3 Fakta Pasien Balita Gagal Ginjal Akut Masih Sakit tapi Dipaksa Pulang dari RS

Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 24 Maret 2023 | 20:53 WIB
3 Fakta Pasien Balita Gagal Ginjal Akut Masih Sakit tapi Dipaksa Pulang dari RS
Balita Gagal Ginjal Akut (Foto Twitter)

Suara.com - Ramai menjadi sorotan sebuah pengakuan dari warganet di media sosial yang memperlihatkan nasib seorang anak balita yang menjadi korban gagal ginjal akut setelah mengkonsumsi obat sirup. Balita berinisial R yang kondisinya tidak kunjung membaik itu bahkan dipulangkan paksa dari RS.

Bahkan diketahui anak yang sempat menjalani perawatan di RSCM tersebut konon dipaksa pulang pada saat badannya masih terasa kaku.

Saat pulang dari rumah sakit, orang tua dari pasien diklaim masih harus mengocek uang setiap harinya yang totalnya mencapai Rp 500 ribu.

"Ini R, salah satu anak korban gagal ginjal akut yg saya temui akhir bulan Februari lalu. Setelah ngobrol dengan keluarga korban setidaknya orang tua anak paling kecil harus keluarin uang SETIAP HARI 200-500 ribu uang buat berobat.," cerita @maz******p, sebuah akun Twitter yang postingannya langsung viral mendapatkan sorotan dari warganet.

Saat ini, kondisi R disebut masih sulit untuk bernapas dikarenakan paru-parunya yang tertutup oleh lendir. Dalam beberapa video yang viral di media sosial terutama Twitter, terlihat suara R yang tengah berjuang dengan gangguan di bagian pernapasannya.

Lendir yang mengganggu pernapasannya tersebut harus disedot dengan sebuah alat selama dua sampai dengan tiga menit. Begitupun untuk minum susu, terpaksa harus dimasukkan melalui alat yang mengalir melalui lubang lehernya, bukan diberikan dari mulut layaknya balita-balita normal pada umumnya.

Berikut 3 fakta pasien balita gagal ginjal akut dipaksa pulang RS.

1. Dipulangkan Saat Kondisi Masih Belum Sehat

Balita R sempat menjalani perawatan di RS Dr Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta. Namun setelah mendapatkan perawatan selama beberapa lama, pihak rumah sakit memulangkan R secara paksa.

baca juga

"Jadi saat pulang, menurut pengakuan orang tuanya, badan R kaku banget. Sekarang saja mendingan bisa gerak," ujarnya.

2. Kondisi R

Saat ini, kondisi R sendiri disebut-sebut masih kesulitan untuk bernapas dikarenakan paru-parunya yang tertutup oleh lendir. R juga tampak kesulitan untuk bernapas dan harus menggunakan alat bantu, begitupun saat balita malang tersebut minum susu.

3. Tanggapan Kementerian Kesehatan (Kemenkes)

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengaku sudah menerima laporan terkait dengan pasien tersebut.

Lebih lanjut, Nadia menjelaskan bahwa R tak lagi dirawat di RSCM karena khawatir bisa tertular penyakit lain karena terlalu lama dirawat di rumah sakit.

Meski demikian, pasien masih berstatus rawat jalan sehingga harus rutin kembali kontrol ke RSCM untuk dipantau kesehatannya. Hanya saja, R tidak kembali ke RSCM untuk kontrol.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Belum Punya Anggaran untuk Bantuan Penderita Gagal Ginjal Akut, Mensos Risma: Duit Dari Mana?

Akui Belum Punya Anggaran untuk Bantuan Penderita Gagal Ginjal Akut, Mensos Risma: Duit Dari Mana?

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 10:47 WIB

Divonis 4 Tahun Penjara, Buron Kasus Korupsi Anggaran Kemenkes Akhirnya Tertangkap Di Bekasi

Divonis 4 Tahun Penjara, Buron Kasus Korupsi Anggaran Kemenkes Akhirnya Tertangkap Di Bekasi

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 12:13 WIB

Bareskrim Polri Periksa Kepala BPOM DKI Jakarta Susan Gracia Arpan Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Bareskrim Polri Periksa Kepala BPOM DKI Jakarta Susan Gracia Arpan Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 15:43 WIB

Kasihan! Balita Hidrosefalus Lamongan Ini Sulit Cairkan Donasi Rp 224 Juta

Kasihan! Balita Hidrosefalus Lamongan Ini Sulit Cairkan Donasi Rp 224 Juta

Joglo | Selasa, 07 Maret 2023 | 17:41 WIB

Kemenkes RI: 1 dari 5 Wanita di Indonesia Akan Alami Obesitas pada 2030, Ini 4 Kampanye Anti Gendut

Kemenkes RI: 1 dari 5 Wanita di Indonesia Akan Alami Obesitas pada 2030, Ini 4 Kampanye Anti Gendut

Tasikmalaya | Selasa, 07 Maret 2023 | 10:18 WIB

Aduh! Diduga Akibat Sang Bunda Asik Main HP, Tangan Seorang Balita Terjepit di Eskalator Mal Bekasi

Aduh! Diduga Akibat Sang Bunda Asik Main HP, Tangan Seorang Balita Terjepit di Eskalator Mal Bekasi

News | Jum'at, 03 Maret 2023 | 09:57 WIB

Terkini

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Lagi, Padahal Putusan Gugatan Pertama Tinggal Hitungan Hari

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:00 WIB

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

OTT Diduga Bocor di Kasus Bupati Kuansing dan Langkat, KPK Bakal Evaluasi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:39 WIB

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

Agus Jabo Minta Kader PRIMA Kawal Program Kerakyatan Pemerintahan Prabowo

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:59 WIB

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

Pengembalian Gratifikasi Tak Hapus Pidana, KPK Bakal Dalami Pernyataan Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:27 WIB

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

Tawuran Remaja di Cengkareng Digagalkan Patroli Gabungan, Celurit hingga Petasan Disita

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:22 WIB

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

Transportasi dan Wisata Jakarta Bakal Digratiskan 5 Hari Saat HUT Ke-500

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:54 WIB

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

Sambut HUT ke-80, BNI Hadirkan Program Terus Ada, Ada Terus bagi Pengabdian untuk Negeri

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:47 WIB

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:30 WIB

×