Fakta Mantri di Serang Suntik Pasien Hingga Meregang Nyawa

M Nurhadi

Selasa, 14 Maret 2023 | 17:43 WIB
Fakta Mantri di Serang Suntik Pasien Hingga Meregang Nyawa
Mantri Suhendi, Pelaku Penyuntik Kades Hingga Tewas di Banten (facebook.com)

Suara.com - Baru-baru ini, ada sebuah kasus yang menghebohkan masyarakat. Bagaimana tidak, seorang mantri diduga melakukan suntik mati seorang Kepala Desa (kades) Curug Goong, Salamunasir, Serang, Banten.

Sebelum melakukan aksinya, diduga mantri yang berinisial SH itu sempat cekcok dengan korban. Mantri SH diduga melakukan penyuntikan pada korban hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Suntikan itu membuat kades mengalami sesak napas dan sempat dilarikan ke puskesmas, kemudian ke rumah sakit. Seperti apa kronologi dan fakta mantri suntik mati pasien selengkapnya?

Kronologi dan Fakta Mantri Suntik Mati Pasien

Seorang Kepala Desa (Kades) di Curuggoong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten tewas mengenaskan. Kades bernama Salamunasir itu diketahui tewas dibunuh oleh seorang mantri berinisial SH dengan cara ditikam jarum suntik.

Diduga, mantri SH menyuntikkan zat sidiadryl diphenhydramine ke punggung korban sebelum akhirnya tewas. Apa Itu sidiadryl diphenhydramine? Zat ini adalah sebuah obat alergi yang juga umum dipakai untuk meredakan gejala demam, batuk, hingga flu biasa. Sidiadryl termasuk dalam golongan obat keras yang penggunaannya harus dengan resep dokter.

Sidiadryl yang diberikan melalui injeksi ataupun suntikan ke otot, di mana ini hanya bisa diberikan oleh tenaga kesehatan profesional.

Jika digunakan sesuai dosis yang berlaku, maka obat ini bukanlah obat berbahaya karena fungsinya adalah untuk meredakan alergi yang bisa disebabkan banyak hal seperti debu, makanan, dan lain-lain. Kandungan dalam sidiadryl adalah diphenhydramine juga digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati mual, muntah, serta pusing yang dipicu mabuk perjalanan.

Sayangnya, obat ini disalahgunakan hingga bisa membahayakan nyawa seseorang.

baca juga

Diketahui, cekcok yang terjadi sebelum penyuntikan itu terjadi karena pelaku emosi saat melihat ada foto-foto korban di galeri ponsel istri pelaku.

Menurut kuasa hukum pelaku, korban sudah berkali-kali mendekati istri mantri SH, dan mantri SH mendatangi rumah korban untuk menanyakan tujuan kades mendekati istrinya yang berprofesi sebagai bidan.

Sebelum datang ke rumah korban, SH telah mempersiapkan jarum suntik berisi obat tersebut. Pada awalnya SH tidak berniat membunuh kades tersebut, tetapi hanya memberikan efek jera saja, di mana mantri SH mengaku menyuntikkan cairan diphenhydramine itu sebanyak 5 ml kepada korban.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil otopsi tim forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian kades yang jadi korban tersebut .

Setelah disuntik di bagian punggung kiri, korban sempat mengalami kejang-kejang sampai akhirnya tidak sadarkan diri. Korban kemudian langsung dibawa ke puskemas dan rumah sakit, dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyingkap Profil Kades Salamunasir yang Disuntik Mati Mantri di Serang

Menyingkap Profil Kades Salamunasir yang Disuntik Mati Mantri di Serang

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 17:13 WIB

Ngeri! Gegara Selingkuh dengan Bidan, Mantri di Banten Diduga Suntik Mati Pak Kades

Ngeri! Gegara Selingkuh dengan Bidan, Mantri di Banten Diduga Suntik Mati Pak Kades

Dexcon | Selasa, 14 Maret 2023 | 16:13 WIB

Profil Mantri Suhendi, Pelaku Penyuntik Kades di Banten Hingga Tewas

Profil Mantri Suhendi, Pelaku Penyuntik Kades di Banten Hingga Tewas

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 15:32 WIB

Geger Kasus Suntik Mati Kades, Ini Sejarah Mantri dan Bedanya dengan Dokter

Geger Kasus Suntik Mati Kades, Ini Sejarah Mantri dan Bedanya dengan Dokter

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 15:14 WIB

Duh! Diduga Berselingkuh, Kepala Desa Ini Disuntik Mati

Duh! Diduga Berselingkuh, Kepala Desa Ini Disuntik Mati

Poptren | Selasa, 14 Maret 2023 | 14:16 WIB

KPK Geledah Rumah Dito Mahendra, Nikita Mirzani Girang: Sekalian Rumah Kasat Polres Serang

KPK Geledah Rumah Dito Mahendra, Nikita Mirzani Girang: Sekalian Rumah Kasat Polres Serang

Moots | Selasa, 14 Maret 2023 | 14:01 WIB

Terkini

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:30 WIB

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 22:23 WIB

×