Erick Thohir dan Ahok dikabarkan dipecat karena dinilai tak becus bekerja dalam menangani kebakaran kilang minyak Pertamina di Dumai Riau.
Kabar ini dibagikan oleh kanal YouTube Indonesiana News TV dengan mengunggah video berjudul "Kilang Pertamina di Dumai Riau Meledak, Rumah & Masjid Rusak. Pecat Ahok & Erick Tak Becus Kerja".
Dalam thumbnail tampak foto kolase Erick Thohir dan Ahok serta editan yang menyebutkan bahwa keduanya dipecat.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 13.000 penayangan. Namun, benarkah klaim tersebut?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 9 menit 11 detik tersebut, tidak ada bukti valid ataupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa Erick Thohir dan Ahok dipecat.
Narator dalam video menyebut bahwa sejak kepemimpinan Pertamina dipegang oleh Erick Thohir dan Ahok, Pertamina semakin amburadul dan banyak kilang minyak yang terbakar.
Namun hingga akhir video, tidak ada pernyataan secara resmi bahwa Erick Thohir atau Ahok dipecat akibat kebakaran kilang minyak tersebut.
Faktanya, kebakaran kilang minyak di Riau disebabkan karena terjadinya release H2 di area pipa Suction Discharge yang menyebabkan flash serta terbakarnya Unit Hydro Cracker (HCU) dan bukan karena ulah Erick Thohir ataupun Ahok.
Baca Juga: Profil Mamah Dedeh, Pendakwah yang Dikabarkan Usir Anak Kandung Karena Putuskan Murtad
Tak hanya itu, Kepala Polda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal di Pekanbaru juga telah menyelidiki penyebab kebakaran.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, kabar Erick Thohir dan Ahok dipecat karena sebabkan kebakaran di kilang minyak merupakan berita palsu atau hoaks.
Pengunggah video sengaja mengedit thumbnail dan menulis judul sedemikian rupa untuk menggiring opini publik. Video tersebut dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].