Profil Mantri Suhendi, Pelaku Penyuntik Kades di Banten Hingga Tewas

Agatha Vidya Nariswari

Selasa, 14 Maret 2023 | 15:32 WIB
Profil Mantri Suhendi, Pelaku Penyuntik Kades di Banten Hingga Tewas
Mantri Suhendi, Pelaku Penyuntik Kades Hingga Tewas di Banten (facebook.com)

Suara.com - Kematian Salamunasir, Kepala Desa Curug Goong, Serang, Banten menyisakan luka yang mendalam bagi keluarganya. Pasalnya, Salamunasir tewas usai disuntik oleh seorang mantri bernama Suhendi dengan cairan sidiadryl diphenhydramine.

Kejadian yang terjadi pada Minggu, (12/03/2023) ini pun langsung cepat diusut oleh Polresta Serang Banten dan meringkus Suhendi usai menerima laporan dari keluarga Salamunasir. 

Sosok Suhendi pun menjadi sorotan publik karena tindakan kejinya menghilangkan nyawa Salamunasir.

Lalu, siapa Suhendi sebenarnya? Simak inilah profil Suhendi selengkapnya.

Suhendi diketahui bekerja di RSUD Banten sebagai pelayan kesehatan. Di desa Curug Goong, ia sering disebut mantri dan membantu masyarakat sekitar dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan, termasuk melakukan rujukan ke unit kesehatan terdekat.

Suhendi juga diketahui memiliki seorang istri yang bekerja sebagai bidan di Desa Curug Goong. Sang istri dikenal cukup baik di masyarakat karena sering membantu persalinan masyarakat sekitar.

Sosok Suhendi ini mengagetkan masyarakat sekitar akibat tindakannya yang menyebabkan kepala desa mereka meninggal dunia.

Motif pembunuhan yang dilakukan oleh Suhendi ini juga masih didalami hingga sekarang. 

Saat ditangkap oleh petugas kepolisian dan digiring ke Polres Serang, Suhendi terlihat menunjukkan ekspresi datar dan tidak menutupi wajahnya dari kamera. Ia pun hanya tertunduk dan seolah tidak menyesali perbuatannya.

baca juga

Dari hasil investigasi polisi, Suhendi mengaku hanya menyuntikkan obat penenang. Polres Serang pun membenarkan isi dari cairan yang disuntikkan Suhendi kepada Salamunasir ini adalah sidiadryl diphenhydramine.

Kuasa hukum keluarga Salamunasir, Eki Wijaya pun meminta agar petugas kepolisian dapat objektif menyikapi dan menangani kasus ini. Ia juga meminta agar Suhendi dikenai pasal 340 KUHP.

"Kami minta semuanya diusut secara tuntas dan pelaku dijerat pasal 340 KUHP" ujar Eki.

Dugaan pembunuhan berencana pun muncul karena Suhendi diketahui sengaja menunggu Salamunasir yang saat itu berada di luar rumah untuk segera menyuntikkan cairan tersebut.

Cekcok yang tak terhindarkan antara Suhendi dan Salamunasir ini diduga menjadi penyebab utama Suhendi akhirnya menusuk punggung kiri Salamunasir hingga menyebabkan kejang dan meninggal dunia.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Kasus Suntik Mati Kades, Ini Sejarah Mantri dan Bedanya dengan Dokter

Geger Kasus Suntik Mati Kades, Ini Sejarah Mantri dan Bedanya dengan Dokter

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 15:14 WIB

Duh! Diduga Berselingkuh, Kepala Desa Ini Disuntik Mati

Duh! Diduga Berselingkuh, Kepala Desa Ini Disuntik Mati

Poptren | Selasa, 14 Maret 2023 | 14:16 WIB

Foto Perselingkuhan Kades Curuggoong dan Istri Mantri Jadi Pemicu Suntik Mati

Foto Perselingkuhan Kades Curuggoong dan Istri Mantri Jadi Pemicu Suntik Mati

Banten | Selasa, 14 Maret 2023 | 13:25 WIB

Mengenal Sidiadryl, Obat Injeksi yang Sebabkan Kades di Banten Tewas Usai Disuntik Mantri

Mengenal Sidiadryl, Obat Injeksi yang Sebabkan Kades di Banten Tewas Usai Disuntik Mantri

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 13:16 WIB

Duduk Perkara Kades di Serang Tewas Disuntik Mantri, Gegara Perselingkuhan?

Duduk Perkara Kades di Serang Tewas Disuntik Mantri, Gegara Perselingkuhan?

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 12:43 WIB

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×