebut sebagai fenomena pareidolia.

Baca Juga: Potret Siswa SDN 2 Tlogolele Boyolali Tetap Bersekolah Pascahujan Abu Erupsi Gunung Merapi

Pada dasarnya, fenomena ini dapat terjadi pada setiap orang yang dengan fokus memperhatikan benda mati di sekitar mereka. Imajinasi manusia yang tak terbatas juga membuat fenomena pareidolia ini kita jumpai di kehidupan sehari-hari.

Pareidolia terhadap fenomena langit yang sering muncul dan disadari, yaitu saat melihat bentuk tertentu di permukaan bulan, melihat bentuk pada awan atau formasi batuan.

Dalam kehidupan modern, Pareidolia bahkan muncul pada hasil jepretan fotografi atau perabotan modern di rumah walau beberapa objek bukanlah objek utama.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI