Kacau! Kronologi Soimah Emosi Didatangi Petugas Pajak yang Gandeng Debt Collector

Ruth Meliana

Jum'at, 07 April 2023 | 09:52 WIB
Kacau! Kronologi Soimah Emosi Didatangi Petugas Pajak yang Gandeng Debt Collector
Soimah Pancawati [Instagram]

Suara.com - Viral pengakuan artis serba bisa Soimah diperlakukan seperti maling dan koruptor oleh petugas pajak yang datang ke rumahnya.

Hal itu diungkap Soimah ketika ngobrol dengan Butet Kartaredjasa di kanal YouTube mojokdotco yang tayang pada Rabu (5/4/2023). Obrolan Soimah itu pun menjadi viral dan sorotan di Twitter.

Walau begitu Soimah tidak membeberkan petugas itu dari kantor pajak mana. Simak kronologi Soimah emosi didatangi petugas pajang yang gandeng debt collector berikut ini.

Soimah selalu merasa dicurigai petugas pajak

Soimah menceritakan pengalaman tak menyenangkan ketika berurusan dengan oknum petugas pajak pada tahun 2015 silam. Kejadian tak menyenangkan yang dialami Soimah itu terjadi bukan hanya satu kali.

Kala itu, ada pegawai pajak yang mendatangi rumahnya. Pegawai itu tanpa mengatakan permisi, langsung menyelonong masuk melewati pagar hingga depan pintu rumah Soimah.

Menurutnya, tindak-tanduk petugas pajak yang mendatangi rumahnya seolah-olah menganggap dirinya sebagai pencuri yang hendak melarikan diri.

Soimah juga merasa selalu dicurigai oleh petugas pajak tentang apapun yang dilakukannya, termasuk memberi bantuan pada keluarga dan saudara. Bahkan dia sampai harus menyimpan semua nota pengeluarannya.

"Masa aku (kalau mau) bantu saudara harus pakai nota. Jadi (petugas pajak) nggak percaya (bilang), 'Masa bantu saudara segini besarnya'. Yo sak karepku to (ya terserah aku dong). Jadi (kalau mau bantu) harus (simpan bukti) pakai nota," ucap Soimah.

baca juga

Pendopo milik Soimah diintai petugas pajak

Bahkan pendopo milik Soimah yang saat itu belum selesai dibangun juga tak luput dari penilaian pajak. Padahal Soimah sendiri belum mengetahui total pembangunan pendopo yang akan digunakan untuk mewadahi para seniman.

Diceritakan petugas pajak mengukur bangunan pendopo milik Soimah dari jam 10 pagi hingga 5 sore. Hingga kemudian pendopo milik Soimah itu dinilai hampir Rp50 miliar.

Soimah merasa bingung antara sedih atau senang menanggapi hal tersebut. Ia blak-blakan menyatakan jika sampai pendoponya bisa dijual dengan harga Rp 50 miliar, ia tentu sangat senang dan tak ragu menjualnya.

"Di sisi lain saya sedih, kok bisa gitu (dinilai harganya Rp 50 miliar). Di sisi lain saya senang, kalau itu (pendopo) laku Rp 50 miliar, beli saja. Aku untung nanti aku baru bayar pajak, tukunen nek payu (beli saja kalau sampai laku) Rp 50 miliar," ujar Soimah.

Petugas pajak datangi rumah Soimah bersama debt collector

Soimah lantas membeberkan aksi oknum petugas pajak mendatangi rumahnya di Jogja bersama debt collector. Alasan debt collector itu diikutsertakan karena Soimah dituding sengaja menghindari petugas pajak dengan selalu tidak ada di rumah. Padahal Soimah sedang bekerja di Jakarta. 

Rumah Jogja yang didatangi petugas pajak itu adalah kediaman mertua Soimah yang juga ditinggali sang kakak. Orang rumah di Jogja pun tak mengerti karena selalu dapat surat dari petugas pajak.

Tak sampai di situ, Soimah juga menyebut bahwa dua debt collector yang mengawal pegawai pajak itu mendatangi rumah kakaknya hingga menggeberak meja.

Soimah tetap taat bayar pajak

Walau menyayangkan tindakan oknum petugas pajak, Soimah mengatakan bahwa dia tetap taat bayar pajak. Dia hanya menyesalkan perlakuan petugas pajak yang semena-mena itu.

"Saya kerja hasil jerih payah, proses panjang, keringat saya sendiri, bukan hasil maling atau korupsi. Kok saya diperlakukan seakan-akan saya ba****an, koruptor," pungkas Soimah kesal.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soimah Bongkar Kejamnya Industri TV di Indonesia, Pernah Sakit Hati Gegara Ini

Soimah Bongkar Kejamnya Industri TV di Indonesia, Pernah Sakit Hati Gegara Ini

Denpasar | Kamis, 06 April 2023 | 22:00 WIB

Viral Pengakuan Soimah Dapat Perlakuan Semena-mena Saat Ditagih Pegawai Pajak

Viral Pengakuan Soimah Dapat Perlakuan Semena-mena Saat Ditagih Pegawai Pajak

Denpasar | Kamis, 06 April 2023 | 21:33 WIB

Soimah Geram, Pernah Didatangi Pegawai Pajak, Hartanya Dicurigai: Diperlakukan Seperti Koruptor

Soimah Geram, Pernah Didatangi Pegawai Pajak, Hartanya Dicurigai: Diperlakukan Seperti Koruptor

Mamagini | Kamis, 06 April 2023 | 21:16 WIB

Soimah Ungkap Kejamnya Industri Hiburan Tanah Air: Saling Menjatuhkan Sudah Biasa

Soimah Ungkap Kejamnya Industri Hiburan Tanah Air: Saling Menjatuhkan Sudah Biasa

Sumatera | Kamis, 06 April 2023 | 20:44 WIB

Sapa Milenial Kota Solo, AHY Sentil Transparansi Pengelolaan Pajak

Sapa Milenial Kota Solo, AHY Sentil Transparansi Pengelolaan Pajak

Surakarta | Kamis, 06 April 2023 | 19:04 WIB

Geger Pengakuan Soimah soal Industri TV Indonesia: Tikung Menikung, Tusuk dari belakang

Geger Pengakuan Soimah soal Industri TV Indonesia: Tikung Menikung, Tusuk dari belakang

Metro | Kamis, 06 April 2023 | 17:52 WIB

Terkini

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:18 WIB

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:12 WIB