Mengingat Kisah Soekarno Larang Timnas Indonesia Main Lawan Israel di Piala Dunia 1958

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Kamis, 23 Maret 2023 | 13:01 WIB
Mengingat Kisah Soekarno Larang Timnas Indonesia Main Lawan Israel di Piala Dunia 1958
Presiden Soekarno [Foto tangkapan layar Instagram @Soekarno_presidenku]

Suara.com - Gelaran Piala Dunia U-20 yang akan dihelat di Indonesia pada Mei 2023 menjadi sorotan karena banyaknya protes dari berbagai kalangan yang menolak kedatangan timnas Israel. Beberapa pihak setuju atas kedatangan timnas Israel sebagai sikap profesionalitas dan merupakan kesempatan yang baik di mata internasional.

Pihak yang kontra terhadap kedatangan Timnas Israel menganggap tindakan Israel telah merampas kemerdekaan Palestina. Selain itu, sikap penerimaan itu nantinya bertentangan dengan amanah konstitusi yakni: “kemerdekaan ialah hak segala bangsa.”.

Berkenaan dengan hal tersebut, ada kisah Presiden Pertama RI, Ir Soekarno yang pernah menolak tim nasional Indonesia untuk bermain melawan Israel di Piala Dunia 1958 silam. 

Kisah ini disampaikan oleh Maulwi Saelan karena sebagai saksi penolakan keras tersebut. Maulwi Saelan yang merupakan ajudan pribadi Soekarno berkisah bahwa Indonesia berada di Subgrup 1 di babak kualifikasi pada 1957.

Kala itu, timnas Indonesia berhasil menang melawan China dengan skor 2-0. Namun, China membalas kekalahan itu dengan menciptakan skor sebanyak 4-3 saat melawan Indonesia di Beijing pada pertemuan yang berlangsung tanggal 2 juni 1957.

Hasil akhirnya, Indonesia dan China pun memainkan babak play-off yang berlangsung di Myanmar pada 23 Juni 1957. Dalam pertandingan tersebut, Indonesia berhasil menahan China imbang dengan skor 0-0.

Indonesia akhirnya lolos ke babak berikutnya. Di sisi lain, Israel lolos ke babak pertama pasca Turki memutuskan mengundurkan diri dari Subgrup 2.

Kemudian pada babak kedua, pemenang babak pertama pun dipecah menjadi dua. Pemecahan itu membuat Indonesia akan bertemu dengan Israel.

Israel meminta pertandingan itu digelar dua leg, yakni di Tel Aviv dan Jakarta. Namun, permintaan itu ditolak. Soekarno yang saat itu masih menjabat sebagai Presiden RI secara tegas meminta Timnas Indonesia mengundurkan diri daripada harus melawan Israel.

Alasannya, saat itu Soekarno menilai bahwa sama saja Indonesia mengakui Israel jika melawannya. Pada akhirnya, tim Indonesia tidak jadi berangkat. Indonesia saat itu juga sedang benar-benar melawan neokolonialisme dan menganggap Israel penjajah Palestina.

Sejak awal kemerdekaan, Soekarno tidak mengakui kemerdekaan Israel yang diproklamirkan David Ben Gurion pada 1948. Saat gelaran Konferensi Asia Afrika, Indonesia dan Pakistan menolak keikutsertaan Israel.

Sebelumnya, PSSI juga meminta pertandingan diadakan di tempat yang netral. Namun keputusan itu ditolak oleh FIFA.

Atas kejadian tersebut, FIFA pun memutuskan Israel menang walk out, sehingga berhasil menuju babak ketiga. Sikap tegas Indonesia terkait penolakan eksistensi Israel itu pun diikuti oleh Turki yang protes karena adanya Israel dan akhirnya turut mengundurkan diri dalam fase berikutnya. Saat itu, Israel dan Turki sedang bersitegang pasca krisis di Terusan Suez.

Tak hanya Turki yang turut mengikuti langkah Indonesia. Pada pertandingan babak ketiga, Sudan pun memilih walk out dan menolak bertanding karena boikot Liga Arab. Israel pun akhirnya maju ke babak berikutnya.

Namun, FIFA tidak ingin melihat Israel maju ke putaran final Piala Dunia 1958 tanpa bermain di lapangan. Akhirnya, Israel pun dipertemukan dengan Wales yang berada di posisi sembilan klasemen kualifikasi Piala Dunia 1958. Wales pun berhasil menang dari Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Senjata Pamungkas Garuda Select Perlu Dilirik Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia U-20

3 Senjata Pamungkas Garuda Select Perlu Dilirik Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia U-20

Bola | Kamis, 23 Maret 2023 | 12:57 WIB

9 Golongan Boleh Tidak Puasa Ramadhan, Termasuk Timnas Indonesia Skuad Shin Tae-yong?

9 Golongan Boleh Tidak Puasa Ramadhan, Termasuk Timnas Indonesia Skuad Shin Tae-yong?

Bola | Kamis, 23 Maret 2023 | 11:53 WIB

Rocky Gerung Sebut yang Terima Kedatangan Timnas Israel Layak Diduga Pengkhianat Konstitusi

Rocky Gerung Sebut yang Terima Kedatangan Timnas Israel Layak Diduga Pengkhianat Konstitusi

| Kamis, 23 Maret 2023 | 11:22 WIB

Media Malaysia Minta Indonesia Contoh Negara Mereka yang Berani Tolak Timnas Israel

Media Malaysia Minta Indonesia Contoh Negara Mereka yang Berani Tolak Timnas Israel

Bola | Kamis, 23 Maret 2023 | 11:04 WIB

Media Malaysia Soroti Bali Tolak Timnas Israel: Wayan Koster Patut Diacungi Jempol

Media Malaysia Soroti Bali Tolak Timnas Israel: Wayan Koster Patut Diacungi Jempol

Bola | Kamis, 23 Maret 2023 | 10:52 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB