Sejarah Kilang Minyak Pertamina Dumai: Diresmikan Soeharto, Beroperasi Sejak 1971

Agatha Vidya Nariswari | Suara.com

Senin, 03 April 2023 | 17:27 WIB
Sejarah Kilang Minyak Pertamina Dumai: Diresmikan Soeharto, Beroperasi Sejak 1971
Kumpulan warga di lokasi kilang Pertamina Dumai meledak, Sabtu (1/4/2023) malam. [Antara/Tangkapan Layar]

Suara.com - Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Riau mengalami kebakaran pada Sabtu (1/4/2023). Kebakaran tersebut berlangsung sekitar pukul 22.40 WIB.

Sebelum kebakaran berlangsung, terdengar dentuman keras dengan getaran yang kuat dan diduga berasal dari Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Riau. Warga sekitar pun berhamburan untuk mengecek kondisi sekitar.

Berkaitan dengan hal tersebut, berikut sejarah Kilang Minyak Pertamina Dumai.

Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Riau adalah penghasil berbagai produk bahan bakar minyak dan non BBM yang didistribusikan ke berbagai daerah termasuk mancanegara. Kilang Minyak Putri Tujuh dan Sungai Pakning ini telah beroperasi sejak tahun 1971.

Kilang ini merupakan bagian dari Refinery Unit UU Dumai dan Sungai Pakning. Kilang ini juga menjadi salah satu kilang kebanggaan nasional dan program peningkatan kehandalan kilang serta kualitas informasi dan komunikasi pun diprioritaskan.

Pembangunan Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Riau ini berlangsung pada 20 April 1969. Pembangunan ini merupakan kerja sama antara Pertamina dan Far East Sumitomo Sloye Kaisha, selaku kontraktor asal Jepang.

Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina RU II Dumai, Riau akhirnya dikukuhkan dalam Surat Keputusan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nomor R 334/KPS/DM/1967 dan beroperasi hingga kini. Pelaksanaan teknis pembangunan dilaksanakan oleh Ishikawajima-Harima Heavy Industries (IHHI) selaku kontraktor asing.

Kontraktor tersebut berperan sebagai pelaksana pekerjaan konstruksi pembuatan Kilang Crude Distillation Unit (CDU) dan fasilitas penunjang pembangkit utama atau utilities. Kemudian Taisei Construction Co melakukan konstruksi untuk membuat fasilitas penunjang konstruksi kilang tersebut.

Unit pertama yang didirikan, yakni CDU/100 dan selesai pada Juni 1971. Unit itu berguna untuk mengolah minyak mentah jenis Sumatera Light Crude (SLC) dengan kapasitas 100 ribu barel per harinya.

Pada 14 Agustus 1971, kilang itu menjalani uji coba pengoperasian. Kemudian pada 9 September 1971, Presiden Soeharto meresmikan kilang Putri Tujuh.

Produk yang dihasilkan kilang tersebut saat itu Automotive Diesel Oil atau ADO/Solar, kerosene, naphta, bottom product 55% Volume Los Sulphur Wac Residu atau LSWR untuk diekspor ke Amerika Sekrikat dan Jepang. 

Akhirnya karena kebutuhan bahan bakar minyak semakin tinggi, kilang baru untuk mengolah LSWR menjadi bahan bakar siap pakai pun didirikan oleh pemerintah. Kilang ini disebut dengan hydrocracker unit.

Perluasan berlangsung pada 2 April 1980 yang merupakan kerja sama Pertamina dan Universal Oil Product (UOP) dari Amerika Serikat dengan kontraktor utama technidas Reunidas Centunion dari Spanyol. Pembangunan ini berupa pipa penghubung kilang lama dan baru, laboratorium, gudang fire and safety, kantor, perumahan karyawan, dan lain sebagainya.

Produk Pertamina RU II yang dihasilkan yakni BBM dan BBK. Adapun enam jenis produksi yang dihasilkan yakni Aviation Turbine Fuel, Minyak bakar, Minyak Diesel, Minyak Solar, Minyak Tanah, Non BBM. Ada pula tiga jenis produksi yang dihasilkan yakni Solvent, Green Coke, Liquid Petroleum Gas (LPG).

Kontributor : Annisa Fianni Sisma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kali Kedua Kilang Pertamina Dumai Terbakar, Sebelumnya Pernah Meledak di Tahun 2014

Kali Kedua Kilang Pertamina Dumai Terbakar, Sebelumnya Pernah Meledak di Tahun 2014

| Senin, 03 April 2023 | 15:31 WIB

Kilang Pertamina Dumai Meledak, Disnakertrans Riau Mulai Investigasi

Kilang Pertamina Dumai Meledak, Disnakertrans Riau Mulai Investigasi

Riau | Senin, 03 April 2023 | 13:18 WIB

CEK FAKTA: Erick Thohir dan Ahok Dipecat, Tak Becus Kerja Sebabkan Kilang Minyak Pertamina di Riau Kebakaran

CEK FAKTA: Erick Thohir dan Ahok Dipecat, Tak Becus Kerja Sebabkan Kilang Minyak Pertamina di Riau Kebakaran

| Senin, 03 April 2023 | 13:14 WIB

Cek Fakta: Erick Thohir dan Ahok Dipecat! Kebakaran Kilang Minyak di Riau Akibat Ulah Mereka?

Cek Fakta: Erick Thohir dan Ahok Dipecat! Kebakaran Kilang Minyak di Riau Akibat Ulah Mereka?

| Senin, 03 April 2023 | 12:24 WIB

Komisi VII Minta Buffer Zone harus Dibuat Batas secara Tegas

Komisi VII Minta Buffer Zone harus Dibuat Batas secara Tegas

DPR | Senin, 03 April 2023 | 14:15 WIB

Terkini

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

Terungkap! OTT KPK di Tulungagung Diduga Terkait Skema Pemerasan

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:29 WIB

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

OTT KPK Tulungagung: 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Bupati Ikut Diperiksa

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:24 WIB

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

Bupati Tulungagung Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Ikut Disita

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:52 WIB

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

Kasus Pegawai KPK Gadungan Peras Sahroni, Ketua KPK Minta Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi

News | Sabtu, 11 April 2026 | 15:18 WIB