3 Permohonan Maaf Kemenkeu: Kasus 'Palak' Piala Lomba hingga Koper Anak Gus Dur Diobrak-abrik

Ruth Meliana

Rabu, 22 Maret 2023 | 12:37 WIB
3 Permohonan Maaf Kemenkeu: Kasus 'Palak' Piala Lomba hingga Koper Anak Gus Dur Diobrak-abrik
Piala dari Jepang dipalak Bea Cukai (Twitter)

Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belakangan ini jadi sorotan karena harta jajaran pejabatnya yang tidak wajar. Belum selesai masalah itu, Kemenkeu lagi-lagi jadi perhatian karena menyampaikan permintaan maaf terkait beberapa kasus viral yang disorot publik.

Sebelumnya masyarakat memang ramai-ramai melontarkan keluhan dan pengalaman buruk berkaitan dengan instansi itu di media sosial. Keluhan itu berasal dari banyak pihak, mulai dari warga biasa hingga figur publik.

Heboh keluhan dari publik itu bahkan membuat Kemenkeu  minta maaf di media sosial hingga 3 kali dalam sehari pada Selasa (21/3/2023). Simak 3 hal yang membuat Kemenkeu minta maaf berikut ini. 

Koper anak Gus Dur diobrak-abrik petugas Bea Cukai

Kemenkeu menyampaikan permintaan maaf pada Alissa Wahid, putri Presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid atau Gus Dur yang ceritanya viral pernah diintimidasi petugas Bea Cukai di bandara sepulang dari konferensi di Taiwan.

Ketika itu koper milik Alissa Wahid diacak-acak petugas hingga disinggung pekerjaannya karena sering pergi ke luar negeri yang terlihat dari stempel imigrasi pada paspornya.

Yustinus Prastowo selaku Staf Khusus Menteri Keuangan minta maaf pada Alissa Wahid. Dia mengakui pelayanan Bea Cukai belum sepenuhnya ideal di lapangan dan mengaku berkomitmen untuk melakukan pembenahan pelayanan.

Viral piala lomba nyanyi WNI dipajaki Rp 4 Juta

Kemenkeu juga menyampaikan permintaan maaf kepada Fatimah Zahratunnisa tentang piala kemenangan di kontes menyanyi di Jepang yang dikenakan bea masuk dan pajak impor oleh pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

baca juga

Ceritanya yang dibagikan lewat akun @zahratunnisaf menjadi viral. Dalam ceritanya, ia menyebut biaya bea masuk yang ditagih mencapai Rp 4 juta rupiah. Ia pun tak habis pikir bagaimana mendapat hadiah lomba, tetapi justru disuruh membayar jutaan rupiah oleh Bea Cukai.

Cerita itu diungkap Fatimah untuk merespons cuitan Bea Cukai. Sebelumnya, Bea Cukai sempat beralasan jika setiap barang yang masuk ke Indonesia akan dianggap sebagai barang impor, sehingga wajib membayar pajak impor, tak terkecuali hadiah.

Beruntung setelah melewati proses begitu rumit, dengan memberikan banyak bukti ke petugas Bea Cukai, Fatimah diizinkan membawa pulang pialanya secara gratis.

Yustinus Prastowo lewat akun Twitternya meminta kesediaan Fatimah untuk penanganan lebih lanjut tapi yang bersangkutan tidak bersedia karena menganggap kasus telah selesai sejak 2015.

Meski demikian, Yustinus minta maaf pada Fatimah karena mengalami hal tidak menyenangkan yang disebabkan oleh lingkungan Kemenkeu. Ia juga mengaku pihaknya berempati ke Fatimah dan mendoakan kesuksesannya.

"Mbak Fatimah, kami mewakili Kemenkeu memohon maaf secara tulus atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami sungguh berempati dan menyesalkan kejadian (Bea Cukai menagih pajak buat piala) ini," ucap Prastowo, Selasa (21/3/2023).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Sosok SB-DY Pemilik Transaksi Jumbo Triliunan: Bukan PNS Kemenkeu

5 Fakta Sosok SB-DY Pemilik Transaksi Jumbo Triliunan: Bukan PNS Kemenkeu

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 12:08 WIB

Borok Bea Cukai Terbongkar: Kirim Piala 'Dipalak' Rp 4 Juta, Koper Anak Gus Dur Diacak-acak Di Bandara

Borok Bea Cukai Terbongkar: Kirim Piala 'Dipalak' Rp 4 Juta, Koper Anak Gus Dur Diacak-acak Di Bandara

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 10:58 WIB

Profil Alissa Wahid yang Kopernya Diacak-acak Bea Cukai, Bukan Sosok Sembarangan

Profil Alissa Wahid yang Kopernya Diacak-acak Bea Cukai, Bukan Sosok Sembarangan

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 10:36 WIB

Kemenkeu Minta Maaf usai Heboh Piala Lomba di Jepang Diminta Pajak Rp4 Juta

Kemenkeu Minta Maaf usai Heboh Piala Lomba di Jepang Diminta Pajak Rp4 Juta

Sumatera | Rabu, 22 Maret 2023 | 09:05 WIB

Kronologi Alissa Wahid Putri Gus Dur Diintimidasi Petugas Bea Cukai: Koper Diacak-acak

Kronologi Alissa Wahid Putri Gus Dur Diintimidasi Petugas Bea Cukai: Koper Diacak-acak

News | Rabu, 22 Maret 2023 | 08:18 WIB

Banyak yang Tanya Anak Presiden Tak Dikenali Petugas Bea Cukai hingga Koper Diacak-acak, Saya Mengalami...

Banyak yang Tanya Anak Presiden Tak Dikenali Petugas Bea Cukai hingga Koper Diacak-acak, Saya Mengalami...

Ntb | Selasa, 21 Maret 2023 | 22:53 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×