Jadi King Maker di Pilpres 2024, Tanda Kuat Jokowi Bakal Cabut dari PDIP?

Rabu, 05 April 2023 | 15:25 WIB
Jadi King Maker di Pilpres 2024, Tanda Kuat Jokowi Bakal Cabut dari PDIP?
Jokowi di kantor DPP PAN, Minggu (2/4/2023). (Dok. Humas DPP PAN)

Suara.com - Presiden Jokowi menggelar rapat bersama ketua umum partai politik belum lama ini. Namun, dalam rapat tersebut tidak ada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Dalam rapat tersebut turut hadir pimpinan partai Koalisi Indonesia Raya (KIR) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), namun Megawati absen.

Banyak spekulasi muncul terkait hal ini, salah satunya kemungkinan Jokowi cabut dari PDIP dan menghimpun kekuatan sendiri menghadapi Pilpres 2024.

Menanggapi hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Kupang, Ahmad Atang menilai spekulasi Jokowi hengkang dari PDIP dirasa tidak memungkinkan.

Ia menduga langkah Jokowi membentuk koalisi besar tanpa kehadiran Megawati bukan berarti mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan berkhianat.

"Langkah ini merupakan inisiatif Jokowi semata atau memang ada pesan politik dari PDIP melalui Jokowi. Semua masih spekulasi karena tidak mungkin Jokowi meninggalkan PDIP dan memprakarsai koalisi sendirian," kata Ahmad.

Ahmad menilai pertemuan KIB dan KIR menjadi pembuktian spekulasi publik terkait munculnya koalisi besar.

Jokowi memiliki peran kunci untuk menyatukan dua koalisi partai besar yang selama ini berjalan masing-masing.

"Ini memperkuat dugaan koalisi pendukung pemerintahan Jokowi minus NasDem akan mengusung pasangan calon presiden," ungkapnya.

Baca Juga: Teka-Teki PDIP Gabung Koalisi Besar, Para Parpol Siap Tunduk Syarat RI 1?

Apabila koalisi gemuk ini terbentuk, maka diskusi politik sebatas menebak figur yang akan diusung.

Sejauh ini KIR sudah menyepakati dua nama yaitu Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar yang maju di Pilpres 2024.

Sementara KIB belum resmi mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang mereka usung.

Terbentuknya koalisi besar ini membutuhkan diskusi ulang menentukan siapa calon yang diusung di Pilpres 2024. Tentu butuh ruang kompromi dan konsensus win-win solution sebagai pelancar.

Peluang Ganjar masuk ke koalisi gemuk ini juga akan semakin kecil, sebab PDIP berada di dalamnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI