Kronologi Pencurian Kotak Amal Masjid Modus Baru: Pakai QRIS Rekening Pribadi

Ruth Meliana Suara.Com
Senin, 10 April 2023 | 18:03 WIB
Kronologi Pencurian Kotak Amal Masjid Modus Baru: Pakai QRIS Rekening Pribadi
Pencurian kotak amal masjid dengan QRIS rekening pribadi. [Instagram]

Suara.com - Perkembangan teknologi terkadang memiliki manfaat, tetapi tak jarang pula berdampak buruk. Salah satu dampak buruk seperti peristiwa pencurian kotak amal masjid yang baru-baru ini terjadi.

Pencurian kotal amal di masjid daerah Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, itu menggunakan modus baru dengan memanfaatkan teknologi, yakni menempelkan stiker QRIS rekening pribadi ke kotak amal.

Aksi pencurian tersebut terekam oleh CCTV di Masjid Nurul Iman Blok M Square Lantai 7 Jakarta Selatan dan langsung menjadi viral. Kini, polisi tengah menyelidiki kasus pencurian tersebut.

Berikut ini kronologi pencurian kotak amal masjid dengan QRIS.

Dalam video CCTV, terlihat seorang pria berkemeja biru dan celana panjang mendekati kotak amal. Pria tersebut terlihat melihat sekeliling sebelum melakukan aksinya.

Beberapa saat kemudian, pria itu menempelkan stiker tersebut ke kotak amal di depannya. Pelaku diduga sengaja memasang QR code ke kotak amal masjid tersebut yang terkoneksi ke rekeningnya. 

"Hati hati terutama para DKM Masjid. Telah terjadi modus penipuan mengganti barcode QRIS kotak amal masjid Nurul Iman Blok M Square Jakarta Selatan Lantai 7," tulis akun Instagram @redasamudera.id.

Akun ini juga melampirkan QRIS asli dan palsu untuk dibandingkan. Selain itu, akun ini juga menduga pelaku pencurian kotak amal bermodus QRIS merupakan orang Medan.

Sementara itu, menyadur dari ANTARA, kepolisian menerangkan inisial pelaku adalah IML. Aksi itu dilakukan pada Kamis (6/4/2023) pukul 10.30 WIB, tetapi baru ketahuan pada Minggu (9/4/2023) pukul 11.00 WIB.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Ganti QRIS di Kotak Amal Masjid, Diduga Sudah Beraksi di Empat Lokasi Berbeda

Kejadian itu terungkap setelah pengurus masjid menyadari keanehan adanya stiker QRIS di kotak-kotak infaq, terutama di bagian luar. Ini karena stiker itu tampak asing.

Pelaku diduga juga menempelkan sticker QRIS di tiang maupun dinding masjid. Pihak masjid pun langsung mencopot sticker tersebut. Tak hanya itu, pelaku juga diduga pernah melakukannya di Kalibata City.

Sebagai informasi, pada dasarnya QRIS sulit dipalsukan karena formatnya tidak dapat dimodifikasi sesuai titik. QRIS hanya dapat dibaca oleh QRIS scanner, bukan manusia.

Hal itu, menurut Pengamat Keamanan Siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya, kerap menjadi faktor yang menyebabkan masalah.

Alfonso pun menyarankan pengguna QRIS, khususnya di tempat ibadah, untuk memantau sticker QRIS-nya dengan disiplin. Scan secara teratur untuk menghindari pencurian dengan modus tersebut.

Alfonso juga menyarankan QRIS tersebut sebaiknya ditempatkan di balik kotak terkunci transparan. Dengan demikian, orang akan mudah mendeteksi jika dipalsukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI