Bikin Rakyat Kecewa Soal Piala Dunia U-20, Elektabilitas Ganjar Merosot ke Peringkat Tiga!

Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 05 April 2023 | 15:45 WIB
Bikin Rakyat Kecewa Soal Piala Dunia U-20, Elektabilitas Ganjar Merosot ke Peringkat Tiga!
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. [Dok Pemprov Jateng]

Suara.com - Merdeka Institute for Public Opinion Survey (MIPOS) merilis hasil survei elektabilitas para kandidat calon presiden (capres) 2024 setelah ramainya Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Hasilnya, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalami kemerosotan.

Dalam survei terlihat Ganjar menempati posisi ketiga elektabilitas 16,8 persen. Nama Ganjar berada di bawah Anies Baswedan yang dipilih oleh 21,5 persen responden.

Sementara posisi pertama ditempati oleh Prabowo Subianto yang dipilih 33,6 persen.

"Hasil survei MIPOS menunjukkan bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo terjun bebas dibandingkan hasil survei MIPOS November 2022. Jika saat ini dilaksanakan Pilpres, hanya 16,8 persen yang mengaku akan memilih Ganjar," kata peneliti senior MIPOS, Yuyun Andriani dalam keterangan persnya, Rabu (5/4/2023).

Hasil survei Merdeka Institute for Public Opinion Survey (MIPOS) memperlihatkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalami kemerosotan pasca gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia. (Tangkap layar)
Hasil survei Merdeka Institute for Public Opinion Survey (MIPOS) memperlihatkan elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalami kemerosotan pasca gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia. (Tangkap layar)

Adapun, dalam survei yang sama, MIPOS berusaha memetakan penyebab masyarakat kecewa dengan Ganjar. Sebanyak 34,7 persen responden mengaku kecewa karena Ganjar dianggap tidak konsisten dan karena sebelumnya telah menyetujui saat Indonesia ikut bidding menjadi Host Piala Dunia U-20.

Sementara itu 25,4 persen responden kecewa dengan sikap penolakan Ganjar dan pihak-pihak lain lebih bermuatan politis terutama menghadapi Pemilu 2024.

Kekecewaan publik terhadap Ganjar, menurut Yuyun menguntungkan Prabowo Subianto secara elektoral karena dinilai memiliki sikap tegas. Ketua Umum Gerindra tersebut cenderung mendapatkan tone positif dari netizen dan menjadi pilihan untuk presiden mendatang.

"Prabowo nampaknya menjadi alternatif dari para pendukung Ganjar yang marah dan kecewa, di mana mereka hampir tidak mungkin berpaling ke Anies Baswedan," terangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sebut Sikap Ganjar Soal Piala Dunia U-20 Berimbas ke Elektabilitasnya

Pengamat Sebut Sikap Ganjar Soal Piala Dunia U-20 Berimbas ke Elektabilitasnya

| Rabu, 05 April 2023 | 15:42 WIB

Senyum Hary Tanoe Disambut Langsung Prabowo saat Pertemuan Sore Ini di Kertanegara

Senyum Hary Tanoe Disambut Langsung Prabowo saat Pertemuan Sore Ini di Kertanegara

Kotak Suara | Rabu, 05 April 2023 | 15:31 WIB

Keikutsertaan Tim Israel di World Beach Games, Ganjar Pranowo dan Gubernur Koster Sudah Berkomunikasi

Keikutsertaan Tim Israel di World Beach Games, Ganjar Pranowo dan Gubernur Koster Sudah Berkomunikasi

| Rabu, 05 April 2023 | 15:26 WIB

Jadi King Maker di Pilpres 2024, Tanda Kuat Jokowi Bakal Cabut dari PDIP?

Jadi King Maker di Pilpres 2024, Tanda Kuat Jokowi Bakal Cabut dari PDIP?

Kotak Suara | Rabu, 05 April 2023 | 15:25 WIB

Padahal Koalisi Besar Belum Resmi Terbentuk, PSI Sudah Koar-koar Nyatakan Ingin Bergabung

Padahal Koalisi Besar Belum Resmi Terbentuk, PSI Sudah Koar-koar Nyatakan Ingin Bergabung

Kotak Suara | Rabu, 05 April 2023 | 15:01 WIB

Terkini

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:45 WIB

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35 WIB

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:28 WIB

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:18 WIB

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

Budisatrio Djiwandono Siap Hadirkan Para Dubes untuk Simak Sinergi Karang Taruna - Sekolah Rakyat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:15 WIB

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

Dituding Lamban oleh DPR, KNKT Bongkar Alasan Investigasi Kereta Bekasi Tak Kunjung Usai

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:56 WIB

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:53 WIB

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

Jakarta-Kelantan Sepakat Perkuat Kerja Sama, Penerbangan Langsung Dimulai 16 Juni

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:33 WIB

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

Jaksa Tuntut Nadiem Bayar Uang Pengganti Rp 5,6 Triliun

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:29 WIB

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB